1 Tahun Presiden Prabowo dengan Suksesnya MBG Berdampak Luas Lapangan Kerja Baru

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu terobosan sosial-ekonomi paling strategis di awal masa pemerintahannya. Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja baru yang luas bagi rakyat di berbagai lapisan.

Dengan pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, MBG menunjukkan bagaimana sebuah kebijakan publik dapat menghadirkan manfaat ganda yaitu memperbaiki kualitas gizi sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat dari bawah.

Kepala Regional MBG Papua Tengah, Nalen Situmorang, menjelaskan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk menekan angka stunting, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mengurangi pengangguran.

“Fokus program ini ada pada empat hal: menekan angka stunting, meningkatkan ekonomi daerah, mengurangi pengangguran, serta mendorong semangat belajar anak-anak. Banyak siswa datang ke sekolah tanpa sarapan, dan dengan adanya MBG, mereka jadi lebih semangat belajar,” ungkap Nalen.

Selain membuka lapangan kerja, setiap dapur MBG juga wajib memenuhi tiga sertifikasi utama, yaitu sertifikat halal, sertifikat layak higiene sanitasi, dan uji kualitas air, guna memastikan standar keamanan pangan.

Menurut Nalen, untuk Kabupaten Nabire saja dibutuhkan sedikitnya 18 dapur aktif agar seluruh penerima manfaat dapat terlayani dengan baik.

“Kami berharap seluruh pihak mendukung pelaksanaan program ini agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas,” tambahnya.

Ketua Gabungan Pengusaha Makan Bergizi (Gapembi) Wilayah Sumatera Barat, Agung Adithia Lingga mengatakan program Makan Bergizi Gartis MBG dapat mendorong perputaran uang di berbagai sektor. Terutama UMKM, pertanian, dan peternakan lokal.

Menurut Agung, pasokan bahan baku dapur gizi sebagian besar diambil langsung dari petani dan peternak di daerah setempat, mulai dari telur, ayam, susu, hingga daging.

“Dengan begitu, program ini tidak hanya menyehatkan penerima manfaat, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Agung.

Agung menjelaskan, kolaborasi antara mitra pelaksana dan tim Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) turut berperan penting dalam menjaga kelancaran distribusi dan kualitas bahan pangan. Sinergi tersebut memastikan dapur gizi beroperasi dengan efisien dan melibatkan pelaku usaha lokal dalam rantai pasokan.

Selain memajukan UMKM, dapur gizi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar. Sebelum pembangunan dapur dimulai, pihak Satuan Pelayanan Penuh Gizi (SPPG) telah membuka lowongan pekerjaan dan menerima lebih dari 300 lamaran. Artinya banyak masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.

“Setiap dapur gizi nantinya akan merekrut sekitar 50 orang pekerja. Hal ini bukti bahwa MBG tidak hanya berdampak pada gizi, tetapi juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja di daerah,” tambah Agung. []

1 Tahun Pemerintahan Prabowo 36 Juta Rakyat Sudah Rasakan Cek Kesehatan Gratis

Jakarta – Jelang 1 Tahun pemerintahan Presiden Prabowo makin terlihat pencapaiannya, diantaranya adalah yang dirasakan langsung oleh masyarakat adalah Cek Kesehatan Gratis (CGK).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan, data terkini menunjukkan sudah ada sekitar 40 juta orang yang mendaftar Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan 36 juta di antaranya sudah dicek kesehatannya, dengan masalah terbanyak berupa sakit gigi.

Program Cek Kesehatan Gratis sendiri diketahui merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

“Sudah ada hasilnya. Sudah kelihatan masalah kesehatannya di mana, dan dari 36 juta ini yang paling banyak adalah sakit gigi, tekanan darah tinggi, dan gula darah, itu yang mesti dilakukan pengobatan lebih nih,” kata Budi Gunadi Sadikin.

Dia menjelaskan bahwa CKG adalah inisiatif dari negara guna menjaga agar warga Indonesia tetap sehat dan tidak sampai masuk ke rumah sakit.

Budi menyebut bahwa semua penyakit berat, seperti kanker, sakit jantung, tidak serta merta ada, namun ada tanda-tandanya beberapa tahun sebelum penyakit semakin parah.

“Biasanya paling gampang darah tinggi, gula darah tinggi atau kolesterol orang Indonesia itu didiemin, sudah kena stroke, kena jantung nah itu sebabnya kenapa Cek Kesehatan Gratis dijalankan,” kata Budi Gunadi Sadikin.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan, capaian ini mencerminkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan gratis.

“Partisipasi masyarakat sangat tinggi, menandakan kesadaran semakin besar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, baik untuk pencegahan maupun deteksi dini,” ujar Aji kepada media.

Dari 38,9 juta pendaftar, 93,13% hadir untuk menjalani pemeriksaan. Perinciannya, 27,1 juta orang mengikuti CKG umum, sedangkan 9,1 juta pelajar ikut dalam CKG sekolah. Program ini telah menjangkau 38 provinsi, 511 kabupaten/kota, dan lebih dari 10.000 fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas. []

Setahun Pemerintahan Presiden Prabowo: Keberhasilan Gemilang dalam Penegakan Hukum

Jakarta – Memasuki tahun pertama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, keberhasilan dalam penegakan hukum mencuri perhatian publik.

Dalam berbagai sektor, mulai dari pemberantasan narkoba, judi daring, hingga korupsi, pemerintah berhasil mencatat kemajuan signifikan yang berdampak positif bagi stabilitas sosial dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, mengatakan bahwa selama Januari hingga Mei 2025, Bea Cukai telah menangani 679 kasus narkotika, psikotropika, dan prekursor dengan total barang bukti yang berhasil disita mencapai 6,46 ton.

“Ini merupakan bukti nyata komitmen Bea Cukai dalam memerangi peredaran narkoba di jalur masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Brigjen Moh Irhamni, Direktur Strategi dan Kerja Sama Dalam Negeri di Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), mengungkapkan bahwa Desk Pemberantasan Narkoba PPATK telah berhasil mengungkap 30 kasus narkoba sejak akhir 2024 hingga Agustus 2025 dengan nilai penyelamatan mencapai Rp12,6 triliun.

“Pendekatan berbasis analisis transaksi keuangan menjadi alat efektif untuk memutus jaringan narkoba,” kata Brigjen Irhamni.

Upaya pemerintah dalam menindak perjudian daring juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, mengungkapkan, terjadi penurunan transaksi judi online di kuartal I 2025 sebanyak lebih dari 80 persen.

“Transaksi judi online menurun drastis hingga lebih dari 80 persen pada kuartal pertama tahun ini. Penurunan ini sangat berarti karena membatasi ruang gerak aktivitas judi daring yang selama ini merugikan masyarakat,” jelasnya.

Firman Hidayat, Direktur Eksekutif DEN, menambahkan bahwa pemberantasan judi online turut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga mencapai 5,12 persen pada kuartal II 2025.

“Langkah tegas pemerintah dalam memberantas judi daring bukan hanya soal hukum, tapi juga berdampak positif pada perekonomian nasional,” ungkap Firman.

Dalam pengawasan ruang digital, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menyampaikan bahwa sejak Oktober 2024 hingga Maret 2025, pihaknya telah menangani lebih dari 1,3 juta konten judi online, termasuk di situs judi dan platform media sosial seperti Facebook dan Instagram.

“Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengawasi dan menindak konten ilegal di dunia maya,” tutur Alexander.

Di bidang pemberantasan korupsi, Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hariqo Satria, menegaskan komitmen Presiden Prabowo.

“Sejak dilantik Oktober 2024, lebih dari 80 orang sudah ditetapkan tersangka korupsi, termasuk pejabat tinggi negara. Ini menandai babak baru yang serius dalam pemberantasan korupsi di Indonesia,” katanya.

Kepercayaan publik terhadap penanganan kasus korupsi juga cukup tinggi. Survei Litbang Kompas mencatat 73,6 persen responden menyatakan puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Prabowo dalam pemberantasan korupsi.

Selain itu, sejumlah operasi tangkap tangan oleh KPK dan kebijakan strategis juga tercatat telah mendukung perang anti korupsi.

Dengan berbagai capaian positif ini, tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum penting dalam memperkuat penegakan hukum di Indonesia. Publik pun berharap agar langkah-langkah tegas ini terus berlanjut, membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih bersih, adil, dan makmur. (*)

Swasembada Pangan Bukti Nyata Keberhasilan Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo–Gibran

Jakarta — Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menandai babak baru dalam perjalanan menuju kemandirian bangsa. Berbagai capaian strategis berhasil diwujudkan, terutama di sektor pangan yang menjadi fondasi utama ketahanan nasional.

Langkah berani Presiden Prabowo untuk menghentikan impor beras kini membuahkan hasil konkret. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa kebijakan pangan nasional menunjukkan kemajuan signifikan dengan stok beras nasional mencapai lebih dari 4 juta ton—tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

“Kalau dibandingkan tahun lalu, kita masih impor. Sekarang tidak lagi. Ini hasil dari gagasan besar Bapak Presiden RI, mulai dari regulasi, kolaborasi, sampai eksekusi,” ujar Mentan Amran.

Pemerintah juga meningkatkan kesejahteraan petani melalui kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram dan jagung Rp5.500 per kilogram. Kebijakan tersebut mendorong peningkatan pendapatan petani hingga mencapai Rp113 triliun. Selain itu, efisiensi produksi pertanian meningkat berkat bantuan teknologi dan alat pertanian senilai hampir Rp10 triliun.

Amran menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperkuat sektor pertanian melalui pengembangan enam komoditas unggulan: kakao, kelapa, kopi, mente, pala, dan sawit. Nilai investasi sektor ini diperkirakan mencapai Rp371,6 triliun dengan serapan tenaga kerja hingga 8,6 juta orang. “Kita ingin petani makin sejahtera dan Indonesia semakin berdikari dalam pangan,” tegasnya.

Kemandirian pangan tersebut juga didukung oleh kebijakan energi berkelanjutan. Wakil Menteri ESDM Yuliot menyebut penerapan mandatori biodiesel B40 yang dijalankan pemerintah telah menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara terdepan dalam transisi energi hijau. Program ini akan ditingkatkan menjadi B50 pada tahun depan.

“Kebijakan mandatori biodiesel ini merupakan langkah pemerintah untuk mencukupi kebutuhan BBM dalam negeri dengan mencampurkan biodiesel ke dalam solar. Pemanfaatan Crude Palm Oil (CPO) nasional diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan impor BBM,” jelas Yuliot.

Sementara itu, di bidang kesehatan, pemerintahan Prabowo–Gibran juga menunjukkan komitmen nyata melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut program ini telah dimanfaatkan oleh sekitar 40 juta warga, dengan 36 juta di antaranya telah menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Sudah kelihatan masalah kesehatannya di mana, dan dari 36 juta ini yang paling banyak adalah sakit gigi, tekanan darah tinggi, dan gula darah. Ini yang mesti ditangani lebih lanjut,” ujar Menkes Budi.

Menurutnya, program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam mendorong masyarakat untuk mendeteksi penyakit sejak dini. “Biasanya orang baru sadar setelah kena stroke atau jantung. Karena itu, Cek Kesehatan Gratis dijalankan agar rakyat tetap sehat dan produktif,” tambahnya.

Satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran mencatat fondasi kuat menuju swasembada dan kemandirian nasional. Dari sawah hingga pabrik, dari ladang sawit hingga puskesmas, semangat kerja nyata dan keberpihakan terhadap rakyat menjadi ciri khas kepemimpinan baru ini. Pemerintah menunjukkan bahwa Indonesia tidak lagi sekadar bermimpi tentang kedaulatan pangan—tetapi telah mewujudkannya sebagai kenyataan. –

Kiprah Diplomasi Luar Negeri Warnai Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo – Gibran

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto tampil menyampaikan pidato pada urutan ke-3 setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, di Sesi ke-80 Debat Majelis Umum PBB (80th Session of General Assembly Debate), Selasa (23/09/2025) di Markas Besar PBB, New York, AS.

Pidato Presiden yang berdurasi sekitar 20 menit itu secara tegas menyatakan posisi Indonesia yang membela Palestina, sekaligus mengutuk genosida Israel di Gaza.

Gaya pidato dan aksentuasi pengucapan diksi serta gestur, merupakan salah satu daya tarik pidato Presiden Prabowo di forum tertinggi dunia yang mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Dino Patti Djalal, diplomat senior yang juga mantan Dubes RI untuk AS serta mantan Wamenlu era presiden ke-6, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Prabowo atas pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB.

“Pesan penting dari pidato Presiden Prabowo adalah Indonesia is back in multilateral diplomacy. Selama 11 tahun terakhir, sejak Presiden Joko Widodo tidak pernah hadir secara fisik di Sidang Majelis Umum PBB, ada persepsi bahwa Indonesia menjauh dari diplomasi multilateral. Pidato hari ini menghapus persepsi itu,” kata Dino dalam video yang dia unggah di akun Instagram pribadinya @dinopattidjalal, dikutip pada waktu lalu Rabu (24/9/2025).

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) itu menyebut pidato Presiden Prabowo sebagai salah satu yang spesial untuk diingat sepanjang masa. Ia yakin pidato Presiden di Sidang Umum PBB membawa kebanggaan publik.

“Ini adalah a speech to remember. Pidato yang akan diingat dan dipelajari mahasiswa hubungan internasional dan dunia akademisi Indonesia. Saya berikan dua jempol untuk Presiden Prabowo. Saya yakin seluruh bangsa Indonesia bangga dan terharu,” tandas Dino.

Sementara, Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin juga memuji dan mengapresiasi pidato Presiden Prabowo di Sesi ke-80 Debat Majelis Umum PBB, hari Selasa lalu.

Ia menilai Indonesia konsisten dalam mendukung kemerdekaan Palestina sekaligus menempatkan Indonesia di barisan depan diplomasi global yang mengedepankan perdamaian.

“Aktif dalam upaya perdamaian dunia adalah perintah konstitusi Republik Indonesia. Kita patut bangga Presiden Prabowo berhasil mempertahankan prinsip diplomasi Indonesia yang menyerukan perdamaian dunia, dengan sikap saling mengakui eksistensi dan kedaulatan setiap bangsa,” ujar Sultan di Jakarta, yang dikutip Kamis (25/9/2025).
Menurut Sultan, sikap Presiden Prabowo tersebut menunjukkan keseimbangan diplomasi Indonesia. Yakni, menolak segala bentuk penjajahan sekaligus mengedepankan keadilan dan perdamaian global.

Pidato tersebut, kata Sultan, sekaligus menghidupkan kembali garis besar politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, sebagaimana diwariskan para pendiri bangsa.

Ekonomi Tumbuh Kuat, Pemerintahan Prabowo–Gibran On The Track di Tahun Pertama

Jakarta — Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan hasil nyata. Fondasi ekonomi nasional tetap kokoh di tengah ketidakpastian global, menandai keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas dan menggerakkan roda pertumbuhan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada pada jalur positif dan termasuk tertinggi di antara negara-negara G20. Pada kuartal II tahun 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,12 persen — angka yang menjadi bukti efektivitas kebijakan ekonomi pemerintah.

“Meskipun dunia menghadapi ketidakpastian ekonomi global, Indonesia tetap mampu mencapai pertumbuhan di atas 5 persen. Hal ini menunjukkan kebijakan pemerintah dalam mendukung perekonomian berjalan dengan baik,” ujar Airlangga dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

Airlangga menambahkan, pencapaian ini tidak lepas dari sinergi program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memperkuat ketahanan pangan dan mendorong perputaran ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM lokal. Program ini juga terbukti membantu jutaan anak sekolah di berbagai provinsi mendapatkan akses gizi yang lebih baik, sekaligus menstimulasi ekonomi rakyat.

Selain itu, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga menjadi tonggak penting dalam pelayanan publik di sektor kesehatan. Dalam waktu kurang dari setahun, program ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 40 juta masyarakat, dengan 36 juta di antaranya telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Program tersebut memperlihatkan komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan produktif.

Dari sisi energi, kebijakan mandatori biodiesel B40 yang telah diterapkan juga membawa dampak besar terhadap ketahanan energi nasional. Program ini mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pelopor transisi energi hijau di kawasan.

Politisi Partai Gerindra, Hendarsam Marantoko, menilai arah kebijakan Presiden Prabowo menunjukkan karakter kepemimpinan yang kuat dan berpihak kepada rakyat. “Presiden Prabowo Subianto adalah sosok strong man dan strong leader yang membawa semangat revolusi dalam membangun fundamental negara dengan sistem yang berpihak pada rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, gagasan dan visi Presiden Prabowo sejatinya telah lama disiapkan dan kini mulai terwujud dalam berbagai program nyata. “Kini, visi tersebut mulai menetes dari atas ke bawah dan benar-benar dirasakan rakyat kecil. Prabowo–Gibran sudah di jalur yang tepat,” katanya.

Dalam satu tahun pertamanya, pemerintahan Prabowo–Gibran menunjukkan bahwa visi besar menuju Indonesia berdaulat dan sejahtera bukan sekadar janji, melainkan langkah nyata yang kini mulai dirasakan masyarakat di seluruh penjuru negeri.

Setahun Prabowo–Gibran: Asta Cita Bawa Swasembada Pangan–Energi, dan SDM Naik Kelas

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa stok beras nasional kini mencapai lebih dari 4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Produksi beras tahun ini diperkirakan menembus 33–34 juta ton, sementara produksi jagung meningkat sekitar 1,5 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ini bukti bahwa kebijakan kolaboratif lintas sektor benar-benar memberikan dampak ekonomi yang besar bagi petani kita,” kata Amran.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai 124,36 pada September 2025, naik dari bulan sebelumnya. Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah, mengatakan peningkatan NTP mencerminkan perbaikan kesejahteraan petani di tengah penguatan rantai produksi nasional.

“Dengan produksi Januari–November yang diperkirakan menembus 33 juta ton, ketersediaan pangan pokok kita semakin terjamin. Beras bukan lagi faktor pendorong inflasi, melainkan penopang stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” ungkap Habibullah.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, program koperasi desa dan revitalisasi tambak turut menciptakan jutaan lapangan kerja baru.

“Sinergi sektor pertanian dengan pemberdayaan ekonomi desa menjadi fondasi kemandirian pangan nasional,” ujarnya.

Di bidang energi, Wamen Investasi dan Hilirisasi/BKPM Todotua Pasaribu mencatat investasi di sektor hilirisasi mineral mencapai lebih dari Rp 190 triliun hingga awal September 2025, dengan porsi terbesar berasal dari nikel dan tembaga.

“Hilirisasi kini menjadi motor penggerak baru bagi swasembada energi yang berkelanjutan,” terangnya.

Dalam bidang pembangunan manusia, program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu capaian terbesar. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana melaporkan bahwa hingga akhir September 2025, lebih dari 1,1 miliar porsi makanan bergizi telah tersaji di seluruh Indonesia. Pemerintah juga telah membentuk 10.012 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan tetap terjaga.

“MBG bukan hanya soal gizi, tapi juga pemberdayaan ekonomi rakyat,” kata Ketua DPP PKB Daniel Johan.

Ia menyebut lebih dari 6.400 UMKM lokal kini terlibat dalam rantai pasok program tersebut.

Di bidang kesehatan, Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 38 provinsi dan lebih dari 10.000 fasilitas kesehatan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut lebih dari 36 juta warga telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan sejak program ini diluncurkan.

Selain itu, pemerintah juga mencatat kemajuan dalam penyediaan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait melaporkan, program FLPP telah terealisasi lebih dari 196 ribu unit dengan bunga KPR tetap 5 persen.

“Kalau rakyat masih membutuhkan, saya tambahkan lagi kuotanya. Tolong ditambahkan lagi kuotanya ya,” kata Ara kepada jajarannya.

Pemerintah juga memperkuat ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang kini telah terbentuk di 83.132 titik di seluruh Indonesia. BPOM RI menyiapkan lebih dari 38.000 daftar obat untuk Apotek Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari pemerataan layanan kesehatan di tingkat desa.

Dari sisi investasi, Badan Pengelola Investasi Danantara mencatat realisasi investasi mencapai Rp 179,05 triliun pada semester I 2025. Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan 80 persen dana tersebut dialokasikan untuk proyek dalam negeri, termasuk energi hijau dan pengelolaan limbah.

“Indonesia tetap menjadi ‘salah satu rahasia terbaik dunia’ bagi investor, dengan alasan pertumbuhan yang kuat, inflasi yang rendah, dan populasi yang muda. Salah satu dari sedikit tempat yang menawarkan tidak hanya imbal hasil yang besar, tetapi juga keamanan yang besar,” tambah Pandu.

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menilai kebijakan efisiensi anggaran menjadi ciri utama pemerintahan Prabowo–Gibran. Menurutnya, hasil efisiensi digunakan untuk memperkuat program pro-rakyat seperti MBG, KDMP, Sekolah Rakyat, dan CKG.

“Kebijakan ini menunjukkan karakter ekonomi Presiden Prabowo: tidak ada rakyat yang ditinggalkan,” ujarnya.

Pengamat kebijakan publik dari The Prakarsa, Ah Maftuchan, menilai langkah efisiensi tersebut memperkuat disiplin fiskal dan pemerataan pembangunan daerah.

“Kebijakan ini menggeser paradigma belanja negara menjadi lebih produktif dan berdampak langsung pada rakyat,” katanya.

Genap Setahun, Pemerintahan Prabowo-Gibran Catat Lompatan Besar di Sektor Energi dan Hilirisasi Hijau

Jakarta – Genap satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi momentum refleksi atas capaian pembangunan nasional yang menekankan kemandirian ekonomi berbasis sumber daya dalam negeri. Salah satu program prioritas yang menonjol adalah mewujudkan swasembada energi dan memperkuat hilirisasi industri, yang berjalan seiring dengan komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Anggota Komisi VII DPR RI, Eddy Soeparno, menilai capaian kinerja Pertamina pada semester pertama 2025 menunjukkan kemajuan signifikan dalam mendukung ketahanan energi nasional. Produksi migas yang menembus 1,04 juta barel setara minyak per hari (MBOEPD) mencerminkan semangat kemandirian energi yang menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan. “Capaian ini sejalan dengan semangat kemandirian bangsa dalam sektor energi sebagaimana ditekankan dalam peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia,” ujarnya.

Langkah pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi juga tercermin dari penerapan program mandatori biodiesel B40, yang menjadi tonggak penting dalam transisi menuju energi bersih dan ramah lingkungan. Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyebut bahwa program ini tidak hanya berkontribusi terhadap penghematan devisa hingga USD 17,19 miliar atau sekitar Rp271 triliun, tetapi juga menciptakan jutaan lapangan kerja di sektor energi dan pertanian. “Inovasi energi berbasis sumber daya domestik memperkuat fondasi swasembada energi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Upaya swasembada energi tersebut berjalan paralel dengan kebijakan hilirisasi sumber daya alam yang menjadi salah satu prioritas utama kabinet Prabowo-Gibran. Pemerintah mendorong pengolahan mineral di dalam negeri untuk meningkatkan nilai tambah dan memperkuat kemandirian ekonomi nasional. Wamen Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, mengungkapkan bahwa hingga September 2025, realisasi investasi di sektor hilirisasi mineral mencapai Rp193,8 triliun, dengan nikel dan tembaga menjadi kontributor terbesar. “Capaian ini menunjukkan kepercayaan investor global terhadap arah kebijakan hilirisasi Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan bahwa keberhasilan hilirisasi memberikan dampak nyata terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor sektor industri pengolahan nonmigas per Agustus 2025 mencapai USD 13,22 miliar atau berkontribusi 72,55 persen terhadap total ekspor nasional. “Data ini membuktikan bahwa sektor industri nonmigas adalah mesin utama ekspor nasional sekaligus penggerak devisa,” katanya.

Namun, di tengah akselerasi pembangunan dan industrialisasi, pemerintah tetap menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menuturkan bahwa pemerintah sedang menyiapkan regulasi penguatan konservasi dan pemanfaatan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan. Kebijakan ini menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya dan pelestarian ekosistem.

Dukungan terhadap pelaku konservasi juga diperkuat melalui kebijakan pendanaan berbasis masyarakat. Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyatakan bahwa pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPLDH) akan menyalurkan Rp5 miliar untuk mendukung pegiat lingkungan melalui Layanan Dana Masyarakat untuk Lingkungan. “Pemerintah memahami pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan hidup di tingkat akar rumput,” ujarnya.

Setahun berjalan, arah kebijakan energi dan industri di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran menunjukkan integrasi antara kemandirian energi, transformasi ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan. Kombinasi ketiganya bukan hanya memperkuat fondasi ekonomi nasional, tetapi juga menegaskan bahwa Indonesia mampu tumbuh maju tanpa mengorbankan keseimbangan alam. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keseimbangan antara produktivitas ekonomi dan tanggung jawab ekologis demi masa depan Indonesia yang mandiri dan hijau. (*)

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo Bukti Nyata Kebangkitan Ekonomi Nasional dan Kedaulatan Energi Rakyat

JAKARTA – Satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menandai kebangkitan ekonomi nasional yang nyata. Sejumlah capaian strategis di bidang pertanian dan energi menunjukkan arah pembangunan yang kuat, terukur, dan berpihak pada rakyat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperlihatkan bukti konkret keberhasilan visi besar Presiden Prabowo dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi Indonesia.

BPS mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada September 2025 mencapai 124,36, naik 0,63 persen dibanding bulan sebelumnya. Angka ini menjadi simbol meningkatnya kesejahteraan petani di seluruh Indonesia. Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja nyata pemerintah dalam memperkuat sektor pangan dan memperluas nilai ekonomi pertanian.

“Nilai Tukar Petani naik karena harga yang diterima petani tumbuh lebih tinggi dari harga yang dibayar. Komoditas unggulan seperti kopi, kelapa sawit, cabai merah, dan karet menjadi pendorong utama. Ini menunjukkan petani kita semakin sejahtera,” ujar Habibullah.

Selain itu, BPS mencatat subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat mencatat peningkatan NTP tertinggi sebesar 1,57 persen, diikuti subsektor Peternakan sebesar 1,51 persen. Sementara produksi beras nasional Januari–November 2025 diproyeksikan menembus 33,19 juta ton, meningkat 12,62 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Capaian ini memastikan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman dan stabil.

“Dengan produksi yang menembus 33 juta ton, beras kini menjadi penopang daya beli rakyat dan bukan lagi pemicu inflasi,” tambah Habibullah optimistis.

Di sektor energi, Kementerian ESDM di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia mencatat sejarah baru. Produksi minyak nasional mencapai 608 ribu barel per hari atau melampaui target APBN 2025.

“Ini capaian luar biasa. Untuk pertama kalinya sejak 2008, produksi minyak kita melampaui target APBN. Presiden Prabowo memberi arahan agar Indonesia berdiri di atas kaki sendiri dalam urusan energi, dan itu kini mulai terwujud,” ujar Bahlil.

Pemerintah juga berhasil menghemat devisa hingga USD17,19 miliar melalui kebijakan mandatori biodiesel B40, sekaligus menciptakan hampir dua juta lapangan kerja baru di sektor pertanian dan energi terbarukan.

Satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto bukan hanya mencatat angka, tetapi membangun harapan. Indonesia kini melangkah dengan optimisme barum andiri dalam energi, sejahtera dalam pangan, dan berdaulat dalam ekonomi.

Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Rakyat Rasakan Program Asta Cita Semakin Nyata

Jakarta, Setahun pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka, program Asta Cita semakin nyata dan mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Program tersebut adalah Swasembada Pangan, Energi dan UMKM.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia mampu mencapai swasembada energi dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini disampaikan Presiden pada groundbreaking ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi konsorsium ANTAM-IBC-CBL di Artha Industrial Hills (AIH), Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

“Saya diberitahu oleh para pakar bahwa bangsa kita ini sungguh-sungguh bisa swasembada energi dan hitungan saya tidak lama, tidak lama. Lima tahun paling melambat enam tahun, tujuh (tahun) kita bisa swasembada energi,” kata Presiden.

Senada, Wakil Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung menyampaikan kebijakan mandatori biodiesel telah terbukti memberi dampak ekonomi yang signifikan, dalam penghematan devisa dan penciptaan lapangan kerja. Tahun 2024 dan 2025, Indonesia berhasil menghemat devisa sebesar USD17,19 miliar atau setara dengan Rp271,78 triliun.

“Kebijakan ini adalah program pemerintah untuk mencukupi kebutuhan BBM dalam negeri dengan mencampurkan biodiesel ke dalam solar. Pada 2025, kita sudah mandatori biodiesel B40, dan juga untuk tahun depan kita merencanakan implementasi B50,” ujarnya.

Sementara dari swasembada pangan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan peningkatan produksi jagung sebesar 1,5 juta ton dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan produksi jagung menjadi bukti keberhasilan kerja kolaboratif lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

“Tahun ini produksi jagung kita meningkat 1,5 juta ton dibanding tahun lalu. Tahun 2024 kita produksi 15 juta ton, dan tahun ini ditargetkan mencapai 16,6 juta ton,” ungkap Amran.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah, juga menyatakan, pihaknya mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada September 2025 sebesar 124,36, atau naik 0,63 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 123,57. Kenaikan NTP terutama dipengaruhi oleh sejumlah komoditas unggulan.

“Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani atau It naik sebesar 0,71 persen lebih tinggi dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang sebesar 0,08 persen. Komoditas yang dominan memengaruhi peningkatan indeks harga yang diterima petani nasional adalah kopi, kelapa sawit, cabai merah, dan karet,” jelasnya.

Di sisi lain, bidang Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Menteri UMKM, Maman Abdurrahman mengapresiasi inisiatif PB HMI untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan sebagai salah satu solusi bagi persoalan ekonomi bangsa. Menurutnya, langkah HMI sudah menjadi pionir dalam mengisi ruang kontribusi sebagai tulang punggung perekonomian negara.

“Bayangkan, kontribusi UMKM terhadap PDB mencapai 57-60 persen. Sementara sektor di luar UMKM hanya sekitar 40-43 persen. Jadi kalau kalian benar-benar ingin berkontribusi kepada bangsa dan negara, UMKM adalah salah satu ruang dan kesempatan terbaik itu,” ucapnya.

Sementara itu, EVP Corporate Secretary Holding BUMN Danareksa, Agus Widjaja mengungkapkan pihaknya terus membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM binaan dengan berbagai program yang salah satunya adalah melalui keikutsertaan dalam Jatim Fest 2025

“Partisipasi Holding BUMN Danareksa di Jatim Fest 2025 adalah bagian dari upaya kami untuk membantu para UMKM binaan meningkatkan penjualan, memperkuat brand awareness, memperluas jaringan bisnis, serta memperoleh wawasan baru tentang potensi ekonomi kreatif dan daya saing produk lokal,” tutur Agus. [*]