Mengapresiasi Langkah Nyata Pemerintah Perangi Judi Online

Oleh : Arsenio Bagas Pamungkas)*

Pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik judi online yang semakin marak di era digital. Pasalnya, Judi online telah menjadi salah satu ancaman serius terhadap moralitas masyarakat, stabilitas sistem keuangan, dan kesejahteraan sosial secara umum. Berbagai langkah telah dilakukan, baik melalui regulasi, pengawasan ketat, hingga edukasi kepada masyarakat untuk memutus mata rantai kegiatan ilegal ini.

Kewaspadaan terhadap judi online tidak bisa diabaikan karena dampaknya yang merugikan bagi masyarakat. Sebagaimana diketahui, judi online dapat memicu kecanduan yang mengarah pada masalah finansial dan sosial. Terlebih, ketagihan judi dapat mengakibatkan kehilangan kontrol diri dan menciptakan beban ekonomi yang besar bagi keluarga, dengan meningkatkan risiko utang dan kebangkrutan. Dampak psikologis juga signifikan, seperti depresi, kecemasan, dan gangguan mental lainnya. Selain itu, judi online sering kali melibatkan praktik ilegal, seperti pencucian uang dan penipuan, yang merusak stabilitas sosial.

Terkait hal itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menjadi garda terdepan dalam upaya ini. Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Molly Prabawati, menjelaskan bahwa hingga 17 Desember 2024, pihaknya telah mengambil tindakan terhadap lebih dari 5,4 juta konten terkait perjudian online sejak 2017. Tindakan ini mencakup situs, akun media sosial, hingga aplikasi yang terafiliasi dengan praktik tersebut.

Pada periode 1–17 Desember 2024 saja, Kemkomdigi berhasil menghapus lebih dari 122.000 konten yang terindikasi mempromosikan judi online. Penindakan ini dilakukan melalui laporan masyarakat, lembaga terkait, serta patroli siber aktif. Molly juga menyebut bahwa selama kurun waktu 20 Oktober hingga 17 Desember 2024, lebih dari 560.000 konten judi online telah diblokir. Konten tersebut mencakup situs, IP, dan akun-akun di berbagai platform media sosial, seperti Meta, Google, YouTube, X, Telegram, dan TikTok.

Langkah tegas ini juga mencakup pemblokiran akun-akun media sosial dengan jumlah pengikut besar yang digunakan untuk promosi perjudian online. Beberapa di antaranya adalah akun @prabusports.ofc, @asupan.goyang, dan @zona_karaoke, yang masing-masing memiliki ratusan ribu pengikut. Molly menegaskan bahwa tindakan ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif perjudian online yang tidak hanya merugikan secara finansial tetapi juga mengganggu stabilitas sosial.

Kemkomdigi juga memperingatkan masyarakat tentang modus yang sering digunakan sindikat judi online, yaitu perekrutan pengepul rekening. Pengepul ini bertindak sebagai perantara untuk menyamarkan transaksi ilegal. Molly menambahkan bahwa modus ini sering kali dimanfaatkan untuk kegiatan pencucian uang atau transaksi terlarang lainnya. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan atau kolaborasi yang mencurigakan.

Dukungan terhadap pemberantasan judi online juga datang dari Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. Ia mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam melawan judi online. Menurutnya, dampak negatif dari judi online sudah sangat jelas terlihat, terutama dalam sistem keuangan dan kesejahteraan masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa praktik ini telah merusak tatanan ekonomi dan sosial masyarakat.

Cucun juga menyoroti tingginya angka pelaku judi online di Jawa Barat, berdasarkan data digital dari Kemkomdigi. Ia mendorong masyarakat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan yang terkait dengan judi online atau pinjaman online ilegal. Menurutnya, sosialisasi tentang cara melaporkan aktivitas tersebut menjadi sangat penting, dan ia mengapresiasi langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Selain pemerintah dan parlemen, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga aktif dalam memerangi judi online. Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, menyoroti pentingnya pendekatan moral dan spiritual dalam mengatasi masalah ini. Ia menjelaskan bahwa salah satu dampak utama judi online adalah meningkatnya kemiskinan akibat kerugian finansial yang dialami para pelaku.

Menurut Kiai Anwar, lemahnya moralitas menjadi tantangan besar dalam pemberantasan judi online. Ia menekankan bahwa meskipun akun-akun judi online telah ditutup dan pelaku ditindak oleh pihak berwenang, jika mentalitas masyarakat belum berubah, maka praktik ini akan terus berlanjut. Oleh karena itu, ia mengusulkan pendekatan yang lebih menyeluruh, termasuk edukasi moral dan agama, untuk mencegah masyarakat terjerumus lebih jauh.

Komitmen bersama antara pemerintah, parlemen, dan tokoh agama ini menunjukkan bahwa pemberantasan judi online bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi memerlukan kolaborasi dari semua elemen masyarakat. Dengan dukungan yang kuat, upaya ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari ancaman judi online.

Namun, tantangan dalam upaya ini tetap besar. Pemerintah harus menghadapi adaptasi teknologi yang terus dilakukan oleh sindikat judi online, serta memastikan bahwa langkah-langkah penegakan hukum dapat berjalan efektif. Dalam konteks ini, peran masyarakat menjadi sangat penting. Kesadaran kolektif untuk tidak terlibat dalam aktivitas perjudian online dan melaporkan indikasi praktik tersebut dapat menjadi langkah preventif yang sangat berarti.

Dengan berbagai langkah tegas yang telah dilakukan, pemerintah menunjukkan keseriusannya dalam melindungi masyarakat dari bahaya judi online. Kolaborasi dengan parlemen, tokoh agama, dan masyarakat luas menjadi kunci keberhasilan dalam upaya ini. Diharapkan, komitmen bersama ini dapat membawa perubahan nyata dan menciptakan ruang digital yang lebih sehat, aman, dan bermartabat.

)* Penulis adalah kontributor Persada Institute

Bussines Matching Jadi Salah Satu Kunci Penguatan UMKM Era Prabowo-Gibran

Jakarta – Dalam upaya mempercepat peningkatan ekonomi nasional, Business Matching terbukti menjadi salah satu kunci penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui kegiatan ini, UMKM diberi kesempatan untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari perusahaan besar, investor, hingga lembaga keuangan. Hal ini membuka peluang baru bagi UMKM untuk berkembang lebih pesat di pasar lokal maupun global.
Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Wamen UMKM), Helvi Moraza, mengatakan business matching dapat menjadi katalisator penting dalam mendorong sinergi lintas sektor untuk penguatan UMKM.
“Melalui sinergi ini, kita dapat mempercepat pertumbuhan UMKM sekaligus memastikan mereka siap bersaing di pasar internasional,” kata Helvi.
UMKM selama ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Kontribusinya terhadap PDB sebesar 60,5 persen dengan serapan tenaga kerja hingga 96,9 persen. Namun, partisipasi UMKM masih rendah dalam Rantai Pasok Global.
“UMKM kita belum cukup kompetitif untuk menembus pasar global. Di sisi lain, mayoritas UMKM juga masih belum terhubung ke rantai pasok industri,” lanjut Helvi.
Sementara untuk mendorong UMKM meluaskan pasar ke luar negeri, Kementerian UMKM berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan merancang program UMKM Bisa Ekspor. Menurut Helvi, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk membuka peluang yang lebih luas, termasuk akses pasar, pendampingan, pelatihan, dan adopsi teknologi.
“Kementerian UMKM juga terus berupaya membantu UMKM naik kelas dengan program Inabuyer untuk menghubungkan UMKM dengan korporasi besar dan BUMN, serta program kampus UMKM guna mendorong UMKM untuk go digital, go export, dan go standard,” ucap Helvi.
Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, menyampaikan Kemendag memastikan mulai Januari 2025 akan ada business matching bagi UMKM. Kegiatan yang rencananya akan dilakukan rutin ini nantinya mempertemukan pelaku UMKM dengan calon mitra atau pembeli untuk bekerja sama, sehingga terjadi kegiatan ekspor produk UMKM.
“Kita sesuaikan, misalnya UMKM binaan bank tertentu kapan bisa business matching untuk produk tertentu ke India (contohnya). Nah, nanti Atase Perdagangan (Atdag) dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) kita yang di India akan mendengarkan presentasi produk UMKM. Kemudian Atdag dan ITPC akan mencarikan buyer,” ungkap Budi.
Budi menilai, kegiatan business matching tersebut harus rutin dilakukan, setidaknya dua kali oleh masing-masing perwakilan Atdag dan ITPC. Sehingga diharapkan ekspor produk UMKM bisa meningkat, begitu juga kinerja Atdag dan ITPC bisa optimal dalam mempromosikan produk UMKM Indonesia.
“Paling tidak, satu perwakilan (atdag atau ITPC) dua kali. Jangan terlalu banyak business matching, nanti tidak bisa kerja,” kata Budi.
Melalui kolaborasi yang terjalin dalam business matching, UMKM memiliki peluang yang lebih besar untuk mencapai potensi maksimal mereka. Ini merupakan langkah konkret dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Indonesia. [*]

Penghapusan Utang UMKM Berikan Dampak Positif Terhadap Perekonomian Nasional

Oleh : Andi Mahesa )*

Pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, salah satu kebijakan yang menarik perhatian publik adalah upaya untuk menghapus utang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kebijakan ini tentu saja memberikan harapan besar bagi sektor UMKM, yang selama ini menjadi pilar penting perekonomian Indonesia. Data Kementerian Koperasi dan UKM, bahwa UMKM menyumbang sekitar 60% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja. Oleh karena itu, kebijakan yang dapat memperkuat sektor ini akan memiliki dampak yang signifikan terhadap perekonomian nasional, termasuk penghapusan utang bagi para UMKM.

Dengan kebijakan penghapusan utang UMKM, pemerintah berusaha untuk meringankan beban finansial pelaku UMKM yang terdampak oleh berbagai krisis ekonomi. Di tengah dinamika global saat ini, kebijakan penghapusan utang memberi mereka kesempatan untuk memulai kembali berbisnis tanpa beban utang yang menghambat. Tidak hanya itu, langkah ini juga dapat meningkatkan kepercayaan pelaku UMKM terhadap kebijakan pemerintah dan memperkuat iklim usaha yang lebih inklusif.

Ekonom Senior & Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Ryan Kiryanto mengatakan kebijakan penghapusan utang pelaku UMKM akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian nasional. Menurutnya, pemutihan kredit macet UMKM dapat membuat mereka berusaha dan kembali punya akses pembiayaan.

Ketika utang yang menumpuk dihapuskan, pelaku UMKM akan memiliki lebih banyak likuiditas untuk digunakan dalam pengembangan usaha mereka. Modal yang sebelumnya harus dialokasikan untuk membayar utang dapat dialihkan untuk memperbaiki kualitas produk, memperluas jaringan distribusi, atau bahkan berinovasi dalam menghadapi persaingan pasar. Hal ini secara langsung akan meningkatkan daya saing UMKM baik di tingkat nasional maupun internasional.

Banyak UMKM yang mengalami kesulitan ekonomi akibat dampak dari ketidakstabilan ekonomi global. Beberapa di antaranya bahkan tidak mampu bertahan karena akumulasi utang yang semakin besar. Kebijakan penghapusan utang akan memberikan angin segar bagi pelaku UMKM untuk melanjutkan operasional usaha mereka tanpa terbebani oleh kewajiban finansial yang menumpuk. Dengan demikian, usaha-usaha ini dapat berkontribusi lebih banyak terhadap perekonomian, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi angka pengangguran.

Sementara itu, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman mengatakan kebijakan penghapusan utang bertujuan untuk membantu UMKM yang benar-benar terhimpit kondisi ekonomi yang tak terduga, seperti para pelaku yang mengalami kesulitan keuangan akibat faktor eksternal seperti gempa bumi, bencana alam, atau dampak dari pandemi COVID-19. Sebagai catatan, penghapusan utang ini tidak berlaku untuk UMKM yang masih memiliki kemampuan untuk membayar utang.

Hal ini senada dengan Ekonom Universitas Indonesia (UI), Ninasapti Triaswati yang mengatakan bahwa kebijakan penghapusan atau pemutihan utang bagi pelaku UMKM di berbagai sektor bisa menurunkan angka kemiskinan di Indonesia yang per Maret 2024 berada di angka 9,03 persen. Melalui beleid ini Presiden Prabowo sekaligus menyasar untuk bisa menaikkan daya beli masyarakat, mengingat penerima manfaat kebijakan ini merupakan masyarakat kelas menengah ke bawah.

Kebijakan ini akan sangat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Penghapusan utang berpotensi membantu sekitar 1 juta UMKM di Indonesia. Rata-rata, jumlah utang yang dihapus berkisar antara Rp 300 juta hingga Rp 500 juta per UMKM, tergantung pada status badan usaha atau perorangan. Dengan estimasi total penghapusan piutang mencapai sekitar Rp 10 triliun, pemerintah berharap kebijakan ini dapat meringankan beban UMKM yang telah lama terjerat utang, sekaligus memberi kesempatan kepada mereka untuk memulai kembali usaha mereka tanpa beban finansial yang menghambat.

Seringkali, UMKM sulit mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan formal karena dianggap berisiko. Dengan kebijakan penghapusan utang ini, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan langsung kepada UMKM, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk mengakses pembiayaan di masa depan. Sebagai gantinya, pemerintah dapat mengimplementasikan skema pembiayaan yang lebih terjangkau dengan bunga rendah atau dengan sistem yang lebih fleksibel agar UMKM dapat berkembang lebih baik tanpa terperangkap dalam utang yang membebani.

Kebijakan penghapusan utang memiliki potensi besar untuk mendongkrak perekonomian nasional. Pelaku UMKM yang tidak lagi dililit utang akan memiliki ruang untuk berinvestasi dalam memperluas usaha mereka, membuka cabang baru, atau memperkenalkan produk baru yang lebih inovatif.

UMKM adalah sektor yang menyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Dengan kebijakan yang memberikan kesempatan bagi UMKM untuk berkembang lebih cepat, angka pengangguran dapat ditekan, karena semakin banyak usaha yang dapat menyerap tenaga kerja. Selain itu, perkembangan UMKM yang lebih stabil dapat memperluas peluang kerja, baik untuk pekerja formal maupun informal, yang pada akhirnya berkontribusi pada pengurangan angka kemiskinan.

Ketika para pelaku UMKM merasa diuntungkan oleh kebijakan pemerintah, mereka akan memiliki rasa aman dan kepercayaan terhadap sistem ekonomi yang ada. Kepercayaan ini akan mendorong mereka untuk lebih giat dalam berwirausaha dan melibatkan lebih banyak orang dalam kegiatan ekonomi. Stabilitas sosial dan ekonomi yang tercipta akibat kebijakan ini akan memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi Indonesia, menjadikan negara ini lebih tangguh menghadapi tantangan ekonomi global di masa depan.

Dengan begitu, kebijakan penghapusan utang UMKM yang digagas oleh Presiden Prabowo merupakan langkah yang tepat dan relevan di tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks. Kebijakan ini memiliki potensi untuk memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Untuk mencapai hasil yang optimal, penting bagi pemerintah untuk melaksanakan kebijakan ini dengan hati-hati dan memastikan adanya pendampingan bagi pelaku UMKM agar mereka dapat berkembang dengan lebih baik di masa depan, serta adanya dukungan yang kuat dari seluruh elemen masyarakat agar kebijakan ini dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.

)* Mahasiswa salah satu PTS di Jakarta.

Penindakan Tegas Terhadap Sindikat Narkoba, Aparat Gencar Lakukan Penegakan Hukum

Jakarta – Kepolisian Republik Indoensia (Polri) terus menggencarkan upaya pemberantasan sindikat narkoba dengan penindakan tegas terhadap para pelaku peredaran gelap narkoba di Indonesia.

Dalam sebulan terakhir, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berhasil mengungkap tiga kasus besar. Tiga kasus tersebut terjadi di berbagai wilayah, yaitu Jawa Barat, Bali, dan Jakarta.

“Dalam hal ini mungkin kami sampaikan tiga pengungkapan kasus menonjol narkoba yang beberapa waktu sudah dilaporkan atau mungkin dirilis secara parsial,” ujar Jenderal Sigit.

Kasus pertama yang berhasil diungkap adalah penggerebekan pabrik obat keras excimer di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sebanyak sembilan orang ditangkap dalam operasi ini, termasuk pengendali, pemodal, peracik, dan pencetak pil.

Dari hasil penggerebekan, polisi berhasil mengamankan satu juta butir pil obat kertas dengan nilai sekitar Rp 700 juta.

Kasus kedua melibatkan peredaran sabu jaringan Afghanistan yang berhasil diungkap di Kampung Ambon, Jakarta Barat, pada 17 November 2024.

Polisi berhasil mengamankan 389 kilogram sabu yang diperkirakan bernilai sekitar Rp 800 miliar. Dalam operasi ini, seorang tersangka berhasil diamankan, dan pengembangan kasus masih terus dilakukan.

“Dan tentunya kita bisa menyelamatkan masyarakat dari penyalahgunaan penggunaan narkoba ini sebesar 2,2 juta jiwa.” Kata Kapolri.

Kasus ketiga adalah pembongkaran laboratorium rahasia pembuatan hashish di Uluwatu, Bali, pada 8 November 2024.

Empat orang tersangka ditangkap dalam pengungkapan ini. Polisi menyita barang bukti berupa 1.163.210 butir Happy Five, 132,9 kilogram hashish, 7.365 cartridge vape, dan 17 unit mesin dengan total estimasi barang bukti senilai Rp 1,52 triliun.

“Jika dilepaskan, barang bukti ini akan berdampak pada 1,49 juta jiwa,” jelas Jenderal Sigit.

Kapolri menambahkan, dari seluruh barang bukti yang berhasil diamankan, totalnya dapat menyelamatkan sekitar 10 juta masyarakat Indonesia dari penyalahgunaan narkoba.

Selain pengungkapan sindikat narkoba, BNNP Jawa Timur juga menggeledah rumah Aiptu Arif Susilo, anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba internasional.

Ditemukan bukti berupa empat buku rekening atas nama Arif.

Arif diduga sebagai pengendali jaringan pengedar narkoba yang menghubungkan Sumatera Utara, Surabaya, dan NTB.

Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen, Wahyu Widada, menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi oknum anggota polisi yang terlibat dalam aktivitas ilegal ini.

“Jika ditemukan oknum yang terlibat dalam mendukung kegiatan ilegal ini, maka akan diproses secara hukum (peradilan pidana) dan kode etik kedinasan tanpa terkecuali!” tegas Wahyu.

Wahyu menambahkan, pihaknya memastikan akan memproses segala bentuk tindak pidana narkoba secara tegas dan tuntas. Mengingat, pemberantasan narkoba masuk dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. []

Arahan Presiden Prabowo Jadi Langkah Tegas Perangi Narkoba

Oleh : Salsabila Pratama )*

Arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas narkoba secara tegas menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan mundur selangkah pun dalam menghadapi ancaman ini. Komitmen ini tidak hanya sekadar wacana, tetapi sudah diterjemahkan ke dalam aksi nyata di berbagai wilayah. Di bawah komando Presiden, seluruh jajaran penegak hukum dan pemerintah daerah diminta bergerak serempak, menjadikan pemberantasan narkoba sebagai prioritas utama.

Hal ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga menyangkut masa depan bangsa yang tengah digerogoti oleh bahaya narkoba. Generasi muda yang seharusnya menjadi harapan, kini justru menjadi sasaran utama kejahatan ini. Dengan langkah-langkah strategis, arahan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, bersih, dan bebas dari pengaruh narkoba.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti arahan ini. Dalam waktu satu bulan, operasi besar-besaran digelar oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, menghasilkan pengungkapan narkotika senilai Rp14,7 miliar.

Sebanyak 215 tersangka dari 159 laporan polisi berhasil diamankan, bersama barang bukti yang mencakup ganja, sabu, pil ekstasi, hingga obat berbahaya lainnya. Angka ini mencerminkan seriusnya ancaman narkoba di wilayah tersebut, namun sekaligus menunjukkan dedikasi aparat dalam memerangi kejahatan ini.

Keberhasilan ini tidak berhenti pada pengungkapan semata. Helmy Santika menekankan pentingnya pendekatan holistik, termasuk pendalaman indikasi tindak pidana pencucian uang untuk membongkar aliran dana kejahatan narkoba.

Tidak hanya itu, pendekatan berbasis komunitas juga digalakkan dengan mengubah zona merah peredaran narkoba menjadi Kampung Tangguh Bebas Narkoba. Langkah ini melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan, untuk menciptakan lingkungan yang benar-benar bersih dari ancaman narkoba.

Sikap tegas juga ditunjukkan terhadap aparat yang terlibat dalam kejahatan narkoba. Helmy memastikan tidak ada toleransi bagi anggota polisi yang terlibat, menegaskan bahwa integritas menjadi pondasi utama dalam tugaskepolisian. Komitmen ini tidak hanya untuk menjaga kepercayaan masyarakat, tetapi juga untuk mewujudkan visi Presiden Prabowo menjadikan Indonesia sebagai negara yang aman, tertib, dan bebas dari kejahatan.

Tidak hanya di Lampung, upaya serupa juga dilakukan oleh PolresPelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara. Dalam kurun waktu satu bulan, tim Reserse Narkoba di wilayah tersebut berhasil mengungkap beberapa kasus besar, termasuk penyitaan puluhan kilogram ganja dan ratusan butir ekstasi.

Operasi ini dipimpin oleh Kasat Resnarkoba AKP Anggoro Winardi, yang menggarisbawahi pentingnya dukungan masyarakat dalam pelaporan kasus narkoba. Peran aktif masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan penegakan hukum di wilayah tersebut.

Keberhasilan di Tanjung Priok juga menunjukkan pentingnya kerja sama antara polisi dan masyarakat dalam mengungkap jaringan narkoba yang lebih besar. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden untuk memastikan Indonesia bebas dari jaringan narkoba internasional.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Indrawienny Panjiyoga, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya mengamankan wilayah strategis, termasuk kawasan pelabuhan, yang kerap menjadi pintu masuk peredaran narkoba.

Di sisi lain, Polres PALI Sumatera Selatan juga menunjukkan langkah proaktif dengan membentuk Satuan Tugas Berantas Narkoba. Dalam rapat koordinasi bersama pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, KapolresPALI, AKBP Khairu Nasrudin, menyampaikan komitmen penuh untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. Program ini menjadi wujud nyata dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden yang menekankan pentingnya pemberantasan narkoba sebagai prioritas nasional.

Langkah ini menunjukkan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi juga melibatkan berbagai elemen pemerintah daerah. Dengan sinergi yang kuat, program ini diharapkan dapat melindungi generasi muda dari ancaman narkoba yang semakin kompleks.

Komitmen ini tidak hanya menjadi tugas jangka pendek, tetapi juga visi jangka panjang untuk menciptakan Indonesia yang lebih aman dan sehat. Presiden Prabowo dengan tegas mengarahkan seluruh elemen negara untuk bersama-sama melawan narkoba. Arahan ini menjadi pengingat bahwa tugas besar ini tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu institusi, melainkan memerlukan kerja sama lintas sektoral.

Integritas dan disiplin yang dijunjung tinggi oleh setiap personel kepolisian juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Kapolda Lampung Helmy Santika, misalnya, berkomitmen untuk menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam peredaran narkoba, termasuk jika pelakunya adalah anggota kepolisian. Sikap tanpa toleransi ini menjadi pesan kuat bahwa pemberantasan narkoba harus dilakukan tanpa pandang bulu.

Tantangan besar masih ada di depan, tetapi langkah konkret yang telah diambil menunjukkan bahwa perubahan nyata sedang terjadi. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, pemerintah, dan penegak hukum, perang melawan narkoba menjadi lebih dari sekadar kampanye, melainkan komitmen nasional untuk melindungi masa depan bangsa.

Kita semua, sebagai bagian dari masyarakat, memiliki peran penting dalam mendukung upaya ini. Dengan melaporkan aktivitas mencurigakan, mendukung program pencegahan, dan mendidik generasi muda tentang bahaya narkoba, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Selain itu, upaya untuk terus memperkuat sinergi dan menjaga integritas dapat menciptakan Indonesia yang bebas dari ancaman narkoba. Mari bersama-sama berperan aktif dalam perjuangan ini, karena masa depan generasi muda kita ada di tangan kita semua.

)* Penulis adalah kontributor Ruang Baca Nusantara

5 Manfaat Melon untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Melon, buah segar dengan rasa manis dan kandungan air yang tinggi, tidak hanya nikmat dikonsumsi sebagai pencuci mulut, tetapi juga memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.

Berikut lima manfaat utama melon yang perlu Anda ketahui menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia dalam website pafibenermeriahkab.org

1. Mendukung Hidrasi Tubuh

Melon mengandung sekitar 90% air, menjadikannya buah yang sangat baik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Konsumsi melon secara rutin membantu mencegah dehidrasi, terutama saat cuaca panas atau setelah aktivitas fisik yang intens.

2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Melon kaya akan potasium, mineral yang berperan penting dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Selain itu, kandungan seratnya membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), sehingga mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kandungan vitamin C dalam melon dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Vitamin ini membantu melawan radikal bebas, mempercepat penyembuhan luka, dan menjaga tubuh dari infeksi.

4. Mendukung Kesehatan Kulit dan Mata

Beta-karoten yang terdapat dalam melon diubah menjadi vitamin A oleh tubuh, yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan kulit. Vitamin A juga membantu regenerasi sel kulit, membuat kulit terlihat lebih sehat dan bercahaya.

5. Membantu Pencernaan

Melon mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Serat ini membantu melancarkan buang air besar dan mencegah masalah pencernaan seperti sembelit. Kandungan airnya juga membantu memperbaiki fungsi saluran pencernaan.

Cara Mengonsumsi Melon

Melon dapat dinikmati dengan berbagai cara, seperti dimakan langsung, dijadikan jus, campuran salad buah, atau bahkan sebagai topping pada yogurt. Pastikan memilih melon yang segar untuk mendapatkan manfaat maksimalnya.

 

Dengan kandungan gizi yang melimpah, tidak ada alasan untuk tidak memasukkan melon ke dalam menu harian Anda. Selain nikmat, melon juga memberikan manfaat besar bagi kesehatan tubuh!

5 Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan yang Wajib Anda Tahu

Buah nanas, dengan rasa manis dan asamnya yang khas, adalah salah satu buah tropis yang kaya nutrisi.

Selain menyegarkan, nanas memiliki banyak manfaat kesehatan yang jarang diketahui.

Berikut adalah lima manfaat utama buah nanas untuk kesehatan menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia dalam website pafibengkaliskab.org

1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Nanas mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi, yang berperan sebagai antioksidan untuk melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Vitamin C juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat pemulihan dari penyakit.

2. Melancarkan Pencernaan

Nanas mengandung enzim bromelain, yang berfungsi membantu memecah protein dalam makanan sehingga pencernaan menjadi lebih lancar. Konsumsi nanas secara rutin dapat membantu mencegah gangguan pencernaan seperti kembung dan sembelit.

 

3. Menjaga Kesehatan Tulang

Kandungan mangan dalam nanas bermanfaat untuk memperkuat tulang dan jaringan ikat. Mineral ini bekerja sama dengan kalsium untuk menjaga kepadatan tulang, sehingga mencegah risiko osteoporosis.

4. Mengurangi Peradangan

Bromelain dalam nanas juga memiliki sifat anti-inflamasi yang efektif dalam mengurangi peradangan. Manfaat ini sangat membantu bagi mereka yang menderita arthritis atau cedera otot, karena dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

5. Menyehatkan Jantung

Nanas kaya akan serat, kalium, dan antioksidan, yang semuanya berkontribusi pada kesehatan jantung. Serat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), sementara kalium membantu mengatur tekanan darah, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.

Cara Menikmati Buah Nanas

Buah nanas bisa dikonsumsi langsung, dijadikan jus, campuran salad, atau bahan dalam masakan.

 

Namun, bagi sebagian orang, konsumsi nanas dalam jumlah besar dapat menyebabkan iritasi mulut akibat enzim bromelain, jadi konsumsi secukupnya.

Dengan segudang manfaat yang dimilikinya, nanas tidak hanya lezat tetapi juga menyehatkan. Jadikan nanas sebagai bagian dari pola makan sehat Anda untuk mendapatkan tubuh yang lebih bugar dan terlindungi!

Menkebud Ungkap Indonesia Miliki Warisan Budaya Dunia Tertua

Jakarta: Menteri Kebudayaan Republik Indonesia,Fadli Zon, menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu peradaban tertua di dunia. Hal ini dibuktikan melalui penemuan banyak situs cagar budaya di Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, dan Jawa.

Menurutnya, situs-situs budaya tersebut mencerminkan usia peradaban yang mencapai ribuan hingga jutaan tahun. “Kalau tidak yang tertua, situs-situs budaya di Indonesia setidaknya menunjukkan peradaban ribuan tahun,” katanya dalam Anugerah Kebudayaan Indonesia di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Rabu (18/12/2024).

Tidak hanya itu, temuan manusia purba di Tanah Jawa memberikan kontribusi besar dalam sejarah arkeologi dunia. “Sekitar 60 persen temuan manusia purba dunia ada di Tanah Jawa, yang menegaskan betapa pentingnya peradaban kita,” ucapnya.

Fadli juga menyoroti pentingnya memanfaatkan kekayaan budaya ini sebagai bagian dari penguatan identitas nasional. “Budaya kita adalah aset nasional yang harus dimanfaatkan untuk menemukan kembali identitas Indonesia,” kata Fadli,menegaskan.

Selain itu, Ia juga mendorong pelibatan masyarakat lokal dalam pelestarian budaya. Pendekatan berbasis komunitas ini, menurutnya, akan membuat nilai-nilai budaya menjadi lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Dengan warisan budaya yang luar biasa ini, Indonesia memiliki peluang besar untuk memimpin di panggung global. “Mudah-mudahan ke depan, kita dapat memanfaatkan kekayaan budaya ini untuk reinventing Indonesian identity,” ujar Fadli. (Intern/Ahmad Rizky Pratama)

Kemenko PMK: Hari Bela Negara Momentum Tingkatkan Kesadaran

Jakarta: Kemenko PMK menyatakan  Hari Bela Negara (HBN)  yang diperingati  setiap tanggal 19 Desember ini menjadi momentum penting. Utamanya bagi seluruh elemen bangsa meningkatkan  kesadaran bela negara.

“Kesadaran bela negara itu harus diwujudkan. Yakni dalam kehidupan sehari-hari kota,” kata Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK, Warsito dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Kamis(19/12/2024).

Warsito mencontohkan komitmen bela negara dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Yakni Dengan mengedepankan toleransi dan saling menghargai perbedaan.

“Ini bagian dari kita dalam keseharian untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya. Apalagi, kata dia, fitrah kehidupan bangsa Indonesia hidup dalam perbedaan.

Hal ini, kata dia, menjadi modal bangsa Indonesia untuk bersatu. “Maka ketika sudah diberikan perbedaan justru perbedaan itulah yang menjadikan kita harus bersatu,” ucapnya.

Selain itu, kata Warsito, dalam kesehariannya masyarakat harus mendukung Pemerintah di dalam pembangunan nasional. Sesuai dengan peran dari masyarakat.

“Karena kalau kita gelorakan bela negara untuk Indonesia Maju. Maka harus mengetahui indiikatornya, yaitu kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Warsito menyampaikan indikator Indonesia Maju. Antara lain, kemiskinan ekstrem nol persen, penghasilan masyarakat di atas 30 ribu dolar Amerika dan pengangguran dibawah 4 persen.

“Itu indikator-indikator yang kita miliki untuk Indonesia Maju. Itu harus didukung dengan bela negara yang kuat,” ujarnya.

Program Lansia Berdaya Atasi Kesepian Lansia

Jakarta: Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga,  Wihaji menghadirkan acara Wisuda Lansia sebagai bagian program Lansia Berdaya. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia, termasuk mengatasi masalah kesepian.

Sebanyak 2.800 lansia dari berbagai provinsi telah diwisuda setelah mengikuti Sekolah Lansia yang dilaksanakan kementerian. “Wisuda ini menjadi contoh kegiatan untuk menciptakan lansia yang berdaya,” ujar Wihaji dalam pertemuan Wisuda lansia yang berlangsung di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Jakarta, (19/12/2024).

Lansia yang berdaya diharapkan memiliki kegiatan ekonomi dan psikologis yang mendukung kebahagiaan mereka di masa tua. Wihaji menyebutkan pemerintah berencana menyempurnakan program ini agar lebih efektif menjawab bonus demografi.

Menurut Wihaji bonus demografi mencakup peningkatan angka harapan hidup yang kini mencapai rata-rata 74 tahun untuk masyarakat Indonesia. Harapan hidup ini menuntut perhatian lebih pada kelompok lansia agar tetap produktif.

Kesepian sering muncul karena berkurangnya aktivitas dan perubahan kebiasaan yang dialami lansia setelah memasuki masa pensiun. Kebahagiaan mereka bergeser, sehingga mereka menjawabnya melalui aktivitas.

Aktivitas dalam Lansia Berdaya melibatkan kegiatan produktif yang tidak hanya bersifat psikologis, tetapi juga bernilai ekonomi. “Program ini menciptakan lansia yang tidak hanya aktif, tetapi juga mandiri,” ucapnya menjelaskan.

Pemerintah memastikan antisipasi tren global, seperti di Jepang, agar kasus kematian lansia akibat kesepian tidak terjadi. “Percepatan global ini memengaruhi budaya, dan kita harus hadir menjawabnya,” ujar Wihaji  (Intern/Rangga Agram).