Oleh: Bara Winatha )*
Mudik Lebaran merupakan tradisi tahunan yang dilakukan oleh jutaan masyarakat Indonesia untuk berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Namun, perjalanan mudik yang panjang dan melelahkan sering kali meningkatkan risiko kesehatan bagi para pemudik dan pengemudi. Untuk mengurangi risiko tersebut, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengadakan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi pemudik.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa keselamatan perjalanan mudik tidak hanya bergantung pada kondisi kendaraan, tetapi juga kesehatan pengemudi dan penumpang. Oleh karena itu, pemerintah menyediakan program pemeriksaan kesehatan gratis di berbagai titik transportasi strategis, seperti terminal bus, stasiun kereta, pelabuhan, dan rest area di sepanjang jalur mudik. Program ini bertujuan memastikan para pemudik dalam kondisi prima sebelum dan selama perjalanan agar perjalanan lebih aman dan nyaman.
Dalam program ini, tim medis akan melakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, serta kondisi kesehatan umum lainnya untuk memastikan bahwa para pemudik dan pengemudi dalam kondisi yang prima. Jika ditemukan kondisi kesehatan yang kurang baik, tim medis akan memberikan saran dan rekomendasi agar perjalanan tetap aman. Selain itu, tim medis juga siap memberikan obat-obatan ringan dan vitamin guna menjaga daya tahan tubuh pemudik selama perjalanan jauh.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bahwa pemerintah telah bekerja sama dengan perusahaan transportasi online guna memperluas jangkauan layanan kesehatan ini. Dengan target 150 ribu orang per hari, program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pengemudi dan penumpang, sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan yang disebabkan oleh faktor kesehatan. Hal ini sangat penting mengingat kelelahan dan kurangnya kesadaran akan kondisi kesehatan dapat berdampak serius terhadap keselamatan berkendara.
Selain itu, sektor swasta juga turut berkontribusi dalam menyokong program ini. Salah satu perusahaan yang ikut serta dalam inisiatif ini adalah Gojek, yang memberikan dukungan kepada mitra pengemudi mereka agar dapat mengakses layanan kesehatan gratis. Hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah dan pihak swasta dalam meningkatkan keselamatan perjalanan mudik.
Tidak hanya di jalur darat, layanan kesehatan gratis juga tersedia di pelabuhan melalui program Posko Mudik BUMN 2025. PT Pelindo, bekerja sama dengan Bank BNI dan PT Pupuk Indonesia, telah mendirikan posko mudik di beberapa pelabuhan strategis, termasuk di Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Emas, dan Pelabuhan Tanjung Balai Karimun.
General Manager Cabang Kalimas & GSN Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa, Ana Adiliya, mengatakan posko mudik BUMN ini juga menyediakan berbagai layanan kesehatan dan fasilitas penunjang lainnya, seperti pemeriksaan kesehatan, pembagian obat gratis, ruang istirahat, area ibadah, dan ruang bermain anak. Dengan fasilitas yang tersedia, pemudik yang menggunakan jalur laut dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan aman.
Selain pemeriksaan kesehatan, pemerintah juga mengambil langkah-langkah strategis lainnya untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik. Salah satunya adalah rekayasa lalu lintas, termasuk sistem contraflow dan pemberian diskon tarif tol untuk mengurai kemacetan. Tak hanya itu, jalur arteri yang rawan bencana akibat hujan atau tanah longsor juga menjadi perhatian khusus.
Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyatakan jika kemacetan tak terhindarkan, kebijakan pembebasan tarif tol di beberapa ruas tertentu bisa diberlakukan. Pihak kepolisian juga telah menyiapkan jalur alternatif untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas. Keamanan dan keselamatan selama perjalanan juga ditingkatkan melalui patroli rutin serta posko pengamanan di titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan.
Pemerintah terus berkomitmen untuk mengembangkan layanan kesehatan bagi para pelaku perjalanan di masa mendatang. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, keselamatan serta kenyamanan perjalanan mudik dapat semakin terjamin. Pemudik diimbau untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini agar perjalanan mereka lebih aman dan bebas dari risiko kesehatan yang tidak diinginkan.
Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan selama perjalanan, program ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif yang efektif dalam mengurangi risiko perjalanan. Keberadaan posko-posko kesehatan di berbagai titik transportasi menjadi bukti nyata bahwa keselamatan pemudik adalah prioritas utama pemerintah dalam menyambut momen Lebaran yang penuh kebahagiaan.
Di samping pemeriksaan kesehatan, beberapa layanan tambahan juga disediakan untuk meningkatkan kenyamanan pemudik. Beberapa posko menyediakan vitamin gratis, layanan konsultasi kesehatan, serta edukasi mengenai pola makan sehat selama perjalanan. Beberapa posko bahkan memiliki fasilitas medis kecil untuk menangani kasus-kasus ringan secara langsung. Harapannya, melalui berbagai fasilitas yang diberikan, para pemudik dapat menjalani perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.
Pemerintah terus memperluas cakupan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak pemudik di berbagai wilayah. Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan meningkatkan keselamatan selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Selain itu, peningkatan fasilitas dan layanan di posko-posko mudik akan terus dikembangkan guna memberikan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik bagi para pemudik.
)* Penulis merupakan pengamat sosial dan kemasyarakatan