Jelang Satu Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perkuat Pemberantasan Judi Daring Hingga ke Akar Transaksi

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa pemerintah semakin memperkuat langkah konkret dalam memberantas praktik judi daring di Indonesia.

Salah satu upaya signifikan yang dilakukan adalah pemblokiran terhadap 23.929 rekening bank yang digunakan untuk aktivitas transaksi judi daring.

“Kami ingin memastikan aliran dana dari aktivitas ilegal seperti judi daring ini benar-benar terputus,” ujar Meutya di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2025).

Langkah ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta dukungan dari masyarakat melalui berbagai kanal pelaporan resmi.

Ribuan rekening tersebut berhasil diidentifikasi dari hasil patroli siber yang dilakukan secara rutin, serta laporan masyarakat yang terus mengalir melalui kanal cekrekening.id dan aduankonten.id.

Menurut Meutya, kebijakan pemblokiran ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjalankan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk menumpas praktik judi daring secara menyeluruh, baik dari sisi konten maupun dari jalur peredaran uangnya.

Ia menilai, pemberantasan judi daring bukan hanya soal menutup situs, tetapi juga harus memutus rantai ekonomi ilegal di baliknya.

“Upaya ini merupakan bentuk langkah konkret dan kolaboratif lintas kementerian/lembaga dalam memberantas judi daring dengan memutus jalur transaksi keuangan antara masyarakat dengan pengelola situs judi daring,” jelas Meutya.

Lebih lanjut, Meutya juga menyerukan agar masyarakat turut berperan aktif dalam perang melawan judi daring.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi melaporkan situs, akun, atau aktivitas yang mencurigakan,” tambahnya.

Sementara itu, data dari Bank Indonesia (BI) memperlihatkan bahwa praktik judi daring kerap memanfaatkan rekening bank dengan pola transaksi mencurigakan.

BI menemukan sejumlah ciri khas dari rekening yang digunakan untuk aktivitas judi daring, antara lain frekuensi transaksi tinggi pada malam hingga dini hari, nilai transaksi kecil namun berulang, hingga adanya aktivitas mendadak pada rekening yang sebelumnya tidak aktif.

Menjelang satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran, langkah pemerintah ini menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan ruang digital yang sehat, aman, dan produktif.

Pemerintah juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk cerdas di dunia digital dan bijak menolak judi daring, karena pemberantasan tidak akan berhasil tanpa kesadaran kolektif.

[w.R]

Menjelang Satu Tahun Pragib, Pemerintah Perketat Pengawasan Judi Daring Demi Stabilitas Ekonomi Digital

Jakarta — Menjelang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya menjaga stabilitas sektor keuangan sekaligus memperkuat dukungan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain meningkatkan akses pembiayaan yang inklusif, OJK juga memperketat pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan dana pembiayaan untuk aktivitas ilegal seperti judi daring.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, mengatakan penguatan sektor pembiayaan digital menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat ekonomi rakyat. “OJK berkomitmen mendorong pertumbuhan UMKM melalui peningkatan akses pembiayaan, literasi keuangan, serta pengembangan ekosistem pembiayaan yang inklusif,” ujarnya di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Hingga Agustus 2025, nilai outstanding pembiayaan di industri penyelenggara pembiayaan digital (pindar) mencapai Rp87,61 triliun, tumbuh 21,62 persen secara tahunan (year on year). Pertumbuhan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap sistem pembiayaan digital yang lebih mudah dan efisien.

Sebagai bentuk dukungan, OJK telah menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 19 Tahun 2025 untuk mendorong lembaga keuangan menyalurkan kredit kepada UMKM secara mudah, cepat, murah, dan tepat sasaran. Namun, di sisi lain, OJK juga memperketat pengawasan agar dana pembiayaan tidak disalahgunakan. “Industri wajib melakukan langkah strategis untuk memitigasi risiko penyalahgunaan dana. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, penyelenggara harus menolak pencairan dana, menonaktifkan akun terkait, dan melapor ke pihak berwenang,” tegas Agusman.

Langkah tegas OJK ini sejalan dengan komitmen pemerintah menjelang satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran dalam menjaga ruang digital yang sehat dan aman dari praktik judi daring. Agusman menambahkan, “Sinergi antara regulator, industri keuangan, dan pelaku UMKM menjadi kunci memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.”

Dengan pengawasan ketat dan kebijakan proaktif ini, OJK berupaya memastikan ekonomi digital tumbuh produktif, tidak disalahgunakan untuk aktivitas ilegal, dan tetap menjadi motor penggerak ekonomi rakyat di bawah kepemimpinan pemerintahan Pragib.

Partisipasi Presiden Prabowo Di KTT Gaza Perkuat Partisipasi Indonesia Dalam Perdamaian Dunia

Oleh : Antonius Utama )*

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru saja menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El‑Sheikh di Mesir, sebuah forum global yang dihadiri oleh lebih dari 20 kepala negara untuk menyambut akhir konflik di Jalur Gaza. Kedatangannya bukan hanya sekadar hadir dalam sesi foto bersama atau sesi sidang umum, melainkan menunjukkan komitmen aktif Indonesia terhadap penyelesaian konflik kemanusiaan dan penguatan perdamaian dunia.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bahwa kunjungan kerja ke Mesir merupakan wujud dari komitmen kuat Indonesia dalam upaya menciptakan perdamaian dunia, khususnya di Jalur Gaza, Palestina.

Kesiapan Indonesia menghadiri KKT secara konkret untuk mengambil bagian dalam upaya nyata, seperti kemungkinan mengirim pasukan perdamaian jika disetujui oleh Dewan Keamanan PBB dan semua pihak terkait, menegaskan bahwa negara ini tidak hanya ingin menjadi penonton dalam panggung diplomasi internasional tetapi juga pemain yang aktif. Di dalam rapat terbatas sebelum keberangkatan, Presiden Prabowo memerintahkan TNI untuk bersiap mengirim pasukan perdamaian, apabila kesepakatan yang konstruktif benar-benar tercapai dalam KTT.

Langkah tersebut memantapkan posisi diplomasi Indonesia yang selama ini konsisten menyuarakan solusi damai untuk Palestina melalui pengakuan negara Palestina, pembukaan akses bantuan kemanusiaan, dan penghentian kekerasan sivitas sipil. Selain itu, kehadiran Presiden Prabowo di panggung penandatanganan perjanjian perdamaian dan penghentian perang di Gaza menjadi simbol bahwa Indonesia bersedia menempatkan diri di garis depan pembentukan norma dan praktek perdamaian dunia.

Dalam forum KTT, peran Indonesia terlihat dari beberapa aspek yang memperkuat kontribusinya dalam rangka perdamaian dunia. Pertama, dengan menghadiri langsung forum tersebut, Indonesia memperlihatkan kredibilitas diplomatik dan menunjukkan bahwa suara serta kepentingan negara ini didengarkan dalam pertemuan tingkat tinggi yang melibatkan negara‑negara berpengaruh seperti Amerika Serikat, Mesir, Turki, Qatar, dan lain‑lain. Kedua, kesiapan untuk mengirim pasukan perdamaian apabila mandat internasional memungkinkan menunjukkan kesiapan Indonesia bertindak bukan hanya secara retoris tetapi juga secara praktis, dalam kontribusi terhadap stabilitas internasional dan penegakan perdamaian.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto disambut hangat dan akrab oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat sesi foto bersama para pemimpin dunia. Keduanya kompak berpose mengacungkan jempol dalam momen Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gaza “Peace 2025”, Presiden RI Prabowo Subianto pun mendapatkan pujian spesial dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dukungan publik dan institusi di dalam negeri pun muncul, mencerminkan bahwa masyarakat Indonesia menghargai langkah nyata pemerintah dalam isu yang dianggap sangat mendasar dari sisi kemanusiaan dan moralitas. Presiden AS Donald Trump mengatakan kehadiran Prabowo sebagai sosok pemimpin hebat dari Indonesia. Ia bahkan secara langsung mengundang Prabowo untuk maju ke podium dan memberikan sambutan di hadapan para kepala negara.

Lebih lanjut Donald Trump menyebut Prabowo sebagai sosok yang luar biasa dan memberikan apresiasi atas kiprah Indonesia dalam diplomasi perdamaian. Partisipasi aktif seperti ini bisa memperkuat posisi tawar Indonesia dalam diplomasi multilateral. Dengan menjadi salah satu pemimpin negara yang hadir dan menyaksikan penandatanganan dokumen perdamaian, Indonesia memperoleh pengakuan internasional atas perannya sebagai mediator kemanusiaan dan negara penengah konflik, yang selama ini memang menjadi bagian dari tradisi politik luar negeri bebas-aktif yang dipegang oleh Indonesia. Selain itu, partisipasi seperti ini dapat membuka peluang kerja sama dalam fase rekontruksi Gaza, bantuan kemanusiaan, dan pembangunan yang ikut berkaitan dengan stabilitas.

Kehadiran Prabowo dalam forum ini menegaskan peran aktif negara Indonesia dalam diplomasi perdamaian dan dialog antarnegara. KTT Gaza “Peace 2025” membahas berbagai isu strategis, termasuk penandatanganan dokumen perdamaian, stabilitas kawasan, kerja sama kemanusiaan, dan rekonstruksi pascakonflik.
Meski begitu, tantangan tetap saja ada. Pengiriman pasukan perdamaian tidak sekadar soal kesiapan militer, tetapi juga soal mandat hukum internasional, koordinasi dengan PBB dan pihak pihak terkait, serta kesiapan logistik dan keamanan dalam kondisi pasca-perang yang kompleks. Memastikan bahwa bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi tidak hanya menjadi janji konferensi tetapi pelaksanaan di lapangan yang efektif akan menjadi ujian nyata atas komitmen yang dibangun di KTT.

Selain itu, diplomasi Indonesia perlu terus dijaga seimbang antara aspirasi solidaritas terhadap Palestina dan keterlibatan negara negara lain, termasuk negara yang mungkin memiliki posisi berbeda, untuk menjaga kepercayaan dan pengaruh di berbagai belahan dunia. Dengan kata lain, Indonesia perlu menegaskan prinsip seperti keadilan, kemanusiaan, dan solusi dua negara, sambil tetap menjaga keamanan internasional dan kepentingan nasional.

Secara keseluruhan, kehadiran Presiden Prabowo di KTT Perdamaian Gaza memperkuat partisipasi Indonesia dalam perdamaian dunia dengan memperlihatkan bahwa negara ini bersedia berbicara dan bertindak dalam isu-isu global yang paling mendesak. Momentum ini bisa menjadi titik tolak bagi kebijakan luar negeri Indonesia yang lebih proaktif dalam penyelesaian konflik dan dukungan terhadap kerja sama internasional. Jika dijalankan konsisten, peran serta Indonesia ini tidak hanya akan membawa manfaat diplomatik dan moral, tapi juga bisa memperkuat posisi tawarnya dalam kerjasama internasional, memperluas jejaring luar negeri, dan memberi dampak positif bagi citra bangsa di mata dunia.
)* Pengamat hubungan internasional

Kehadiran Presiden Prabowo Di KTT Perdamaian Gaza Tegaskan Peran Indonesia Di Kancah Internasional

Oleh : Hendra Alvian )*

Kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir, menjadi sorotan utama dunia internasional. Dalam forum bergengsi yang dihadiri lebih dari 20 pemimpin dunia itu, Indonesia menegaskan posisinya sebagai negara dengan komitmen kuat terhadap perdamaian dan kemanusiaan. Prabowo tampil mewakili suara Asia Tenggara untuk mendukung penyelesaian konflik Gaza melalui jalur diplomasi dan kemanusiaan, sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini dipegang teguh Indonesia.

Salah satu momen paling menarik terjadi ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut nama Prabowo dalam pidatonya di hadapan para kepala negara. “Also with us is President Prabowo, a very incredible man of Indonesia. President, come in,” ujar Trump sambil memberi isyarat kepada Prabowo untuk maju ke podium. Prabowo yang mengenakan setelan jas abu-abu dan peci hitam menolak secara halus ajakan tersebut, hanya melangkah ke depan untuk menjabat tangan Trump dengan senyum hangat. “Great job,” puji Trump diiringi tepuk tangan meriah dari seluruh pemimpin dunia yang hadir. Sikap Prabowo itu mencerminkan etika diplomatik tinggi menjaga tata tertib forum tanpa kehilangan kehormatan dan memperlihatkan kerendahan hati seorang pemimpin negara besar.

Selain Trump, sejumlah pemimpin dunia lainnya juga hadir, termasuk Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Dalam sesi penandatanganan dokumen perdamaian, Trump kembali menyebut nama Prabowo sambil berkata, “Terima kasih banyak. Bersama kita juga ada Presiden Prabowo, seorang pria yang sangat luar biasa dari Indonesia.” Ucapan itu diiringi tepuk tangan hangat dari para pemimpin dunia. Prabowo kemudian melangkah maju dan kembali berjabat tangan dengan Trump, menandai momen penting bagi diplomasi Indonesia dalam proses perdamaian internasional.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta mengatakan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam KTT Perdamaian Gaza di Mesir layak mendapat apresiasi. Langkah ini diharapkan dapat membawa hasil positif bagi kemerdekaan Palestina. Pihaknya menilai kehadiran Presiden Prabowo pada gelaran tersebut juga dapat berdampak baik bagi Indonesia.

Momen tersebut menjadi simbol yang kuat tentang bagaimana diplomasi tidak selalu harus dilakukan dengan kata-kata, melainkan juga melalui gestur dan sikap. Dalam konteks itu, Prabowo menunjukkan karakter kepemimpinan yang santun namun tegas, memperlihatkan keseimbangan antara kehormatan nasional dan penghormatan terhadap mekanisme internasional. Banyak analis menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kematangan diplomatik, sekaligus mengirim pesan kepada dunia bahwa Indonesia hadir bukan untuk mencari sorotan, tetapi untuk berkontribusi nyata bagi perdamaian dunia.

Koordinator Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (Bison) Indonesia, Ginka Febrianti Ginting mengapresiasi diplomasi dan kerja nyata Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan perdamaian di jalur Gaza, Palestina. Dia mengatakan, keberangkatan Presiden Prabowo untuk menghadiri KTT Perdamaian di Sharm El-Sheikh, Mesir, dan kesiapan Indonesia untuk mengirimkan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza merupakan bukti komitmen Indonesia terhadap kemanusiaan dan perdamaian dunia yang selama ini seolah hanya menjadi impian.

Sementara itu, dokumen kesepakatan gencatan senjata yang ditandatangani dalam forum tersebut menjadi tonggak baru bagi proses perdamaian Gaza. Selain Amerika Serikat dan Mesir sebagai tuan rumah, dokumen itu juga ditandatangani oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani, dengan Prabowo menjadi saksi dari peristiwa bersejarah itu. Kesepakatan tersebut mencakup langkah-langkah untuk menghentikan serangan, membuka akses kemanusiaan, dan memulai proses rekonstruksi Gaza pascaperang. Kehadiran Prabowo dalam momen tersebut menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi bagian dari solusi global, bukan sekadar pengamat.

Dalam pidatonya di sela-sela pertemuan, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya solidaritas internasional untuk menghentikan kekerasan dan menjamin hak hidup rakyat Palestina. Pihaknya juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk berperan lebih aktif, termasuk dalam pengiriman pasukan penjaga perdamaian di bawah mandat PBB bila dibutuhkan.

Bagi publik Indonesia, momen-momen ini bukan sekadar kebanggaan simbolik. Kehadiran Prabowo di KTT Perdamaian Gaza menunjukkan bahwa Indonesia kini mulai memainkan peran strategis yang lebih nyata dalam politik global. Dalam situasi geopolitik yang semakin kompleks, Indonesia menampilkan diri sebagai jembatan antara negara-negara maju dan dunia berkembang, serta sebagai suara moral yang menyerukan perdamaian di tengah konflik. Diplomasi seperti ini menjadi cerminan bahwa Indonesia tidak lagi sekadar penonton, tetapi sudah menjadi aktor penting dalam menjaga stabilitas dunia.

KTT Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh 2025 menjadi bukti bahwa Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, tidak hanya berbicara tentang perdamaian tetapi juga hadir untuk mewujudkannya. Dari jabatan tangan hingga pose jempol, dari tepuk tangan para pemimpin dunia hingga penandatanganan dokumen bersejarah, semua menggambarkan citra baru Indonesia di mata dunia sebuah negara besar yang rendah hati, berdaulat, dan siap menjadi kekuatan moral serta diplomatik dalam tatanan global baru.

)* Penulis adalah kontriubutor Sadawira Institute

Kehadiran Presiden Prabowo di KTT Gaza Tegaskan Keakraban Dengan Pemimpin Dunia

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan bersejarah dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza, memperkuat posisi diplomasi Indonesia di panggung global dan menunjukkan ikatan persahabatan yang erat dengan pemimpin dunia.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta mengatakan pihaknya mengapresiasi Presiden Prabowo menghadiri KTT Perdamaian Gaza di Mesir. KTT yang dihadiri oleh perwakilan dari 27 negara ini bertujuan untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, meningkatkan upaya untuk mewujudkan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah dan mengawali babak baru keamanan dan stabilitas regional.

“Kami mengapresiasi kesigapan Presiden Prabowo dalam memenuhi undangan dadakan untuk menghadiri KTT Perdamaian Gaza di Mesir. Tentu ini akan menjadi sejarah bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam perwujudan perdamaian di Timur Tengah. Kami berharap Indonesia untuk fokus berupaya menyuarakan dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina secara penuh di forum tersebut.” Ujar Sukamta.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto disambut hangat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menjadi co-chair dalam forum tersebut. Presiden Trump memberikan apresiasi kepada para presiden dan perdana menteri yang telah hadir memberikan dukungan secara langsung, termasuk kepada Presiden Prabowo Subianto dengan melontarkan pujian kerja yang bagus.

“Juga kepada Presiden Prabowo, sosok yang luar biasa, Presiden Indonesia,” kata Trump.

Trump juga kembali memuji Indonesia yang dipimpin Prabowo, saat satu per satu mengucapkan apresiasi kepada sejumlah negara yang mendukung tercapainya kesepakatan damai di Gaza, Palestina.

“Indonesia adalah negara yang hebat dan kuat, negara ini melakukan hal yang luar biasa dan sangat menyenangkan memiliki Anda,” kata Trump.

Penandatanganan perjanjian penghentian konflik di Gaza merupakan puncak dari KTT ini, dan Presiden Prabowo duduk bersebelahan dengan Presiden Macron serta pemimpin negara sahabat lainnya saat menyaksikan proses historis tersebut.

Kehadiran Presiden Prabowo di KTT Perdamaian Gaza tidak hanya menjadi simbol diplomasi tinggi, tetapi juga memperkuat pesan bahwa Indonesia siap memperjuangkan stabilitas, keadilan, dan kemanusiaan global melalui kedekatan dan kerja sama dengan pemimpin dunia.

Pujian dari Pemimpin Dunia pada KTT Gaza Perkuat Citra Presiden Prabowo di Mata Dunia

Jakarta – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza 2025 di Sharm El-Sheikh, Mesir, menjadi panggung penting yang menampilkan peran aktif Indonesia dalam diplomasi global. Dalam forum bergengsi yang dihadiri lebih dari 20 kepala negara, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadi sorotan setelah mendapat pujian terbuka dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dalam pidatonya, Trump menyebut Presiden Prabowo sebagai sosok pemimpin hebat dari Indonesia dan secara langsung mengundangnya untuk maju ke podium.

“Also with us is President Prabowo, a very incredible man of Indonesia. President, come in,” ujar Trump sambil memberi isyarat kepada Presiden Prabowo.

“Great job,” kata Trump memuji Presiden Prabowo, yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

Selain jabat tangan hangat, keduanya juga sempat berfoto bersama dalam sesi resmi KTT Gaza “Peace 2025”. Presiden Prabowo yang mengenakan setelan jas abu-abu dan berpeci hitam tampak akrab dengan Trump.

Keduanya kompak mengacungkan jempol ke arah kamera, menandakan suasana pertemanan dan komunikasi yang cair di antara para pemimpin dunia. Gestur sederhana itu menjadi simbol diplomatik yang menggambarkan hubungan yang semakin erat antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Dalam pertemuan yang dihadiri para tokoh penting seperti Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan itu, para pemimpin dunia membahas langkah konkret penyelesaian konflik Gaza melalui jalur diplomasi damai.

Trump juga menandatangani dokumen kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo dan para pemimpin dunia lainnya. Dokumen tersebut mengatur sejumlah regulasi komprehensif untuk menghentikan perang dan membuka jalan bagi rekonstruksi serta kerja sama kemanusiaan di kawasan.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Wewengkang, menegaskan bahwa kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam KTT tersebut mencerminkan dukungan penuh Indonesia terhadap proses perdamaian di Timur Tengah.

“Presiden Prabowo hadir di KTT Perdamaian Gaza di Sharm El Sheikh, Mesir, untuk mendukung upaya internasional mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah,” katanya

Yvonne melanjutkan bahwa seluruh langkah Indonesia di forum internasional selalu berpijak pada prinsip dasar Konstitusi.

“Keterlibatan Indonesia dalam proses ini dilakukan sesuai amanat Konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan. Indonesia secara konsisten berpihak pada keadilan, kemanusiaan dan perdamaian dunia,” tuturnya.

Setahun Prabowo-Gibran Mantapkan Kemandirian Energi dan Hilirisasi Pangan Demi Perluasan Lapangan Kerja

Oleh : Veronia Candra )*

 

Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi tonggak penting dalam perjalanan sektor strategis: swasembada energi, hilirisasi pangan, dan penciptaan lapangan kerja. Ketiganya ekonomi nasional. Di tengah dinamika global dan tantangan domestik, pemerintah berhasil menorehkan capaian konkret di tiga menjadi pilar utama menuju kemandirian ekonomi yang selama ini menjadi cita-cita bangsa.

 

Dalam bidang energi, capaian nyata terlihat dari peningkatan produksi minyak dan percepatan transisi energi bersih. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa lifting minyak nasional meningkat dari 580.000 barel menjadi 605.000 barel per hari sepanjang 2025. Kenaikan ini menandakan efisiensi operasional dan keberhasilan pemerintah dalam menjaga kestabilan pasokan energi nasional. Tak hanya itu, bauran energi baru terbarukan juga meningkat signifikan dari 11 persen menjadi 15,5 persen terhadap total listrik nasional.

 

Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun kemandirian energi yang berkelanjutan. Bahlil menilai, pencapaian swasembada energi tidak dapat disamakan dengan sektor lain karena memerlukan modal, teknologi, dan waktu panjang untuk melihat hasilnya. Proses eksplorasi dan produksi di sektor energi memang membutuhkan ketekunan, dan keberhasilan dalam setahun terakhir menjadi bukti kerja keras yang terukur.

 

Kemandirian energi bukan semata soal peningkatan produksi, tetapi juga soal kedaulatan. Dalam konteks ekonomi global yang rentan terhadap gejolak harga minyak, kemampuan Indonesia memperkuat energi nasional menjadi penopang penting bagi stabilitas fiskal dan daya saing industri. Pemerintah menyadari bahwa tanpa energi yang kuat dan mandiri, hilirisasi industri tidak akan berjalan optimal.

 

Di sektor pangan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menunjukkan arah baru pembangunan pertanian nasional melalui kebijakan hilirisasi. Pemerintah menargetkan agar Indonesia tidak lagi menjadi pengekspor bahan mentah, tetapi menjadi produsen produk bernilai tambah tinggi. Program hilirisasi yang dicanangkan meliputi sektor perkebunan, hortikultura, dan peternakan dengan fokus utama pada komoditas strategis seperti kelapa, gambir, dan sawit.

 

Amran menjelaskan bahwa potensi ekonomi dari hilirisasi kelapa sangat besar. Indonesia mengekspor sekitar 2,8 juta ton kelapa per tahun dengan nilai Rp24 triliun. Namun, jika diolah menjadi produk turunan seperti santan atau Virgin Coconut Oil (VCO), nilai itu bisa meningkat hingga seratus kali lipat. Artinya, potensi devisa bisa mencapai Rp2.400 triliun, bahkan separuhnya saja mampu menembus Rp1.200 triliun.

 

Langkah serupa juga diterapkan pada komoditas gambir yang selama ini menyuplai hampir 80 persen kebutuhan dunia. Melalui hilirisasi, produk turunan gambir akan dimanfaatkan untuk industri tinta, farmasi, hingga kosmetik. Program ini tidak hanya menambah nilai ekspor, tetapi juga memperkuat struktur industri dalam negeri agar tidak bergantung pada impor bahan jadi.

 

Amran juga menyoroti keterkaitan antara hilirisasi pangan dan ketahanan energi. Sebagai produsen minyak sawit mentah (CPO) terbesar di dunia, Indonesia kini mengalihkan sebagian produksinya untuk bahan baku biodiesel (B50). Langkah ini secara langsung memperkuat ketahanan energi sekaligus menghemat devisa negara. Menurutnya, jika 5,3 juta ton CPO dialihkan untuk program biodiesel, impor solar bisa dihentikan, dan Indonesia memiliki posisi tawar lebih tinggi di pasar global.

 

Selain mendorong nilai tambah, program hilirisasi juga menjadi sumber baru penciptaan lapangan kerja. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp9,95 triliun dari anggaran belanja tambahan untuk pengembangan perkebunan dan hortikultura, termasuk bantuan benih dan bibit gratis bagi petani di seluruh Indonesia. Dengan cakupan lahan mencapai 800 ribu hektare, program ini diproyeksikan mampu menyerap 1,6 juta tenaga kerja baru dalam dua tahun mendatang.

 

Capaian di sektor energi dan pangan pada akhirnya bermuara pada hal yang paling penting: kesejahteraan rakyat. Pemerintah tidak hanya berfokus pada angka pertumbuhan, tetapi juga memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga ke tingkat akar rumput. Ketika petani memiliki nilai tambah dari hasil panen, ketika pekerja lokal terserap di industri hilirisasi, dan ketika biaya energi semakin efisien, maka di sanalah makna pembangunan sesungguhnya hadir.

 

Kebijakan swasembada energi dan hilirisasi pangan yang dijalankan pemerintahan Prabowo-Gibran merupakan bagian dari strategi besar untuk membangun ekonomi berdikari. Dalam jangka panjang, arah kebijakan ini akan memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus membuka jalan menuju industrialisasi berbasis sumber daya domestik.

 

Satu tahun pertama pemerintahan ini dapat dikatakan sebagai periode peletakan fondasi ekonomi baru. Pemerintah menunjukkan keberanian mengambil langkah-langkah strategis yang mungkin belum menghasilkan efek penuh dalam waktu singkat, tetapi akan berdampak besar bagi masa depan bangsa. Kemandirian energi yang mulai terbentuk, hilirisasi pangan yang memperluas rantai nilai, serta terciptanya lapangan kerja di berbagai wilayah merupakan bukti bahwa visi “Indonesia Maju dan Mandiri” tidak berhenti pada slogan.

 

Pemerintahan Prabowo-Gibran sedang menulis bab baru dalam perjalanan pembangunan nasional. Ketika energi dikelola di dalam negeri, pangan diolah menjadi produk bernilai tinggi, dan rakyat memiliki pekerjaan yang layak, maka Indonesia tidak hanya tumbuh — tetapi berdaulat. Tahun pertama ini menjadi awal yang menjanjikan menuju kemandirian sejati, di mana pembangunan tidak sekadar dinikmati oleh segelintir pihak, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia.

 

)* Penulis adalah kontributor Jaringan Muda Indonesia Maju (JMIM)

Setahun Asta Cita, Presiden Prabowo Wujudkan Pangan Berdaulat Energi Mandiri dan SDM Unggul

Oleh : Rangga Aditya )*

 

Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menandai era baru pembangunan nasional yang berorientasi hasil nyata dan berpihak pada kesejahteraan rakyat. Melalui tiga pilar utama—swasembada pangan, kemandirian energi, dan penguatan sumber daya manusia—pemerintahan ini menunjukkan kemajuan signifikan yang dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai lapisan. Sinergi kebijakan dan implementasi di lapangan menjadikan agenda besar Asta Cita bukan sekadar visi, tetapi telah menjelma dalam bentuk program yang produktif dan berdampak.

 

Di sektor pangan, arah kebijakan pemerintah terlihat semakin kokoh dalam mencapai swasembada. Ketahanan pangan bukan hanya tentang ketersediaan, tetapi juga tentang kemandirian dan kesejahteraan petani. Peningkatan produksi beras dan jagung yang ditopang perbaikan infrastruktur irigasi, penyediaan benih unggul, serta tata niaga yang lebih transparan telah menggerakkan kembali produktivitas di tingkat desa. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai langkah reformasi sistem pertanian ini berhasil menekan rantai pasok yang panjang dan memperbaiki harga di tingkat petani. Ketersediaan beras kini berada pada level aman, sementara panen berlangsung di berbagai sentra utama dari Jawa Timur, Sulawesi Selatan, hingga Nusa Tenggara Barat. Kebijakan penyerapan hasil pertanian melalui koperasi memperlihatkan hasil yang menggembirakan karena mampu memperkuat posisi tawar petani di pasar domestik.

 

Program penguatan kelembagaan seperti Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih juga berperan penting dalam menurunkan biaya logistik serta memperluas akses petani terhadap pupuk dan pakan. Sistem ini memperlihatkan model distribusi yang efisien dan menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan masyarakat desa. Hasilnya, desa-desa produktif mulai tumbuh sebagai basis pertumbuhan ekonomi baru yang menopang ketahanan pangan nasional.

 

Kemajuan serupa juga tampak pada sektor energi. Pemerintah berhasil memperkuat kemandirian energi dengan menitikberatkan pada peningkatan kapasitas produksi hulu, revitalisasi kilang, serta percepatan pemanfaatan energi terbarukan. Wakil Menteri Investasi Yuliot Tanjung menilai kebijakan mandatori biodiesel menjadi tonggak penting dalam mempertebal ketahanan energi nasional sekaligus memberikan efek ekonomi berantai. Kebijakan tersebut bukan sekadar upaya penghematan devisa, melainkan menciptakan lapangan kerja baru di sektor perkebunan sawit, pabrik pengolahan, hingga rantai distribusi. Selain itu, langkah ini juga berkontribusi signifikan terhadap penurunan emisi karbon dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin energi hijau di kawasan Asia Tenggara.

 

BUMN energi dan sektor swasta kini berkolaborasi erat menjaga pasokan di tengah ketidakpastian global. Pemerintah berhasil menstabilkan biaya energi untuk industri, sehingga dunia usaha mendapat kepastian dalam berproduksi. Kombinasi antara efisiensi operasional dan investasi strategis di sektor hulu menjadikan Indonesia semakin dekat dengan cita-cita swasembada energi yang berkelanjutan.

 

Sementara itu, di pilar penguatan sumber daya manusia, program-program Asta Cita menunjukkan dampak sosial yang luas. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan secara nasional telah menjangkau jutaan anak sekolah dasar dan menengah di berbagai daerah. Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menegaskan bahwa program ini bukan sekadar intervensi pangan, tetapi bagian dari upaya mencetak generasi unggul yang sehat dan produktif. Standar gizi yang diterapkan memastikan anak-anak mendapatkan asupan protein, serat, dan mikronutrien yang memadai. Dampaknya tidak hanya pada peningkatan status gizi, tetapi juga pada geliat ekonomi lokal karena melibatkan UMKM katering, petani, nelayan, hingga pedagang pasar dalam rantai pasoknya.

 

Keberhasilan MBG memperlihatkan bagaimana kebijakan sosial dapat sekaligus memperkuat ekonomi rakyat. Dengan rantai pasok lokal yang pendek, kualitas makanan terjaga segar dan higienis, sementara sistem pengawasan terintegrasi menjamin keamanan pangan. Hal ini memperlihatkan bentuk nyata ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkeadilan.

 

Selain itu, pemerintah juga memperkuat aspek kesehatan masyarakat melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini mempermudah akses warga terhadap layanan pemeriksaan dasar, mulai dari tekanan darah hingga kadar gula dan kolesterol. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai program ini efektif menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit. Partisipasi publik meningkat pesat berkat sistem layanan yang sederhana, cepat, dan tersebar hingga pelosok daerah. Melalui CKG, jutaan warga kini dapat mendeteksi potensi penyakit sejak dini dan mendapatkan rujukan medis yang tepat waktu, sehingga menekan beban biaya kesehatan jangka panjang.

 

Seluruh capaian di atas memperlihatkan bahwa satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto bukan sekadar transisi, melainkan akselerasi. Pemerintah berhasil memadukan kebijakan makro dan langkah mikro yang menyentuh langsung kehidupan rakyat. Keberhasilan ini tidak lepas dari tata kelola yang lebih efisien, sistem pengawasan yang ketat, serta sinergi antara pusat dan daerah. Pembangunan tidak lagi bersifat top-down, melainkan kolaboratif, dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan.

 

Sinergi antara swasembada pangan, energi mandiri, dan SDM unggul merupakan kerangka pembangunan inklusif yang menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Ketiga pilar tersebut saling memperkuat dan menciptakan efek berantai positif di berbagai sektor. Pangan yang cukup menjamin ketahanan sosial, energi mandiri memperkuat daya saing industri, sementara SDM unggul menjadi penggerak utama inovasi dan produktivitas nasional.

 

Satu tahun perjalanan ini menunjukkan arah yang jelas: Indonesia sedang bergerak menuju kemandirian sejati. Pemerintahan Prabowo Subianto telah menegakkan paradigma pembangunan berbasis kedaulatan dan keberlanjutan. Dengan fondasi kuat di sektor pangan, energi, dan SDM, Indonesia memiliki bekal strategis untuk melangkah mantap menuju masa depan yang berdaulat, makmur, dan berkeadilan.

 

)* Penulis merupakan pengamat ekonomi pembangunan

Agenda Besar Asta Cita, Hasil Nyata: Tahun Pertama Prabowo-Gibran

Oleh: Moeini Syakir *)

 

Tahun pertama pemerintahan Prabowo–Gibran ditandai dengan pendekatan “whole-of-government” yang tidak hanya mengeksekusi program unggulan Asta Cita, tetapi juga mengorkestrasi kementerian/lembaga agar saling melengkapi. Tiga simpul prioritas—ketahanan pangan, kemandirian energi lewat hilirisasi, dan penguatan sumber daya manusia—mulai menunjukkan hasil yang terukur, baik pada indikator makro maupun dampak mikro di rumah tangga.

 

Di sektor pangan, Kementerian Pertanian memotret lompatan produksi dan ketersediaan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa stok beras nasional melampaui 4 juta ton—tertinggi sepanjang sejarah—dengan estimasi produksi beras tahun ini pada kisaran 33–34 juta ton, sementara jagung bertambah sekitar 1,5 juta ton dibanding tahun sebelumnya. Bagi petani, capaian produksi saja tidak cukup; yang menentukan adalah kesejahteraan relatif terhadap biaya input. Di titik ini, Badan Pusat Statistik menjelaskan Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai 124,36 pada September 2025, level yang menunjukkan perbaikan daya beli; Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah, menandaskan bahwa pasokan beras yang kuat mengubah perannya dari pendorong inflasi menjadi penopang stabilitas harga dan daya beli. Sinergi hulu-hilir juga tampak dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang menekankan peran koperasi desa dan revitalisasi tambak sebagai generator lapangan kerja sekaligus fondasi kemandirian pangan.

 

Kemandirian energi diakselerasi melalui hilirisasi mineral. Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Todotua Pasaribu mencatat investasi hilirisasi telah menembus lebih dari Rp190 triliun hingga awal September 2025, dengan nikel dan tembaga sebagai poros utama. Ini bukan sekadar membangun smelter; membangun ekosistem industri yang menyerap tenaga kerja, menambah nilai di dalam negeri, dan mengurangi kerentanan terhadap gejolak harga komoditas mentah. Dalam optik kebijakan publik, hilirisasi menghadirkan “institutional complementarities”: kepastian perizinan, infrastruktur pendukung, dan kebijakan SDM—yang bila hadir bersama, memindahkan perekonomian ke kurva kemungkinan produksi yang lebih tinggi.

 

Di ranah pembangunan manusia, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi alat kebijakan gizi maupun pengungkit ekonomi lokal. Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana melaporkan distribusi lebih dari 1,1 miliar porsi hingga akhir September 2025, ditopang 10.012 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjaga mutu dan keamanan pangan. Dimensi ekonomi MBG terasa nyata: Ketua DPP PKB Daniel Johan menekankan pelibatan lebih dari 6.400 UMKM dalam rantai pasok—dari petani, nelayan, hingga katering sekolah—sehingga belanja program berputar di desa dan kecamatan. Pendekatan ini selaras dengan gagasan tentang “capability expansion”: gizi memperkuat kemampuan belajar dan produktivitas, sementara pelibatan UMKM memperluas kebebasan ekonomi masyarakat.

 

Kesehatan pencegahan diperkuat melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan jangkauan program di 38 provinsi dan lebih dari 10.000 fasilitas kesehatan, dengan lebih dari 36 juta warga telah mendapat pemeriksaan. Ini pondasi penting bagi efisiensi pembiayaan kesehatan: mendeteksi dini faktor risiko lebih murah daripada merawat penyakit stadium lanjut. Secara paralel, program perumahan menangani aspek “rasa aman” keluarga. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait melaporkan realisasi FLPP di atas 196 ribu unit dengan bunga KPR tetap 5 persen, sembari menegaskan kesediaan menambah kuota jika kebutuhan rakyat masih tinggi. Perumahan adalah mesin efek ganda: ia menyerap tenaga kerja konstruksi, menggerakkan industri bahan bangunan, dan meningkatkan aset rumah tangga.

 

Pemberdayaan ekonomi desa dirajut lewat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang dilaporkan telah hadir di 83.132 titik. Kebijakan ini tidak berjalan sendiri: BPOM RI menyiapkan lebih dari 38.000 daftar obat untuk Apotek Koperasi Merah Putih, memperkuat layanan dasar di tingkat desa. Inilah bentuk “service bundling” di kebijakan publik—ketika intervensi ekonomi (koperasi) ditautkan ke layanan kesehatan (apotek), efeknya berlipat: akses finansial, akses obat, dan literasi kesehatan meningkat bersama-sama.

 

Dari sisi pembiayaan pembangunan, kinerja investasi memberi ruang fiskal dan teknis. Badan Pengelola Investasi Danantara melaporkan realisasi Rp179,05 triliun pada semester I 2025, dengan 80 persen diarahkan ke proyek dalam negeri, termasuk energi hijau dan pengelolaan limbah. Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menekankan daya tarik Indonesia yang bertumpu pada pertumbuhan kuat, inflasi rendah, populasi muda, serta profil risiko yang memberi kombinasi imbal hasil dan keamanan—perspektif yang memperkuat narasi peluang jangka panjang. Di hulu anggaran, Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menilai efisiensi belanja menjadi ciri tata kelola setahun ini; hasil penghematan diarahkan ke program pro-rakyat seperti MBG, KDMP, Sekolah Rakyat, dan CKG. Dari sisi independen, Ah Maftuchan dari The Prakarsa memandang langkah efisiensi tersebut memperkuat disiplin fiskal dan pemerataan pembangunan daerah—sebuah penekanan bahwa kebijakan tidak hanya besar secara nominal, tetapi juga tepat guna.

 

Dalam satu tahun pemerintahan, tiga pelajaran utama muncul: fokus pada sasaran konkret memudahkan evaluasi, desain program yang saling terhubung meningkatkan efektivitas anggaran, dan kemitraan luas mempercepat pemerataan manfaat. Secara keseluruhan, arah kebijakan konsisten dengan Asta Cita, menjadikan negara perancang ekosistem yang menyehatkan, memandirikan, dan memberdayakan rakyat.

 

*) pemerhati kebijakan publik

83,5 % Responden Puas Kinerja Presiden Prabowo Pada Hasil Survei Index Politica

Jakarta – Survei terkait kepuasan atas kinerja Presiden Prabowo Subianto dan jajaran Kabinet Merah Putih yang dilakukan oleh Lembaga survei Index Politica , Hasilnya, 83,5 persen responden puas dengan kinerja Presiden Prabowo.

Survei ini digelar pada periode 1-10 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.600 responden di 27 provinsi. Para responden dipilih acak dengan metode multistage random sampling.

Adapun margin of error survei +/- 3 persen. Tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen.

Berdasarkan hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas responden atau 83,5 persen merasa puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto selama satu tahun memimpin. Sementara itu, sebanyak 90,8% responden mengaku mengetahui berbagai kegiatan dan kebijakan yang dilakukan Presiden Prabowo melalui pemberitaan di media.

“Sebanyak 90,8% responden mengetahui kegiatan dan kebijakan Presiden melalui pemberitaan media massa dan media sosial,” kata Direktur Riset Index Politica, Fadhly Alimin Hasyim, kepada wartawan, Rabu (15/10/2025).