Persatuan Insinyur Indonesia Ambil Peran Bangun IKN

 

Jakarta – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Mochamad Basuki Hadimoeljono, mengajak Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk berperan aktif dalam pembangunan IKN di Kalimantan Timur.

 

“Saya ajak PII bisa berperan lebih di IKN. Banyak sekali yang harus didukung di IKN tidak hanya pembangunan fisik tetapi juga nonfisik,” ujarnya.

 

Menurut Basuki, peran insinyur sangat dibutuhkan, terutama dalam menata kawasan Sepaku di Penajam Paser Utara. Tantangan di lapangan tidak hanya berkaitan dengan persoalan teknis (engineering) tetapi juga aspek sosial (socio-engineering). Permasalahan mendasar seperti kondisi tanah, ketersediaan air, dan keberlanjutan lingkungan menjadi fokus yang memerlukan keahlian insinyur.

 

“Yang paling fenomenal adalah kondisi tanahnya dan konservasi sumber daya air,” tegasnya.

 

Basuki juga mengungkapkan bahwa saat ini telah dibangun 60 embung untuk mendukung konservasi air di wilayah IKN.

 

Basuki menyebut bahwa cabang keahlian yang dimiliki PII mencakup berbagai disiplin yang dapat memberi kontribusi nyata pada pembangunan berkelanjutan IKN.

 

Ketua PII, Danis Hidayat Sumadialaga, menegaskan bahwa insinyur memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan peradaban. Menurutnya, kontribusi insinyur tidak hanya mencakup infrastruktur, tetapi juga sektor pangan, air, ekonomi hijau, dan aspek-aspek lainnya yang mendukung kesejahteraan masyarakat.

 

“Peran insinyur sangat diperlukan dalam swasembada pangan, swasembada air, maupun ekonomi hijau hingga infrastruktur,” katanya.

 

Dengan kolaborasi antara OIKN, PII, dan pemerintah, pembangunan IKN diharapkan menjadi model perencanaan kota yang tidak hanya modern, tetapi juga berkelanjutan.

 

Basuki juga mengungkapkan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengenai rencana pemindahan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur. Pemindahan ini direncanakan berlangsung dalam dua tahap, yakni pada 2025 dan 2028.

 

“Sesuai dengan perintah Presiden Prabowo, timelinenya ada dua tahap: 2025 dan 2028. Untuk 2025, sudah ada koordinasi dengan Menteri PANRB, Rini Widyantini, terkait kepastian kepindahan ASN,” jelasnya.

 

Pada 2025, fokus utama adalah memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke IKN. Untuk mendukung rencana tersebut, berbagai infrastruktur seperti hunian dan perkantoran telah disiapkan. Basuki menjelaskan bahwa 47 tower hunian khusus untuk ASN sudah rampung, bersama dengan fasilitas perkantoran dan ekosistem kota yang mencakup gerai-gerai layanan umum hasil kerja sama dengan Kementerian Koordinator.

 

“Sebanyak 47 tower hunian untuk ASN sudah siap, demikian pula perkantoran dan ekosistem kota yang didukung oleh Kemenko, seperti gerai-gerai yang mulai dibuka,” jelasnya.

 

Pada tahun 2028, fokus akan bergeser ke pembangunan infrastruktur legislatif dan yudikatif. Pembangunan ini meliputi kantor dan hunian bagi lembaga seperti DPR, DPD, MPR, Mahkamah Agung (MA), dan Mahkamah Konstitusi (MK). Selain itu, akses jalan dan infrastruktur pendukung lainnya juga akan menjadi prioritas.

 

“Menyelesaikan arahan Presiden untuk pembangunan kantor dan hunian yudikatif serta legislatif pada tahun 2028, termasuk akses jalan dan infrastruktur pendukung lainnya,” tutup Basuki. ><

 

Pemerintah Pastikan Gedung Legislatif di IKN Dibangun Awal Tahun 2025

Oleh : Andi Mahesa )*

Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur semakin menunjukkan progres yang signifikan. Salah satu yang mendapatkan perhatian publik adalah jaminan dari pemerintah bahwa gedung legislatif di IKN akan mulai dibangun pada awal tahun 2025. Ini merupakan bagian dari rencana besar untuk memindahkan pusat pemerintahan Indonesia ke IKN, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan ekonomi di seluruh Indonesia.

Pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur bukanlah sekadar proyek infrastruktur biasa. Ini adalah langkah besar yang bertujuan untuk mengurangi beban Jakarta sebagai pusat pemerintahan, serta mendorong pemerataan pembangunan yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah telah menargetkan pembangunan IKN ini untuk menjadi pusat pemerintahan yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Pembangunan gedung legislatif di IKN menjadi salah satu indikator penting dari progres pemindahan ibu kota ini. Gedung legislatif ini akan menjadi rumah bagi DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) dan MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat), yang memiliki peran krusial dalam pembuatan kebijakan dan pengawasan jalannya pemerintahan. Pembentukan infrastruktur ini akan memberikan tanda yang jelas bahwa proses pemindahan ibu kota bukan hanya wacana, melainkan sebuah proyek yang sedang berjalan dengan penuh komitmen.

Dibangunnya gedung legislatif menunjukkan bahwa pemindahan pusat pemerintahan Indonesia bukan hanya sebatas memindahkan kantor presiden atau kementerian, tetapi juga mengintegrasikan seluruh sistem pemerintahan ke dalam satu pusat yang lebih terpusat dan terorganisir. Gedung legislatif yang dibangun di IKN akan mendekatkan hubungan antara lembaga legislatif dan eksekutif, menciptakan efisiensi yang lebih baik dalam proses pembuatan kebijakan.

Pembangunan gedung legislatif di IKN juga mencerminkan upaya untuk menciptakan simbol baru dari keberagaman dan persatuan Indonesia. IKN dirancang sebagai kota yang inklusif dan ramah lingkungan, yang mencerminkan identitas bangsa Indonesia yang maju dan modern. Dengan membangun gedung legislatif di IKN, pemerintah juga menunjukkan komitmen untuk memberikan keseimbangan antara pemerintahan yang efisien dengan kesadaran akan pentingnya keberagaman dan keadilan sosial di seluruh wilayah Indonesia.

Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti mengatakan pembangunan IKN tetap berlanjut pada pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran. Pembangunan di IKN yang sudah berjalan akan terus dilanjutkan. Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan stakeholder-stakeholder terkait untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan gedung legislatif.

Menurutnya, salah satu dampak terbesar dari pembangunan gedung legislatif di IKN adalah potensi peningkatan perekonomian daerah sekitar. Proyek besar ini tentunya akan menarik investasi dan menciptakan ribuan lapangan kerja, baik di sektor konstruksi, manufaktur, maupun layanan pendukung lainnya. Infrastruktur yang dibangun di sekitar IKN, termasuk transportasi, energi, dan teknologi informasi, akan menggerakkan roda perekonomian daerah dan membuka peluang bagi pengusaha lokal.

Selain itu, pemindahan ibu kota dan pembangunan gedung legislatif akan membantu mendistribusikan pusat-pusat ekonomi dan pemerintahan dari Jakarta ke daerah-daerah yang selama ini kurang berkembang. Jakarta, sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan, telah mengalami kemacetan infrastruktur dan ketimpangan pembangunan. Pemindahan pusat pemerintahan ke IKN dapat mengurangi tekanan tersebut dan memberikan kesempatan bagi daerah lain untuk tumbuh dan berkembang. Pemerintah juga berharap, dengan adanya pusat pemerintahan baru di luar Pulau Jawa, perekonomian Indonesia bisa lebih terdiversifikasi dan lebih inklusif.

Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pihaknya akan merealisasikan pembangunan gedung-gedung kantor lembaga yudikatif, dan legislatif dalam dua tahun, terhitung mulai tahun 2025. Untuk saat ini, prosesnya masih tahap lelang.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa progres pembangunan IKN Nusantara, salah satunya terkait proses lelang sarana dan prasarana untuk pembangunan kantor Legislatif hingga Yudikatif. Dody menjelaskan bahwa hal tersebut masih ditinjau oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk kemudian dilakukan proses lelang.

Dody mengungkapkan bahwa seluruh anggaran investasi untuk pembangunan di Tanah Air menunggu tinjauan dari BPKP. Meski demikian, pihaknya mengatakan bahwa target ini dapat rampung pada kuartal pertama tahun 2025 sehingga proses lelang kantor legislatif hingga yudikatif di IKN bisa terealisasi.

Pembangunan gedung legislatif di IKN adalah bagian dari upaya besar pemerintah untuk menciptakan pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan terpusat. Dengan memindahkan pusat pemerintahan ke IKN, Indonesia dapat memulai babak baru dalam perjalanan menuju modernisasi pemerintahan dan pembangunan yang lebih inklusif.

Dalam jangka panjang, pemindahan ibu kota dan pembangunan gedung legislatif ini diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia. IKN akan menjadi pusat pemerintahan yang tidak hanya efisien dalam pengelolaan negara, tetapi juga mencerminkan keberagaman dan kekuatan Indonesia sebagai bangsa. Pemerintah harus terus memastikan bahwa proyek ini dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh rakyat Indonesia.

Secara keseluruhan, pembangunan gedung legislatif di IKN merupakan langkah nyata menuju pemerintahan yang lebih terdesentralisasi dan perekonomian yang lebih merata. Ini adalah simbol dari tekad Indonesia untuk tumbuh lebih baik, lebih inklusif, dan lebih maju. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap aspek pembangunan di IKN direncanakan dan dilaksanakan dengan baik, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

)* Penulis merupakan Mahasiswa yang tinggal di Jakarta.

Inilah Manfaat Positif Bagi Pemelihara Kucing di Rumah

Purwokerto : Memilihara hewan kesayangan seperti kucing ternyata memiliki dampak positif bagi sang pemilik. Wiwin 35 tahun warga Kembaran mengaku setelah memelihara kucing hidupnya jadi lebih bahagia. Menurutnya banyak sisi positif yang didapat dari memilihara kucing dirumah.

“ Kalau punya kucing itu nyenengin mas, bikin stress ilang, kucing kan lucu, gemesin mas, jadi ya seneng-seneng aja punya kucing, malah jadi bikin bahagia aja mas, “ Kata Wiwin

Wiwin yang mengaku memiliki 3 lucing jenis Persia  membantah anggapan bahwa memilihara kucing akan membuat rumah menjadi kotor dan bau. Semua tergantung bagaimana sang pemilik mengaja kebersihan rumahnya.

“ terus terang saya tidak masalah, sekarang ada pasir wangi, kucing juga rutin dibawa ke salon, dibekali vitamin juga jadi aman, anak-anak saya yang kecil selama ini juga tidak pernah bermasalah dengan kesehatan, alhamdulillah mas, “ Lanjut Wiwin.

Terkait biaya yang dikeluarkan untuk merawat 3 kucingnya, Wiwin mengaku bukan sebuah masalah. Uang tidak masalah yang terpenting adalah kebahagian yang Ia dapat. Selain itu ia juga membantah bawa memelihara kucing membutuhkan biaya yang cukup besar.

“ Bukan masalah uangnya mas, yang penting saya senang, hiburan, tidak stress, itu yang lebih penting dari uang, kebahagian kan otomatis akan membuat kita sehat, “ Kata Wiwin.

Seperti dikutip dari alodokter.com memelihara kucing diakui memiliki dampak posiitif bagi pemiliknya. Manfaat tersebut mulai dari mulai mampu menurunkan stress, menjaga kesehatan mental, menjaga kesehatan jantung, menurunkan alergi, menjaga kesehatan otak hingga memiliki kehidupan social yang baik.

“Waspadai Masalah Kesehatan yang Ditimbulkan oleh Buah Naga Berlebihan”

Madiun : Dilansir dari SajianSedap.com, meskipun buah naga dikenal dengan berbagai manfaat kesehatan, mengonsumsinya secara berlebihan dapat menimbulkan masalah kesehatan tertentu. Buah naga mengandung banyak nutrisi baik, namun jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak terkendali, dampaknya bisa kurang baik bagi tubuh. Berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang bisa ditimbulkan karena makan buah naga secara berlebihan.

1. Diare

Buah naga mengandung asam yang cukup tinggi, dan jika dikonsumsi berlebihan, asam tersebut dapat mengganggu keseimbangan sistem pencernaan. Hal ini bisa memicu terjadinya diare. Mengonsumsi buah naga sebelum makan bisa memperburuk kondisi usus, karena asam yang terkandung dapat meningkatkan aktivitas usus secara berlebihan. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar dan sebaiknya setelah makan.

2. Kembung

Buah naga juga mengandung mineral yang cukup banyak, yang jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, bisa menyebabkan kembung. Kembung ini terjadi karena tubuh kesulitan mencerna jumlah mineral yang berlebihan, sehingga menimbulkan rasa penuh dan tidak nyaman di perut. Untuk menghindari kembung, pastikan Anda mengonsumsi buah naga dalam jumlah yang moderat.

3. Meningkatkan Kadar Gula Darah

Salah satu kelebihan buah naga adalah kemampuannya untuk menurunkan kadar gula darah, yang bermanfaat bagi penderita diabetes. Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, buah naga bisa memberikan efek sebaliknya, yakni meningkatkan kadar gula darah. Meskipun buah naga rendah kalori, penting untuk tidak berlebihan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat diabetes atau masalah terkait gula darah.

4. Memicu Penyakit Maag

Asam yang terdapat dalam buah naga, meski bermanfaat untuk pencernaan, bisa menjadi masalah bagi mereka yang memiliki gangguan lambung atau maag. Mengonsumsi buah naga berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada lapisan lambung, memicu timbulnya maag atau meningkatkan gejala maag yang sudah ada. Selain itu, kandungan asam yang tinggi juga bisa menyebabkan mual-mual, terutama bila dikonsumsi pada perut kosong.

Buah naga memang kaya akan manfaat kesehatan, namun seperti halnya makanan lainnya, konsumsinya harus dilakukan secara bijak. Mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, kembung, peningkatan kadar gula darah, dan memicu penyakit maag. Untuk mendapatkan manfaat terbaik dari buah naga, pastikan untuk mengonsumsinya dengan porsi yang tepat, serta menjaga pola makan yang sehat dan seimbang.

Manfaat Berjemur Pagi bagi Kesehatan

Berjemur pagi telah menjadi kebiasaan yang populer dalam beberapa tahun terakhir karena manfaatnya yang luar biasa bagi kesehatan. Berjemur pagi tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan fisik, tetapi juga mental dan emosional. Artikel ini akan membahas manfaat berjemur pagi bagi kesehatan.

Manfaat Berjemur Pagi

1. Meningkatkan Vitamin D: Sinar matahari pagi membantu tubuh memproduksi vitamin D, yang penting untuk kesehatan tulang dan sistem imun.

2. Mengatur Jam Biologis: Berjemur pagi membantu mengatur jam biologis tubuh, sehingga meningkatkan kualitas tidur.

3. Meningkatkan Keseimbangan Hormon: Sinar matahari pagi membantu mengatur keseimbangan hormon, termasuk hormon insulin dan hormon pertumbuhan.

4. Mengurangi Stres dan Kecemasan: Berjemur pagi dapat mengurangi stres dan kecemasan dengan meningkatkan produksi serotonin.

5. Meningkatkan Kesehatan Kulit: Sinar matahari pagi membantu meningkatkan kesehatan kulit dengan mengurangi peradangan dan memperbaiki tekstur kulit.

Tips Berjemur Pagi

1. Lakukan selama 10-15 menit.

2. Pilih waktu antara pukul 06.00-08.00 pagi.

3. Kenakan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu ketat.

4. Hindari berjemur saat cuaca terlalu panas.

5. Minum air yang cukup sebelum dan setelah berjemur.

Berjemur pagi merupakan kegiatan sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan. Dengan melakukan berjemur pagi secara teratur, Anda dapat meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan emosional.

Manfaat Daun Suji untuk Kesehatan

Sibolga : Daun suji dikenal luas sebagai pewarna alami makanan berkat kandungan klorofilnya yang tinggi. Namun, tahukah Anda bahwa tanaman bernama latin Dracaena angustifolia ini juga menyimpan berbagai manfaat kesehatan? Berkat kandungan senyawa bioaktif seperti flavonoid, polifenol, dan saponin, daun suji kerap digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan.Hal ini disampaikan disibolga sore,Pro 1 RRI Sibolga ,Sabtu (14/12/2024).dikutip dari Laman Alodokter.

Dengan bentuk daun yang panjang runcing berwarna hijau pekat dan bunga putih kekuningan, daun suji tak hanya memiliki nilai estetis tetapi juga kaya akan nutrisi bermanfaat. Berikut adalah lima manfaat utama daun suji bagi kesehatan tubuh:

Meredakan Nyeri Haid

Nyeri haid sering kali terjadi akibat peningkatan hormon prostaglandin yang memicu kontraksi pada otot rahim. Kondisi ini menyebabkan peradangan dan rasa nyeri yang cukup mengganggu.

Daun suji memiliki kandungan saponin yang berfungsi sebagai antiradang alami, sehingga mampu meredakan nyeri haid. Untuk mendapatkan manfaat ini, rebus sekitar 20 gram daun suji segar dengan 2 gelas air hingga air berkurang setengahnya. Setelah disaring dan didinginkan, air rebusan ini bisa diminum satu gelas sehari untuk membantu meredakan nyeri.

Membantu Mengatasi Gangguan Pernapasan

Ekstrak daun suji telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi masalah pernapasan, seperti batuk dan sesak napas yang sering dialami penderita asma.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa kandungan bioaktif dalam daun suji mampu menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya, seperti Streptococcus pneumoniae yang menyebabkan pneumonia dan Mycobacterium tuberculosis penyebab TBC. Dengan demikian, daun suji berpotensi menjadi solusi alami untuk gangguan pernapasan.

Mengurangi Gejala Syok Anafilaktik

Syok anafilaktik adalah reaksi alergi berat yang dapat membahayakan nyawa. Gejalanya meliputi kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, pusing, hingga pingsan.

Daun suji mengandung flavonoid yang dipercaya mampu mengurangi reaksi peradangan akibat alergi. Meskipun hasil positif telah terlihat dalam penelitian pada hewan, diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia untuk memastikan efektivitasnya dalam mengatasi gejala syok anafilaktik.

Menurunkan Kadar Kolesterol

Manfaat daun suji selanjutnya adalah membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun suji efektif mengurangi kadar kolesterol hingga 50%.

Dengan kadar kolesterol yang lebih terkendali, risiko penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, serangan jantung, dan stroke dapat diminimalkan. Ini menjadikan daun suji sebagai salah satu pilihan alami untuk menjaga kesehatan jantung.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Flavonoid dalam daun suji memiliki peran penting dalam meningkatkan sistem imun tubuh. Senyawa ini membantu memperkuat sel-sel imun dalam melawan infeksi serta mendorong produksi antibodi yang lebih efektif.

Selain itu, daun suji juga mengandung senyawa triterpenoid yang diklaim mampu membunuh sel-sel kanker. Dengan kekebalan tubuh yang baik, risiko terkena penyakit kronis, termasuk kanker, dapat ditekan secara signifikan.

Jamu: Alternatif Obat Alami Sehat

Sibolga: Jamu telah lama dikenal sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia yang kaya. Dibuat dari bahan alami seperti rempah-rempah, akar, dan daun, jamu dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan.

Hal ini disampaikan saat program Sibolga Pagi Ini, Pro 1 RRI Sibolga, Rabu (18/12/2024).Selain digunakan sebagai obat, jamu juga berfungsi pelengkap nutrisi sehari-hari yang menyehatkan.

Hingga kini, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mendukung penggunaan jamu sebagai pengobatan alternatif. Namun, penggunaan jamu harus memenuhi syarat, yaitu telah teruji secara klinis untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.

Agar memperluas kesadaran masyarakat, Kemenkes mencanangkan program Gerakan Minum Jamu. Program ini bertujuan mengajak masyarakat kembali memanfaatkan jamu sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Beberapa jenis jamu seperti kunyit asam, beras kencur, dan temulawak, dikenal ampuh meningkatkan daya tahan tubuh dan melancarkan pencernaan. Manfaat ini membuat jamu semakin relevan, di tengah kesadaran masyarakat, pentingnya menjaga kesehatan secara alami.

Inovasi Makanan Tradisional Ini Mampu Cegah Stunting

Jakarta: Mahasiswi Program Studi Gizi Klinik Politeknik Negeri Jember (Polije), Nadia menciptakan, inovasi makanan tradisional untuk mencegah stunting. Proyek ini dihasilkan melalui program Project-Based Learning yang difokuskan pada kebutuhan balita.

“Kami diminta mencari menu makanan khusus balita untuk mengatasi masalah gizi di Indonesia. Stunting dan kekurangan gizi masih menjadi tantangan besar yang perlu solusi inovatif,” kata Nadia saat berbincang bersama PRO 3 RRI, Minggu (15/12/2024).

Dalam penelitian, Nadia dan kelompoknya memilih bahan-bahan lokal seperti ubi ungu, kacang merah, dan daging sapi. Dengan bahan-bahan tersebut, mereka memanfaatkan sumber daya tradisional untuk memenuhi kebutuhan gizi balita.

“Salah satu menu inovasi kami adalah kelepon ubi ungu yang diisi kacang merah sebagai pengganti gula aren. Kacang merah mengandung protein tinggi yang membantu pertumbuhan dan daya tahan tubuh balita,” ucap Nadia.

Menu lainnya adalah nasi krawu khas Gresik, lengkap dengan daging sapi suir yang kaya protein. Selain itu, mereka juga membuat bihun nanas yang terinspirasi dari makanan tradisional cenil.

Menurunya, warna alami ubi ungu dan serundeng nasi kerau menjadi daya tarik bagi balita. “Balita merespons baik, menyebut makanan ini tidak terlalu manis dan sangat menarik,” ujarnya.

Ia berharap, inovasi ini bisa menginspirasi lebih banyak produk tradisional untuk membantu mengatasi masalah stunting. “Semoga lebih banyak makanan tradisional diangkat untuk solusi gizi balita,” ujar Nadia.  (Intern/Ayunda)

Manfaat Pare untuk Penderita Diabetes

Pare  atau momordica charantia adalah salah satu jenis sayuran yang dikenal dengan rasa pahitnya. Meskipun rasanya tidak disukai banyak orang, pare memiliki banyak manfaat kesehatan terutama bagi penderita diabetes.

Penderita diabetes kini bisa mempertimbangkan pare sebagai bagian dari upaya pengelolaan kadar gula darah mereka. dr. Agus Rahmadi,M.Biomed.,M.A  menjelaskan bahwa pare mengandung zat yang mirip dengan insulin atau yang dikenal dengan istilah “insulin-like substance”. Meskipun tidak sekuat insulin yang dihasilkan tubuh, zat ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.

Pare dapat menjadi solusi alami untuk mendukung pengobatan diabetes karena zat yang terkandung tersebut bekerja dengan cara yang serupa dengan insulin meski efeknya tidak sekuat insulin tubuh. Pada unggahan videonya dr. Agus juga memberikan tips penting dalam mengelola diabetes. Menurutnya cara paling mudah untuk mengontrol diabetes adalah dengan mengontrol mulut kita, yaitu pola makan yang sehat.

Namun, ia mengungkapkan bahwa banyak orang yang sulit melakukannya. “Sayangnya, banyak yang tidak mau mengontrol mulutnya dan justru terobsesi dengan makanan, padahal kunci utama mengelola diabetes ada pada pengendalian pola makan,” tambahnya.

Kunci utama dalam mengatasi diabetes tetap terletak pada pengaturan pola makan yang baik dan pengendalian diri terhadap asupan makanan. Dengan memadukan konsumsi pare dan menjaga pola makan yang sehat penderita diabetes dapat lebih mudah mengelola kondisi gula darah. Di sisi lain, penting juga untuk tetap menjalani pemeriksaan rutin dengan dokter untuk memantau kondisi kesehatan dan memastikan terapi yang tepat.

5 Manfaat Jagung untuk Kesehatan yang Perlu Anda Ketahui

Jagung adalah salah satu sumber pangan yang banyak dikonsumsi di seluruh dunia.

Tidak hanya lezat, jagung juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Berikut ini lima manfaat jagung yang bisa Anda rasakan menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia dalam website pafisumsel.org

1. Sumber Energi yang Baik

Jagung mengandung karbohidrat kompleks yang menjadi sumber energi utama bagi tubuh. Karbohidrat dalam jagung dicerna secara perlahan, sehingga memberikan energi yang tahan lama dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Ini sangat baik untuk Anda yang memerlukan daya tahan tubuh tinggi, seperti saat berolahraga atau menjalani aktivitas padat.

2. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Jagung kaya akan serat yang membantu melancarkan sistem pencernaan. Kandungan serat ini dapat mencegah sembelit, meningkatkan kesehatan usus, dan mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam saluran cerna. Dengan mengonsumsi jagung secara rutin, Anda juga dapat menurunkan risiko gangguan pencernaan seperti wasir dan divertikulitis.

 

3. Menyehatkan Jantung

Jagung mengandung senyawa fitokimia, termasuk flavonoid dan karotenoid, yang membantu melawan radikal bebas dan menjaga kesehatan jantung. Selain itu, jagung juga rendah kolesterol dan kaya kalium, yang berperan dalam mengatur tekanan darah serta mencegah risiko penyakit kardiovaskular.

4. Baik untuk Kesehatan Mata

Jagung kaya akan antioksidan lutein dan zeaxanthin, dua senyawa yang sangat baik untuk kesehatan mata. Keduanya membantu melindungi mata dari kerusakan akibat radikal bebas dan sinar ultraviolet, serta mencegah gangguan penglihatan seperti degenerasi makula dan katarak seiring bertambahnya usia.

5. Mendukung Kekebalan Tubuh

Kandungan vitamin C, magnesium, dan senyawa antioksidan dalam jagung membantu memperkuat sistem imun tubuh. Nutrisi ini berperan dalam melawan infeksi, mengurangi peradangan, dan meningkatkan produksi sel darah putih yang penting dalam sistem pertahanan tubuh.

Jagung bukan hanya makanan yang enak, tetapi juga memiliki berbagai manfaat luar biasa bagi kesehatan.

 

Dengan mengonsumsinya secara teratur sebagai bagian dari pola makan seimbang, Anda dapat memperoleh energi, mendukung kesehatan pencernaan, menjaga jantung, melindungi mata, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Jadi, jangan ragu untuk menjadikan jagung sebagai pilihan makanan sehat Anda!