Masyarakat Adat Papua Dukung Kebijakan Presiden Prabowo Berantas Tambang Ilegal

Papua – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan Tanah Papua, masyarakat adat Papua menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam menindak tegas praktik tambang ilegal. Dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua Lembaga Masyarakat Adat MOI sekaligus Tokoh Adat Papua, Benhur Yaboisembut yang menegaskan komitmen masyarakat adat untuk menjaga alam Papua dari aktivitas yang merusak ekosistem dan ruang hidup masyarakat adat.

Benhur Yaboisembut menegaskan bahwa kebijakan pemerintah pusat untuk menindak tegas tambang ilegal merupakan langkah strategis dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat Papua.

“Sebagai masyarakat adat Papua, kami menyambut baik dan mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menertibkan dan memberantas seluruh tambang ilegal yang beroperasi di wilayah adat Tanah Papua,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas keberanian dan ketegasan pemerintah dalam mengambil langkah hukum terhadap aktivitas pertambangan ilegal. Menurutnya, kehadiran negara melalui kebijakan yang tegas menunjukkan keberpihakan terhadap perlindungan hak-hak masyarakat adat serta kelestarian alam Papua.

“Kami mengapresiasi tindakan tegas Presiden yang menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga Papua dari kerusakan lingkungan akibat tambang ilegal,” katanya.

Lebih lanjut, Benhur Yaboisembut menilai bahwa aktivitas tambang ilegal selama ini telah menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari kerusakan ekosistem, pencemaran lingkungan, hingga terancamnya ruang hidup masyarakat adat. Oleh karena itu, penertiban tambang ilegal dianggap sebagai upaya penting untuk melindungi alam Papua yang menjadi sumber kehidupan masyarakat adat.

“Tambang ilegal sangat merugikan masyarakat adat karena merusak alam dan lingkungan hidup yang kami jaga secara turun-temurun,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat adat Papua untuk bersatu mendukung kebijakan pemerintah. Dukungan kolektif dinilai penting agar upaya pemberantasan tambang ilegal dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat adat Papua, di mana pun berada, untuk bersama-sama mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto demi masa depan Papua yang lebih baik,” ungkapnya.

Menurut Benhur Yaboisembut, keberhasilan penegakan hukum terhadap tambang ilegal akan membuka peluang pembangunan yang adil dan berkelanjutan bagi generasi Papua di masa depan. Ia menegaskan bahwa perlindungan lingkungan hari ini adalah investasi penting agar generasi mendatang tidak kehilangan kesempatan untuk hidup sejahtera di tanahnya sendiri.

Menutup pernyataannya, Tokoh Adat Papua, Benhur Yaboisembut, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Papua atas dukungan dan kepedulian terhadap Tanah Papua.

Tokoh Adat Papua Dukung Pemerintah Menindak Tegas Pertambangan Ilegal di Papua

Jayapura – Dukungan terhadap langkah tegas pemerintah dalam menertibkan dan menindak praktik pertambangan ilegal di Papua terus menguat.

Kali ini, dukungan datang dari tokoh adat yang menilai penegakan hukum tersebut sebagai upaya penting untuk melindungi lingkungan, hak masyarakat adat, serta menjaga keberlanjutan sumber daya alam Papua bagi generasi mendatang.

Tokoh Adat Papua atau Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Moy, Benhur Yaboisembut menegaskan pihaknya sangat mendukung langkah tegas Presiden Prabowo dalam menindak tegas pertambangan ilegal di Papua.

“Saya mendukung penuh pemerintahan presiden Prabowo Subianto dalam menindak tegas seluruh tambang-tambang ilegal yang ada di tanah Papua”, ujar Benhur.

Menurutnya pertambangan ilegal telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang signifikan dan merugikan masyarakat lokal. Oleh karena itu pihaknya pengapresiasi langkah tegas Presiden Prabowo dalam menindak tegas tambang ilegal tersebut.

“Selain itu juga, saya memberikan apresiasi kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dengan tindakan tegas kepada seluruh tambang-tambang ilegal yang ada di tanah Papua”, lanjutnya.

Kehadiran negara dalam mengawasi dan menertibkan aktivitas pertambangan merupakan bentuk perlindungan nyata terhadap masyarakat adat. Ia menilai pemerintah telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk menegakkan aturan sekaligus membuka ruang dialog dengan tokoh adat.

“Saya juga sangat setuju dalam penertiban tambang-tambang ilegal dimana yang dapat merugikan masyarakat adat dengan kerusakan ekosistem dan alam Papua serta merusak lingkungan hidup masyarakat adat”, ujarnya.

Pihaknya berharap penertiban ini dapat menjadi momentum untuk membangun tata kelola sumber daya alam yang adil, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan orang asli Papua. Dukungan penuh dari para pemimpin adat menjadi modal sosial yang kuat bagi pemerintah dalam menjaga Papua tetap lestari, aman, dan sejahtera.

“Saya bersama masyarakat Papua dimanapun saja berada, saya mengajak marilah kita seluruh elemen masyarakat adat Papua mendukung penuh kebijakan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk menindak tegas tambang-tambang ilegal yang ada di wilayah adat tanah Papua”, tutup Menhur.