5 Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan yang Wajib Anda Tahu

Buah nanas, dengan rasa manis dan asamnya yang khas, adalah salah satu buah tropis yang kaya nutrisi.

Selain menyegarkan, nanas memiliki banyak manfaat kesehatan yang jarang diketahui.

Berikut adalah lima manfaat utama buah nanas untuk kesehatan menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia dalam website pafibengkaliskab.org

1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Nanas mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi, yang berperan sebagai antioksidan untuk melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Vitamin C juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat pemulihan dari penyakit.

2. Melancarkan Pencernaan

Nanas mengandung enzim bromelain, yang berfungsi membantu memecah protein dalam makanan sehingga pencernaan menjadi lebih lancar. Konsumsi nanas secara rutin dapat membantu mencegah gangguan pencernaan seperti kembung dan sembelit.

 

3. Menjaga Kesehatan Tulang

Kandungan mangan dalam nanas bermanfaat untuk memperkuat tulang dan jaringan ikat. Mineral ini bekerja sama dengan kalsium untuk menjaga kepadatan tulang, sehingga mencegah risiko osteoporosis.

4. Mengurangi Peradangan

Bromelain dalam nanas juga memiliki sifat anti-inflamasi yang efektif dalam mengurangi peradangan. Manfaat ini sangat membantu bagi mereka yang menderita arthritis atau cedera otot, karena dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

5. Menyehatkan Jantung

Nanas kaya akan serat, kalium, dan antioksidan, yang semuanya berkontribusi pada kesehatan jantung. Serat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), sementara kalium membantu mengatur tekanan darah, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.

Cara Menikmati Buah Nanas

Buah nanas bisa dikonsumsi langsung, dijadikan jus, campuran salad, atau bahan dalam masakan.

 

Namun, bagi sebagian orang, konsumsi nanas dalam jumlah besar dapat menyebabkan iritasi mulut akibat enzim bromelain, jadi konsumsi secukupnya.

Dengan segudang manfaat yang dimilikinya, nanas tidak hanya lezat tetapi juga menyehatkan. Jadikan nanas sebagai bagian dari pola makan sehat Anda untuk mendapatkan tubuh yang lebih bugar dan terlindungi!

Menkebud Ungkap Indonesia Miliki Warisan Budaya Dunia Tertua

Jakarta: Menteri Kebudayaan Republik Indonesia,Fadli Zon, menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu peradaban tertua di dunia. Hal ini dibuktikan melalui penemuan banyak situs cagar budaya di Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, dan Jawa.

Menurutnya, situs-situs budaya tersebut mencerminkan usia peradaban yang mencapai ribuan hingga jutaan tahun. “Kalau tidak yang tertua, situs-situs budaya di Indonesia setidaknya menunjukkan peradaban ribuan tahun,” katanya dalam Anugerah Kebudayaan Indonesia di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Rabu (18/12/2024).

Tidak hanya itu, temuan manusia purba di Tanah Jawa memberikan kontribusi besar dalam sejarah arkeologi dunia. “Sekitar 60 persen temuan manusia purba dunia ada di Tanah Jawa, yang menegaskan betapa pentingnya peradaban kita,” ucapnya.

Fadli juga menyoroti pentingnya memanfaatkan kekayaan budaya ini sebagai bagian dari penguatan identitas nasional. “Budaya kita adalah aset nasional yang harus dimanfaatkan untuk menemukan kembali identitas Indonesia,” kata Fadli,menegaskan.

Selain itu, Ia juga mendorong pelibatan masyarakat lokal dalam pelestarian budaya. Pendekatan berbasis komunitas ini, menurutnya, akan membuat nilai-nilai budaya menjadi lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Dengan warisan budaya yang luar biasa ini, Indonesia memiliki peluang besar untuk memimpin di panggung global. “Mudah-mudahan ke depan, kita dapat memanfaatkan kekayaan budaya ini untuk reinventing Indonesian identity,” ujar Fadli. (Intern/Ahmad Rizky Pratama)

Kemenko PMK: Hari Bela Negara Momentum Tingkatkan Kesadaran

Jakarta: Kemenko PMK menyatakan  Hari Bela Negara (HBN)  yang diperingati  setiap tanggal 19 Desember ini menjadi momentum penting. Utamanya bagi seluruh elemen bangsa meningkatkan  kesadaran bela negara.

“Kesadaran bela negara itu harus diwujudkan. Yakni dalam kehidupan sehari-hari kota,” kata Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK, Warsito dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Kamis(19/12/2024).

Warsito mencontohkan komitmen bela negara dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Yakni Dengan mengedepankan toleransi dan saling menghargai perbedaan.

“Ini bagian dari kita dalam keseharian untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya. Apalagi, kata dia, fitrah kehidupan bangsa Indonesia hidup dalam perbedaan.

Hal ini, kata dia, menjadi modal bangsa Indonesia untuk bersatu. “Maka ketika sudah diberikan perbedaan justru perbedaan itulah yang menjadikan kita harus bersatu,” ucapnya.

Selain itu, kata Warsito, dalam kesehariannya masyarakat harus mendukung Pemerintah di dalam pembangunan nasional. Sesuai dengan peran dari masyarakat.

“Karena kalau kita gelorakan bela negara untuk Indonesia Maju. Maka harus mengetahui indiikatornya, yaitu kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Warsito menyampaikan indikator Indonesia Maju. Antara lain, kemiskinan ekstrem nol persen, penghasilan masyarakat di atas 30 ribu dolar Amerika dan pengangguran dibawah 4 persen.

“Itu indikator-indikator yang kita miliki untuk Indonesia Maju. Itu harus didukung dengan bela negara yang kuat,” ujarnya.

Program Lansia Berdaya Atasi Kesepian Lansia

Jakarta: Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga,  Wihaji menghadirkan acara Wisuda Lansia sebagai bagian program Lansia Berdaya. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia, termasuk mengatasi masalah kesepian.

Sebanyak 2.800 lansia dari berbagai provinsi telah diwisuda setelah mengikuti Sekolah Lansia yang dilaksanakan kementerian. “Wisuda ini menjadi contoh kegiatan untuk menciptakan lansia yang berdaya,” ujar Wihaji dalam pertemuan Wisuda lansia yang berlangsung di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Jakarta, (19/12/2024).

Lansia yang berdaya diharapkan memiliki kegiatan ekonomi dan psikologis yang mendukung kebahagiaan mereka di masa tua. Wihaji menyebutkan pemerintah berencana menyempurnakan program ini agar lebih efektif menjawab bonus demografi.

Menurut Wihaji bonus demografi mencakup peningkatan angka harapan hidup yang kini mencapai rata-rata 74 tahun untuk masyarakat Indonesia. Harapan hidup ini menuntut perhatian lebih pada kelompok lansia agar tetap produktif.

Kesepian sering muncul karena berkurangnya aktivitas dan perubahan kebiasaan yang dialami lansia setelah memasuki masa pensiun. Kebahagiaan mereka bergeser, sehingga mereka menjawabnya melalui aktivitas.

Aktivitas dalam Lansia Berdaya melibatkan kegiatan produktif yang tidak hanya bersifat psikologis, tetapi juga bernilai ekonomi. “Program ini menciptakan lansia yang tidak hanya aktif, tetapi juga mandiri,” ucapnya menjelaskan.

Pemerintah memastikan antisipasi tren global, seperti di Jepang, agar kasus kematian lansia akibat kesepian tidak terjadi. “Percepatan global ini memengaruhi budaya, dan kita harus hadir menjawabnya,” ujar Wihaji  (Intern/Rangga Agram).

Gempa Magnitudo 3,7 Guncang Sumbawa NTB

Sumbawa: Gempa bumi berkekuatan 3,7 magnitudo mengguncang Kabupaten Sumbawa, NTB, Kamis (18/12/2024). Gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 16:25 WIB.

Berdasarkan informasi dari akun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lokasi gempa pada koordinat 8.14 lintang selatan. Atau 117.91 bujur timur.

“Pusat gempa berada di 66 kilometer timur laut Sumbawa. Ini dengan kedalaman 15 kilometer,” tulis keterangan BMKG.

BMKG dalam keterangannya juga menyebut informasi ini mengutamakan kecepatan. Sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

“Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut. Terkait dampak gempa yang terjadi,” tulisnya menambahkan.

Tanah Bergerak, Pemkab Trenggalek Wacanakan Relokasi Puluhan KK

Trenggalek: Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Trenggalek, Jawa Timur, mewacanakan relokasi total 43 kepala keluarga (KK) dan 119 jiwa yang rumah atau huniannya terdampak langsung bencana tanah gerak. Sehingga tidak laik untuk ditinggali karena alasan keamanan.

Menurut penjelasan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin langkah ini dilakukan karena kawasan permukiman mereka dinilai tidak lagi aman untuk dihuni akibat kerusakan parah. Sebanyak 43 KK yang tinggal di 38 rumah telah dievakuasi ke tempat lebih aman, seperti rumah saudara di desa sekitar atau tiga posko pengungsian yang disediakan pemerintah.

“Evakuasi melibatkan BPBD, TNI-Polri, Baznas, dan masyarakat setempat. Hewan ternak dan barang berharga juga ikut diselamatkan,” kata Arifin dalam keterangannya, Rabu (18/12/2024).

“Kondisi tanah di RT 18 sangat mengkhawatirkan. Rumah-rumah retak dan lantainya amblas, hari ini evakuasi terakhir untuk memastikan semuanya aman,” ujarnya.

Untuk jangka pendek, kebutuhan dasar seperti kasur, selimut, sembako, dan makanan siap saji telah didistribusikan oleh BPBD, Dinas Sosial, dan Baznas. Mobilisasi evakuasi juga dibantu kendaraan milik kepolisian dan TNI.

Bupati menegaskan pentingnya relokasi permanen bagi warga terdampak. Pemerintah desa telah diminta mencari lahan baru sebagai lokasi permukiman.

Jika warga memiliki tanah sendiri, pemerintah akan membantu pembangunan rumah. Jika tidak, lahan baru akan disediakan bersama dengan pembangunan rumah.

“Solusi ini membutuhkan dukungan lintas sektoral, mulai dari pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat. Swasta juga diharapkan berkontribusi melalui Baznas yang masih membuka donasi,” ucapnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kawasan hutan, terutama pohon-pohon besar di area pegunungan, untuk mencegah tanah gerak dan longsor. “Tanah kita gembur, jadi perlu akar pohon besar untuk memperkuat, reboisasi akan dilakukan di lahan gundul, dan bibit pohon produktif akan disediakan,” jelasnya.

Langkah reboisasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat struktur tanah tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Pemerintah berkomitmen melakukan asesmen cepat untuk menentukan area prioritas yang memerlukan penghijauan segera.

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tanimbar Maluku

Maluku: Gempa bumi berkekuatan 5,1 magnitudo mengguncang Kabupaten Tanimbar, Maluku, Kamis (18/12/2024). Gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 17:51 WIB.

Berdasarkan informasi dari akun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lokasi gempa pada koordinat 6.24 lintang selatan. Atau 130.34 bujur timur.

“Pusat gempa berada di 220 kilometer barat laut Maluku Tenggara Barat. Ini dengan kedalaman 159 kilometer,” tulis keterangan BMKG.

BMKG dalam keterangannya juga menyebut informasi ini mengutamakan kecepatan. Sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

“Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut. Terkait dampak gempa yang terjadi,” tulisnya menambahkan.

Ini Tips Berkendara Aman di Musim Hujan

Yogyakarta: Musim hujan menjadi tantangan tersendiri bagi para pengemudi karena jalan yang licin dan visibilitas yang terbatas. Laman officialhondabogor.com memberikan beberapa tips aman berkendara saat hujan:

1) Cek Kondisi Mobil/Motor Sebelum Berkendara

Sebelum berangkat, pastikan lampu kendaraan dalam keadaan baik. Untuk mobil, pastikan kondisi wiper kaca depan dan belakang dapat menyapu air dengan sempurna. Periksa ban untuk memastikan kondisinya tidak kempes dan tidak gundul, sehingga masih dapat mencengkram permukaan jalan dengan baik saat hujan.

2) Atur Laju Kendaraan

Kecepatan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan hilang kendali terutama di jalanan yang licin. Hindari mengerem tiba-tiba atau berbelok dengan cepat.

3) Jaga Jarak dengan Kendaraan Lain

Pertahankan jarak yang cukup dengan kendaraan lain saat berkendara di musim hujan. Jarak yang lebih lebar memberikan waktu untuk bereaksi jika kendaraan di depan Anda melakukan pengereman mendadak atau ada kemacetan.

4) Gunakan Lampu

Gunakan lampu utama untuk memudahkan kendaraan Anda dilihat oleh pengendara lain. Selain itu, gunakan lampu rem atau lampu sein untuk memberikan sinyal pada kendaraan lain jika akan berhenti atau mengubah jalur, atau nyalakan lampu hazard saar berada dalam kondisi darurat.

5) Bawa Peralatan Darurat

Selalu bawa peralatan darurat seperti payung, ban cadangan, dan segitiga pengaman di mobil saat berkendara. Ini akan membantu mengatasi masalah yang mungkin terjadi saat berkendara di cuaca buruk, misalnya ban kempes atau mogok di tengah perjalanan. (dina/atang)

Penyesuaian PPN, Langkah Cerdas Tarik Investasi dan Jaga Ekonomi Indonesia

Kebijakan Penyesuaian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen terus menjadi perbincangan hangat. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi tren penurunan penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Badan sekaligus memperkuat daya saing ekonomi nasional.

 

Direktur Eksekutif Pratama-Kreston Tax Research Institute, Prianto Budi Saptono, menilai bahwa kenaikan PPN merupakan upaya tepat untuk memperkuat penerimaan negara di tengah dinamika ekonomi global. “Kebijakan ini tidak hanya mendorong penerimaan negara, tetapi juga meningkatkan kepercayaan investor asing terhadap stabilitas fiskal Indonesia,” ujar Prianto. Menurutnya, dengan kejelasan arah kebijakan fiskal, Indonesia akan lebih mampu menarik investasi yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Namun, untuk memastikan kebijakan ini tidak menimbulkan efek negatif, langkah pendukung sangat diperlukan. Pengamat ekonomi dari Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, mengingatkan pentingnya strategi mitigasi inflasi. “Kenaikan PPN 1 persen memang diperlukan, tetapi harus ada kebijakan pengendalian harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Subsidi tertentu untuk komoditas penting dapat menjadi opsi,” ungkap Gunawan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memastikan bahwa kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen dilakukan secara selektif. Ia menjelaskan bahwa tarif baru ini hanya akan diterapkan pada barang-barang tertentu, terutama barang-barang mewah. “Untuk barang kebutuhan pokok dan layanan yang menyentuh langsung masyarakat, tetap dikenakan tarif PPN 11 persen,” katanya. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan tidak ada tekanan berlebihan terhadap masyarakat luas.

Kebijakan kenaikan PPN ini memperlihatkan upaya pemerintah dalam menjaga keseimbangan fiskal tanpa mengabaikan kebutuhan rakyat. Dengan pelaksanaan yang terencana dan dukungan kebijakan pendamping, Penyesuaian PPN diharapkan menjadi solusi efektif untuk memperkuat ekonomi nasional, menarik lebih banyak investasi, dan menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan global. Langkah ini membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada peningkatan penerimaan negara, tetapi juga memastikan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama {}.

Penyesuaian Tarif PPN Merupakan Bentuk Keberpihakan kepada Masyarakat

Jakarta – Pemerintah berencana menaikan PPN sebesar 1% pada 2025. Kenaikan itu berdasarkan pada Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang akan naik 1% dari sebelumnya 11% menjadi 12% pada awal 2025.

 

Penyesuaian PPN ini dinilai mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Pasalnya, hasil dari penyesuaian tersebut bakal dikembalikan lagi kepada rakyat dalam bentuk pembangunan hingga pemberdayaan masyarakat.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai bahwa tarif PPN Indonesia yang saat ini sebesar 11 persen masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain, baik di kawasan regional maupun anggota G20.

“PPN di Indonesia dinilai masih relatif rendah dibandingkan banyak negara di dunia. Kalau kita lihat baik di dalam negara-negara yang sama emerging atau dengan negara di region, maupun dalam G20,” kata Sri Mulyani di Jakarta.

Ditambahkannya bahwa penyesuaian Tarif PPN 1% hanya menyasar barang dan jasa Premium, seperti beras premium, buah-buahan premium, daging premium (wagyu, daging kobe), ikan mahal (salmon premium, tuna premium), udang dan crustacea premium (seperti king crab).

“Misalnya makanan yang dikonsumsi oleh kelompok yang paling kaya, yaitu desil 9-10 kita akan berlakukan pengenaan PPN-nya. Umpamanya seperti daging sapi yang premium, wagyu-kobe yang harganya bisa di atas Rp2-Rp3 juta per kilogram. Sementara daging yang dinikmati masyarakat berkisar antara Rp150.000-Rp200.000/kilogram tidak dikenakan PPN,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto bahwa kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen tidak berlaku bagi barang dan jasa yang menjadi kebutuhan pokok seperti beras, daging, ikan, telur, sayur, susu, gula, jasa pendidikan, jasa kesehatan, jasa angkutan umum, tenaga kerja, jasa keuangan, jasa asuransi, vaksin polio, rumah sederhana, dan air minum.

“Untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok bawah, pemerintah mempertahankan tarif PPN 11 persen untuk tiga komoditas pokok penting, yakni minyakita, tepung terigu, dan gula industri,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Dwi Astuti mengatakan penyesuaian tarif PPN menjadi 12% dalam rangka mewujudkan keadilan serta gotong royong. Pajak yang dibayarkan masyarakat pada dasarnya untuk mensejahterakan masyarakat melalui program-program pemerintah.

“Hasil dari kebijakan penyesuaian tarif PPN akan kembali kepada rakyat dalam berbagai bentuk. Seperti BLT, Program Keluarga Harapan, Kartu Sembako, Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP Kuliah, subsidi listrik, subsidi LPG 3 kg, subsidi BBM, dan subsidi pupuk,” jelas Dwi.

Ditambahkannya bahwa tidak semua barang dan jasa terkena PPN. Barang kebutuhan pokok berupa beras, gabah, jagung, sagu, kedelai, garam, daging, telur, susu, buah-buahan dan sayur-sayuran dikecualikan dari objek pajak ini.

“Perlu kami sampaikan bahwa prinsip utama penyesuaian tarif PPN dalam rangka mewujudkan keadilan berupa keberpihakan kepada masyarakat, serta gotong royong seluruh elemen bangsa,” tutup Dwi. [*]