Pemerintahan Prabowo-Gibran Miliki Visi Misi Jelas Dalam Berantas Korupsi

Jakarta – Dalam upaya membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan komitmen yang jelas dalam memberantas korupsi. Dengan visi dan misi Asta Citanya sudah sangat jelas pemerintahan Prabowo-Gibran siap melakukan langkah tegas untuk mengatasi masalah yang telah menghambat kemajuan Indonesia selama bertahun-tahun.
Ikadin sepakat dengan agenda pemberantasan korupsi pemerintah Prabowo-Gibran, demikian disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Dr Maqdir Ismail beberapa waktu lalu.
Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin), Dr Maqdir Ismail mengatakan Ikadin setuju dengan segala upaya untuk memberantas korupsi yang menjadi salah satu agenda dari pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami mendukung penuh pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memberantas korupsi di Indonesia secara adil dan sesuai hukum yang berlaku”, tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengatakan bahwa pemberantasan korupsi akan menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya. Melalui program Ascta Citanya Pemerintahan Prabowo-Gibran bertekad untuk memberantas terjadinya korupsi di Indonesia.

Di sisi lain, penguatan lembaga seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta pembenahan sistem hukum dan administrasi negara akan menjadi fokus dalam menciptakan pemerintahan yang bebas dari korupsi.

Lebih lanjut, dalam mendukung visi misi pemerintahan Prabowo-Gibran, Ketua Umum Forum Ketahanan Bangsa (FKB), Mohamad ljudin meminta kepada seluruh elemen masyarakat agar saling mengawasi terhadap kasus-kasus korupsi dan mendukung cita-cita yang diusung oleh pemimpin bangsa dalam memberantas korupsi. “Mari kita tinggalkan kepentingan sesaat dan berpikir jangka panjang untuk kebaikan bersama dengan mendukung visi misi pemerintahan Prabowo-Gibran demi kemajuan bangsa. Ujarnya.

Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka, sebagai wakil presiden RI juga menyatakan bahwa pemuda Indonesia juga memiliki peran penting dalam mengubah budaya birokrasi yang rentan terhadap praktik-praktik korupsi. Oleh karena itu, dalam pemerintahan Prabowo-Gibran, pendidikan anti-korupsi akan diperkenalkan sejak dini di berbagai jenjang pendidikan, guna membentuk karakter bangsa yang jujur, adil, dan berintegritas.

Lebih lanjut, menurut Presiden Prabowo Subianto, keberhasilan dalam pemberantasan korupsi memerlukan keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat, sektor swasta, dan lembaga-lembaga pemerintah. Pemerintah yang kuat dan bebas korupsi adalah syarat utama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih adil, makmur, dan berdaulat.

Dengan visi yang jelas, Prabowo-Gibran berkomitmen untuk menciptakan perubahan yang nyata bagi rakyat Indonesia. Pemberantasan korupsi bukan sekadar janji politik, tetapi bagian dari tanggung jawab besar yang akan membawa bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik.
.

Elemen Masyarakat Sambut Positif Komitmen Pemberantasan Korupsi Prabowo Gibran

Oleh : Andi Wijayanto )*

Pemberantasan korupsi menjadi salah satu prioritas utama dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperkuat reformasi hukum dan birokrasi guna memastikan transparansi dan akuntabilitas di semua lini pemerintahan. Pendekatan ini disambut positif oleh berbagai elemen masyarakat yang optimis bahwa langkah ini akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Komitmen pemberantasan korupsi ini sejalan dengan program “Asta Cita” yang diusung oleh pemerintahan Prabowo-Gibran. Salah satu poin penting dalam program ini adalah reformasi sistem politik dan birokrasi yang didukung dengan penegakan hukum yang tegas terhadap korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa reformasi ini tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada pencegahan korupsi melalui tata kelola yang baik, pengawasan ketat, dan peningkatan integritas aparatur negara.

Pemerintah juga terus menguatkan peran lembaga antikorupsi seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung. Baru-baru ini, KPK mengumumkan keberhasilan dalam mengungkap kasus korupsi di beberapa daerah yang melibatkan penyalahgunaan dana bantuan sosial dan anggaran pembangunan infrastruktur. Kejaksaan Agung juga menunjukkan progres signifikan dalam penanganan kasus korupsi besar yang merugikan negara hingga triliunan rupiah. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran serius dalam memberantas korupsi hingga ke akarnya.

Pakar Hukum, Pieter C. Zulkifli mengatakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan sebagian gugatan Perkara Nomor 87/PUU-XXI/2023 memperkuat komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi. Pasalnya, putusan tersebut memberikan wewenang lebih luas bagi KPK dalam mengusut kasus korupsi, termasuk di ranah militer. Putusan ini juga memberikan kepercayaan diri bagi KPK untuk mengusut kasus yang berkaitan dengan instansi militer.

Sementara itu, berbagai komunitas, organisasi, dan tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas komitmen tegas pemerintah. Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin), Dr Maqdir Ismai, menyatakan Ikadin setuju dengan segala upaya untuk memberantas korupsi, sebagai salah satu agenda dari pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Pihaknya berharap pemberantasan KKN yang dilakukan Pemerintahan Prabowo Subianto dilakukan secara adil dan sesuai hukum yang berlaku. Bukan bermaksud menghancurkan lawan politik maupun kepentingan kelompok tertentu. Ke depannya Ikadin akan membantu pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memberantas korupsi dan menegakkan hukum yang dilakukan secara adil dengan menjunjung tinggi dihormatinya hak asasi manusia.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menerangkan, korupsi sebagai kejahatan extra ordinary yang tantangannya semakin kompleks dan modusnya mampu melewati lintas batas negara, termasuk dalam penyembunyian aset aset hasil korupsi. Pemberantasan korupsi harus dilakukan dengan bersama sama dan bekerja sama serta berkolaborasi. Sementara, sektor swasta juga perlu menjadi salah satu fokus pemerintah dalam memerangi praktik korupsi. Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang sehat dan kompetitif.

Meski Langkah langkah strategis telah diambil, pemerintah menyadari bahwa pemberantasan korupsi bukanlah tugas yang mudah. Hambatan seperti resistensi dari oknum tertentu dan budaya korupsi yang sudah mengakar menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan kerja sama semua pihak. Oleh karena itu, pemerintah mengajak masyarakat untuk terus mendukung agenda ini melalui pengawasan, pelaporan, dan keterlibatan aktif dalam program program antikorupsi.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga menjadi bagian dari solusi. Dengan membangun kesadaran kolektif akan bahaya korupsi, Indonesia dapat bergerak menuju pemerintahan yang lebih bersih dan bertanggung jawab. Komitmen pemerintah yang kuat, ditambah dengan dukungan masyarakat, menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pemerintahan yang bebas dari korupsi.

Pemberantasan korupsi tidak hanya memberikan dampak pada tata kelola pemerintahan, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dengan pengelolaan anggaran yang lebih efisien, alokasi dana dapat lebih tepat sasaran untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan sektor penting lainnya. Pada akhirnya, upaya ini akan memperkuat fondasi ekonomi Indonesia dan mewujudkan visi besar sebagai negara maju yang berdaya saing tinggi.

Komitmen pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memberantas korupsi memberikan harapan baru bagi rakyat Indonesia. Dengan pendekatan yang strategis, sinergi antarlembaga, dan partisipasi aktif masyarakat, cita cita Indonesia bebas dari korupsi bukanlah mimpi belaka. Ini adalah awal dari perjalanan panjang menuju Indonesia yang lebih baik, adil, dan sejahtera, di mana kepercayaan publik terhadap pemerintah terus diperkuat melalui transparansi dan akuntabilitas.

)* Penulis merupakan mahasiswa pasca sarjana yang tinggal di Depok

Pemerintah Gencarkan Pemberantasan Korupsi Demi Wujudkan Indonesia Emas

Oleh : Dirandra Falguni )*

Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas korupsi sebagai langkah strategis untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Upaya ini mendapatkan momentum istimewa dengan diundangnya Presiden untuk membuka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 pada 9 Desember mendatang. Acara ini diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, menegaskan kehadiran Presiden Prabowo dalam pembukaan Hakordia menjadi momen strategis untuk memberikan arahan kepada seluruh elemen bangsa. Pihaknya berharap arahan Presiden mampu menguatkan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, BUMN, hingga masyarakat umum dalam memberantas korupi.

Pada pidato pelantikannya bulan Oktober lalu, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya memberantas korupsi dengan mengedepankan sistem yang transparan dan penegakan hukum yang tegas. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mendorong digitalisasi dalam pelaporan harta kekayaan pejabat negara.

Hakordia 2024 menjadi salah satu agenda penting dalam rangka memperkuat tekad bersama memberantas korupsi. Dengan tema “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju,” acara ini menyoroti pentingnya penguatan kolaborasi seluruh elemen bangsa untuk mengakselerasi pembangunan nasional.

Sekretaris Jenderal KPK, Cahya Harefa, menambahkan tema ini relevan dengan tiga momentum besar Indonesia, yaitu pergantian kepemimpinan nasional, pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara, dan visi Indonesia Emas 2045. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi pilar utama dalam memberantas korupsi.

Selain pembukaan oleh Presiden Prabowo, acara Hakordia 2024 juga akan diisi dengan lelang barang hasil rampasan dari tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap. Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto menjelaskan bahwa hasil lelang ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa korupsi memiliki dampak nyata bagi negara.

KPK, di bawah kepemimpinan yang solid, telah mengembangkan sistem e-LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) berbasis teknologi digital. Sistem ini memanfaatkan integrasi data kependudukan, perpajakan, dan registrasi perusahaan untuk mendeteksi ketidakwajaran kekayaan pejabat secara real-time. Deputi Informasi dan Data KPK, Eko Marjono, menjelaskan bahwa e-LHKPN juga melibatkan masyarakat melalui fitur e-announcement untuk memberikan masukan terkait laporan harta kekayaan pejabat.

Pengembangan teknologi berbasis machine learning yang kini tengah dilakukan KPK semakin memperkuat pengawasan terhadap transaksi keuangan pejabat. Langkah ini menjadi bukti nyata bagaimana teknologi menjadi garda terdepan dalam perang melawan korupsi.

Di kancah internasional, Indonesia juga menegaskan posisinya sebagai pemimpin dalam inovasi pemberantasan korupsi. Pada Pertemuan Pimpinan Lembaga Antikorupsi ASEAN ke-20 di Bali, KPK mempresentasikan berbagai inovasi teknologi, termasuk e-LHKPN.

Pihaknya sangat mendukung forum tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antikorupsi antarnegara ASEAN. Kolaborasi regional penting dalam menghadapi tantangan global, seperti korupsi lintas negara dan pencucian uang.

Negara-negara seperti Kamboja dan Malaysia turut memamerkan teknologi antikorupsi mereka, menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi memerlukan kerja sama dan inovasi tanpa henti. Komitmen pemberantasan korupsi tidak hanya berhenti pada reformasi sistem, tetapi juga menyentuh sektor pendidikan dan kolaborasi antarlembaga.

Provinsi Jawa Tengah menjadi contoh keberhasilan implementasi program antikorupsi di tingkat daerah. Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menegaskan pentingnya pendidikan antikorupsi sebagai bagian dari kebijakan strategis daerah. Melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 10 Tahun 2019, Jawa Tengah telah menjadi pelopor replikasi desa antikorupsi, dengan 29 desa percontohan yang terus bertambah setiap tahun.

Langkah ini mendapatkan pengakuan nasional dengan pencapaian Survei Penilaian Integritas (SPI) 2023, di mana Jawa Tengah meraih skor tertinggi dalam kategori provinsi besar. Pendidikan anti korupsi menjadi kunci dalam membentuk budaya integritas di kalangan masyarakat dan ASN.

Presiden Prabowo memandang pemberantasan korupsi bukan sekadar tugas pemerintah, tetapi juga gerakan kolektif seluruh bangsa. Dengan mengedepankan sistem yang transparan, pendidikan antikorupsi, dan kolaborasi antarlembaga, visi Indonesia sebagai negara maju dapat diwujudkan.

Hakordia 2024 menjadi bukti nyata bahwa perang melawan korupsi adalah perjuangan yang harus terus digelorakan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia optimis dapat membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas, sebagai langkah awal menuju Indonesia Emas 2045.

Secara keseluruhan, peringatan Hakordia 2024 nanti mengandung filosofi bahwa Indonesia membutuhkan penguatan komitmen dari seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu memberantas korupsi. Hal itu demi tujuan pembangunan nasional dengan memanfaatkan tiga momentum besar di Indonesia, yakni pergantian kepemimpinan nasional, pembangunan ibu kota baru Nusantara, dan menuju Indonesia Emas 2045.

)* Kontributor Beritakapuas.com

Hilirisasi Berperan Penting Dorong Pemerataan Ekonomi Berkeadilan

JAKARTA — Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah gencar mengakselerasi hilirisasi sumber daya alam (SDA) sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan dan pemerataan ekonomi berkeadilan.

Langkah tersebut tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah pada komoditas domestik, tetapi juga untuk memastikan setiap daerah memperoleh manfaat optimal dari kekayaan alam yang ada.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada 2028-2029 sangat mungkin dicapai dengan hilirisasi SDA.

Ia menegaskan bahwa sektor-sektor strategis seperti industri pengolahan, pariwisata, ekonomi digital, hingga transisi energi harus didorong untuk mencapai target tersebut.

“Bapak Presiden meminta kita tumbuh 8 persen. Ini memungkinkan karena kita pernah mencapai pertumbuhan serupa di masa lalu. Maka, sektor hilirisasi, ekonomi digital, hingga green energy akan menjadi fokus utama,” ujar Airlangga.

Data terbaru juga menunjukkan bahwa hilirisasi telah memberikan dampak signifikan, terutama di provinsi Papua Barat dan Sulawesi Tengah yang mencatat pertumbuhan tertinggi pada Triwulan III-2024.

Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno turut menyoroti pentingnya hilirisasi nikel berkelanjutan sebagai salah satu fokus utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tersebut.

Menurut Eddy, Indonesia sebagai produsen dan pemilik cadangan nikel terbesar dunia harus mampu menjalankan hilirisasi berkelanjutan untuk mempertahankan daya saing global.

“Hilirisasi nikel menjadi fokus utama, dan tantangannya adalah memastikan pemerintah melaksanakan hilirisasi nikel secara berkelanjutan,” katanya.

Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kontribusi ekonomi daerah penghasil nikel.

Sejalan dengan program Asta Cita pemerintah, Direktur Eksekutif Komaidi Notonegoro menjelaskan bahwa hilirisasi SDA tidak hanya mendukung ketahanan ekonomi, tetapi juga ketahanan energi.

Menurut Komaidi, peningkatan 1% pada pertumbuhan ekonomi memerlukan dukungan energi sekitar 1,5 kali lipat.

“Struktur industri seperti MIND ID sangat strategis karena membawahi perusahaan tambang nasional utama. Hilirisasi tidak hanya memberikan nilai tambah, tetapi juga menyediakan bahan baku untuk industri lain,” jelasnya.

Komaidi mengimbau agar proses hilirisasi tidak berhenti pada tahap awal, melainkan dilanjutkan hingga tercipta industrialisasi yang berkelanjutan.

Kebijakan hilirisasi di era Presiden RI kedelapan tersebut membawa dampak positif yang luas.

Diharapkan, melalui upaya ini, pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dapat tercapai, menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat dan meratakan hasil pembangunan di seluruh pelosok negeri. (*)

Mengapresiasi Strategi Presiden Prabowo Gencarkan Hilirisasi Demi Keberlanjutan Pemerataan Ekonomi

Oleh: Indah Cahyani )*

Pemerintah Indonesia tengah mengoptimalkan strategi hilirisasi sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di kawasan Timur Indonesia. Wilayah ini, yang selama ini dikenal kaya akan sumber daya alam, memiliki potensi besar untuk mempercepat akselerasi ekonomi melalui pengolahan lebih lanjut atas sumber daya tersebut. Salah satu contoh keberhasilan hilirisasi adalah pada sektor nikel, yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Papua dan Maluku.

Hilirisasi nikel, khususnya, telah membawa dampak positif yang besar bagi perekonomian kawasan Timur Indonesia. Berdasarkan data terbaru, pada kuartal III/2024, wilayah Papua dan Maluku mengalami pertumbuhan ekonomi tahunan yang signifikan, yaitu 6%. Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan lima wilayah lainnya di Indonesia. Maluku Utara, khususnya, mengalami lonjakan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa, mencatatkan angka dua digit, yakni 20,49% pada tahun 2023, yang didorong oleh sektor industri pengolahan yang berkembang pesat, terutama di bidang pertambangan dan nikel. Pencapaian ini menunjukkan bahwa hilirisasi dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di kawasan yang selama ini tertinggal.

Keberhasilan sektor pengolahan ini juga berdampak pada perubahan struktur perekonomian di beberapa daerah. Di Kabupaten Halmahera Selatan, misalnya, sektor industri pengolahan mulai menggeser dominasi sektor pertanian. Dengan adanya pengolahan nikel, daerah ini dapat menciptakan nilai tambah yang lebih besar dibandingkan dengan hanya mengandalkan hasil alam mentah. Perubahan struktural semacam ini diharapkan dapat diikuti oleh daerah-daerah lain di kawasan Timur Indonesia yang memiliki potensi sumber daya alam serupa.

Sebagai bagian dari strategi hilirisasi yang lebih besar, pemerintah menargetkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada tahun 2028-2029. Untuk mencapai target ini, sektor hilirisasi menjadi sangat penting.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong hilirisasi sebagai salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, hilirisasi dapat berfungsi sebagai mesin pertumbuhan yang dapat mempercepat laju ekonomi nasional dengan mengolah sumber daya alam dalam negeri menjadi produk bernilai tambah. Selain sektor pertambangan, sektor lain seperti manufaktur, jasa, pariwisata, serta pengembangan sektor baru seperti semikonduktor dan energi hijau juga harus didorong untuk menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya pemerataan investasi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk wilayah Timur yang selama ini cenderung terabaikan dalam hal investasi. Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa fokus pemerintah adalah untuk memastikan bahwa kawasan Timur Indonesia mendapatkan perhatian yang lebih besar dalam hal investasi yang berkualitas dan berkelanjutan. Rosan menyatakan bahwa selama ini investasi di Indonesia lebih terpusat di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk mendorong masuknya investasi yang lebih banyak ke wilayah Timur agar ekonomi di kawasan tersebut bisa berkembang dengan pesat dan merata.

Pemerataan investasi ini akan berkontribusi pada pengembangan hilirisasi, karena dengan adanya investasi yang masuk, sektor-sektor yang berpotensi untuk diolah lebih lanjut akan semakin berkembang. Rosan mengungkapkan bahwa wilayah Timur Indonesia kaya akan potensi pertanian dan perikanan yang, dengan adanya hilirisasi, dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang dapat dipasarkan ke pasar global.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, turut menggarisbawahi peran hilirisasi sebagai mesin utama pertumbuhan ekonomi nasional. Bahlil menjelaskan bahwa hilirisasi memiliki potensi besar dalam meningkatkan nilai tambah berbagai produk, baik dari sektor pertambangan, perkebunan, perikanan, hingga pertanian. Dengan mengolah sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia dapat menghindari ketergantungan pada ekspor bahan mentah, yang selama ini memiliki nilai tambah yang rendah. Salah satu contoh keberhasilan hilirisasi adalah pada sektor kelapa sawit, di mana produk-produk turunan seperti biodiesel dan biomaterial yang dihasilkan telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia.

Dengan strategi hilirisasi yang semakin terfokus, pemerintah berusaha memastikan bahwa Indonesia dapat memaksimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional. Pemerintah juga berharap agar seluruh sektor yang terlibat dalam hilirisasi dapat berjalan dengan berkelanjutan, termasuk dalam hal menjaga keberlanjutan sumber daya alam dan dampak lingkungan dari kegiatan pengolahan tersebut.

Secara keseluruhan, hilirisasi di wilayah Timur Indonesia dapat menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi yang menyeluruh, berkelanjutan, dan merata. Pemerintah terus mendorong agar setiap potensi daerah dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menciptakan nilai tambah, meningkatkan daya saing, dan menciptakan lapangan kerja. Dengan hilirisasi yang tepat dan pemerataan investasi yang lebih baik, wilayah Timur Indonesia dapat menjadi pendorong utama bagi kemajuan ekonomi Indonesia di masa depan.

)* Penulis adalah kontributor Jendela Baca Institute

Pembangunan IKN Wujudkan Pemerataan Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta – Keberadaan Ibukota Negara (IKN) memberikan harapan dan membuka peluang besar bagi sektor-sektor baru untuk berkembang, dengan fokus utama pada ekonomi kreatif yang meliputi industri makanan, seni pertunjukan, film, musik, dan lainnya. Hal ini berdampak juga kepada daerah-daerah peyangga ibukota.
Pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran tengah melanjutkan pembangunan IKN. Komitmen ini membawa harapan besar untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Pembangunan IKN memberikan angin segar bagi perkembangan ekonomi di berbagai sektor, terutama sektor ekonomi kreatif.
Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Balikpapan, Yaser Arafat mengatakan, keberadaan IKN membuka peluang besar bagi sektor-sektor baru untuk berkembang, dengan fokus utama pada ekonomi kreatif yang meliputi industri makanan, seni pertunjukan, film, musik, dan lainnya.
“IKN memberi peluang baru dan luas bagi sektor-sektor baru untuk tumbuh, khususnya yang berkaitan dengan ekonomi kreatif. Ini akan menjadi penggerak utama dalam pembangunan ekonomi, baik di sekitar IKN maupun di daerah-daerah penyangga, termasuk Balikpapan,” ujar Yaser.
Menurutnya, sektor ekonomi kreatif ini harus semakin digalakkan agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat. Tidak hanya bagi warga yang tinggal di sekitar wilayah IKN, tetapi juga bagi daerah penyangga seperti Balikpapan, Samarinda, Kukar yang akan menjadi salah satu pusat ekonomi baru.
Perkembangan sektor ekonomi kreatif harus diperhatikan lebih serius. Dengan harapan dapat menciptakan pengalaman yang menarik dan tidak monoton bagi para pengunjung yang datang ke IKN. Hal ini agar bukan hanya sekadar menjadi tempat tujuan bisnis, tetapi juga menjadi pusat hiburan yang menyajikan berbagai kegiatan menarik bagi masyarakat, seperti seni pertunjukan, festival musik, dan pameran budaya. Dengan demikian, perekonomian lokal akan semakin hidup.
Yasir juga mengatakan perlu adanya kerja sama antara berbagai pihak, baik itu pemerintah, pelaku industri, maupun masyarakat, untuk memajukan sektor ini. Pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pembangunan ekonomi kreatif. Melalui pelatihan dan pendidikan, masyarakat setempat, termasuk mereka yang berada di daerah penyangga IKN seperti Balikpapan, harus dipersiapkan agar mampu bersaing dan mengelola peluang yang ada.
Sementara itu, perekonomian Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan pertumbuhan yang solid pada Triwulan III-2024 dengan kenaikan 5,55 persen yoy, meskipun sedikit lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang mencapai 5,85 persen.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur, M. Syaibani, mengungkapkan, sektor pertambangan dan penggalian masih menjadi pilar utama dalam kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltim.
Menurutnya, hingga 31 Oktober 2024, realisasi Pendapatan Negara di Kaltim tercatat mencapai Rp30,75 triliun, atau 64,65 persen dari target tahunan Rp47,57 triliun. Meskipun turun 8,30 persen dibandingkan tahun lalu, penerimaan pajak yang mencakup pajak pertambangan tetap menjadi kontributor utama. Di sisi lain, penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengalami lonjakan signifikan, tercatat mencapai Rp2,72 triliun, melampaui target dengan kenaikan 52,63 persen.
“Dampak pembangunan IKN diperkirakan akan terus mempengaruhi ekonomi dan keuangan Kaltim, memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan jangka panjang di wilayah tersebut,” ujar Syaibani.

[]

Pembangunan IKN Semakin Nyata Tingkatkan Perekonomian

Oleh : Emilia Utami)*

Proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur telah menjadi salah satu langkah strategis pemerintah Indonesia untuk menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh negeri. Dengan mengusung visi untuk membangun pusat pemerintahan modern dan berwawasan lingkungan, pembangunan IKN tidak hanya menjadi simbol baru negara tetapi juga motor penggerak ekonomi yang berdampak luas.

Pembangunan IKN  bertujuan untuk menciptakan kota pintar yang ramah lingkungan dan menjadi contoh keberlanjutan. Desain IKN mengutamakan pengembangan infrastruktur hijau, teknologi modern, serta efisiensi energi. Dengan konsep ini, IKN diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga pusat inovasi yang mampu menarik investasi domestik dan asing.

IKN tidak hanya menjadi simbol kemajuan Indonesia tetapi juga menjadi katalis untuk transformasi ekonomi. Dengan strategi pembangunan yang terencana, proyek ini dapat meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Pembangunan IKN membuka peluang bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berkembang. Penyediaan barang dan jasa untuk mendukung pembangunan akan menciptakan rantai pasok lokal yang kuat. Selain itu, migrasi tenaga kerja ke IKN juga meningkatkan permintaan terhadap kebutuhan sehari-hari, yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM setempat.

Pembangunan IKN diperkirakan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian, baik di tingkat lokal maupun nasional. Pemerintah tidak hanya mengandalkan pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan regulasi yang mendukung. Salah satu kebijakan strategis adalah pemberian insentif pajak bagi investor dan pelaku usaha lokal. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong partisipasi sektor swasta dalam pembangunan IKN sekaligus menciptakan ekosistem ekonomi yang kompetitif.

Pemerintah telah memperkuat ekosistem ekonomi lokal di Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui penerapan insentif pajak penghasilan (PPh) final nol persen bagi pelaku usaha. Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bidang Komunikasi Publik, Troy Harrold Yohanes Pantouw mengatakan Insentif PPh final nol persen merupakan komitmen pemerintah untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan, sekaligus untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di IKN.

Selain memberikan manfaat ekonomi langsung bagi para pelaku usaha, insentif PPh final nol persen juga mendukung penciptaan lapangan kerja baru dan pengembangan ekosistem usaha yang inklusif di kawasan IKN.  Pemerintah juga berencana memfasilitasi pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi masyarakat setempat agar mereka mampu bersaing dan beradaptasi dengan perubahan ekonomi yang terjadi di kawasan tersebut. Langkah ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi langsung, tetapi juga menciptakan keberlanjutan sosial dan ekonomi di kawasan IKN.

Perekonomian Kalimantan Timur terus mengalami peningkatan yang positif, hal ini andil dari adanya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), sektor pengolahan dan kinerja lapangan usaha (LU) pertambangan. Deputi Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur, Bayuadi Hardiyanto, mengungkapkan peningkatan positif ekonomi Kalimantan Timur terdapat andil beberapa faktor, yakni meningkatnya kinerja lapangab usaha pertambangan, industry pengolahan, serta masifnya konstruksi di Ibu Kota Negara (IKN). Hal ini menciptakan peluang besar bagi sektor konstruksi, sekaligus membuka lapangan kerja bagi ribuan tenaga kerja lokal.

Pembangunan IKN juga berhasil menciptakan dampak positif bagi iklim investasi di Kalimantan Timur dengan mencatat pertumbuhan investasi asing 7,30 persen secara tahunan (year on year). Sedangkan untuk Penanaman Modal Dalam Negeri tercatat tumbuh positif 4,99 persen secara tahunan.

Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja, mengatakan Dengan adanya investasi yang masuk, tentunya akan dapat menciptakan lapangan pekerjaan sehingga mengurangi pengangguran, mengurangi kemiskinan, dan bisa berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi, baik di PPU dan juga secara nasional.

Proyek ini menarik perhatian investor dalam dan luar negeri. Dengan menjadikan IKN sebagai pusat ekonomi baru, pemerintah memberikan insentif bagi investor, termasuk di sektor energi terbarukan, teknologi informasi, dan properti. Investasi ini mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.

Keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada kerja sama antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Jika semua pihak berkomitmen untuk mendukung pembangunan IKN, Nusantara dapat menjadi pusat inovasi, investasi, dan pemerintahan yang membawa manfaat besar bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pembangunan IKN Nusantara menjadi langkah besar yang diambil pemerintah untuk menciptakan pemerataan pembangunan dan meningkatkan perekonomian nasional. Dengan konsep yang berwawasan lingkungan, inklusif, dan berkelanjutan, IKN diharapkan menjadi simbol baru Indonesia yang maju dan tangguh.

Proyek ini tidak hanya memberikan harapan baru bagi Kalimantan Timur, tetapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia. Pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia mampu mewujudkan mimpi besar, menuju masa depan yang lebih cerah dan penuh potensi.

Ini menjadi langkah besar yang diambil pemerintah untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di Indonesia. Selain menjadi simbol pemerataan pembangunan, IKN memberikan dampak ekonomi yang luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, hingga pengembangan infrastruktur.

Dengan segala peluang dan tantangan yang ada, IKN Nusantara adalah simbol masa depan Indonesia yang penuh harapan dan potensi besar. Proyek ini tidak hanya memindahkan pusat pemerintahan tetapi juga membawa semangat baru untuk menciptakan Indonesia yang lebih adil, maju, dan berkelanjutan.

)* Penulis adalah Kontributor Pertiwi Institute

Klaten: Bintang Baru di Langit Pariwisata Jawa Tengah

Setelah membaca artikel ini, kamu akan tahu bahwa Klaten akan terus berkembang. Perkembangan itu akan menjadi berkah tersendiri bagi Jogja dan Solo.

Nyatanya Klaten tidak pernah terlupakan

Saya ulangi dulu di sini. Pertanyaannya, apa yang bisa kita baca dari 2 artikel dengan kesamaan sudut pandang dan waktu tayangnya terpaut 3 tahun?

Bagi saya, lewat 2 tulisan itu, kita bisa merasakan ada proses yang positif di sana. Warga Klaten harus bangga. Kenapa begitu?

Iya, Klaten adalah kota kecil. Sejak 2021, dan mungkin lebih lama dari itu, di dalam alam pikiran manusia, Klaten akan selalu inferior di hadapan Jogja dan Solo. Ya kalau melihat pendapatan daerah, luas wilayah, atau popularitas, alam pikiran manusia itu benar adanya.

Iya, Klaten itu kecil, yang menjadi “bulan-bulanan” Jogja dan Solo. Namun, hingga akhir 2024, dan lewat artikel ini, kita masih membicarakan Klaten. Kota kecil ini, nyatanya, masih menjadi buah bibir. Artinya, kota yang indah ini tidak terlupakan.

Nah, untuk merasakan keadaan yang sesungguhnya, kamu wajib singgah di Klaten. Bagi saya, aura perubahan itu semakin terasa.

Merasakan perubahan aura dari sebuah kota yang indah bernama Klaten

Apa sih yang dimaksud aura di sini? Untuk tulisan ini, kamu boleh, kok, mengganti kata “aura” dengan apa saja. Misalnya, saya menawarkan kata trend.

Setelah wisata air, biasanya soal kuliner. Misalnya, sop ayam Pak Min, soto bebek, ayam panggang khas Klaten, dan lain sebagainya. Namun, kini, ada hal-hal baru yang muncul ketika kita sedang membicarakan kota yang punya 3 kecamatan ini. Kita bahkan bisa menemukan perubahan itu di website kesayangan kita ini, Mojok.

Kita bisa membaca perubahan itu lewat tema-tema yang muncul di Mojok. Misalnya, soal Klaten, tidak lagi soal umbul dan usaha membahagiakan perut. Mulai banyak muncul artikel soal potensi desa-desa. Ingat, yang muncul di sini bukan desa wisata, tetapi desa yang sebelumnya belum mendapatkan exposure, padahal punya potensi tinggi.

Berkah dari daya hidup sebuah desa

Misalnya Desa Ngerangan. Tahukah kamu bahwa angkringan yang kondang di Jogja dan Solo lahir di desa ini? Di desa ini bahkan Sampai ada tugu angkringan. Maklum, saat ini, dari 5 ribu warga, 60%-nya berbisnis angkringan. Mulai dari pemilik, penyuplai makanan, sampai berjualan.

Hasilnya, warga bisa menyekolahkan anak sampai bangku kuliah, menjadi sumber nafkah, dan mengurangi pengangguran. Jenis kearifan lokal seperti ini belum banyak dikampanyekan secara masif.

Lalu ada juga Desa Tlogowatu. Dulu, mayoritas warga di desa ini hidup serba susah. Namun, nasib mereka berubah setelah muncul bisnis pengolahan batu alam.

Usaha batu alam tersebut pada akhirnya membawa dampak besar bagi perekonomian Desa Tlogowatu hingga saat ini. Batu alam tidak hanya melahirkan pengusaha-pengusaha baru, tapi juga menciptakan lapangan kerja bagi warga setempat.

Sejak pabrik batu alam mulai menjamur di Desa Tlogowatu, banyak warga akhirnya memilih tidak merantau ke luar daerah.

Maklum, penghasilan dari bekerja di pabrik batu alam terbilang sudah sangat cukup untuk menyambung hidup. Tukang gergaji batu, misalnya, bisa membawa pulang Rp4 juta-Rp5 juta perbulan jika mendapat borongan atau 2 kalinya UMR Klaten.

Tema-tema baru yang muncul ini menjadi tanda bahwa pesona dari Klaten mulai tergali. Dan, pesona itu muncul di media-media nasional. Daya hidup yang besar dari desa menjadi berkah tersendiri. Dan ketika potensi itu semakin maksimal, Klaten akan menjadi berkah bagi semua.

Klaten yang menjadi berkah bagi Jogja dan Solo

Mari kita kembali ke kata “terlupakan” dan “terjepit”. Kondisi geografis Klaten memang tidak mungkin diubah. Faktanya, ia memang berada di antara Jogja dan Solo yang lebih populer. Namun, kondisi ini malah akan menjadi berkah.

Di sini kita tidak perlu memasukkan variabel pembangunan jalan tol yang juga mengiris wilayah Klaten. Biarlah itu menjadi bahasan lain waktu.

Nah, dalam beberapa tahun ke depan, saya percaya diri untuk bilang bahwa Klaten akan semakin besar. Mungkin belum akan bisa berdiri sejajar dengan Jogja dan Solo dalam hal-hal kapital. Setidaknya, Klaten akan menjadi “rujukan baru” di tengah kegelisahan.

Jadi, di musim libur, kita sama-sama tahu kalau Jogja dan Solo bisa menjadi daerah yang menyebalkan. Kemacetan sudah menjadi barang lawas. Sudah begitu, masalah sampah di Jogja belum juga menemukan jalan keluar.

Kondisi menyedihkan ini akan melahirkan kegelisahan. Kegelisahan akan memunculkan kejenuhan. Ketika wisatawan menjadi ketenangan yang affordable, Klaten adalah solusi.

Jangan salah, saat ini, ketenangan adalah sebuah kemewahan bagi kelas menengah dan kaum pekerja. Mereka butuh waktu barang sekejap untuk bernapas di luar jam kerja dan target yang ganas. Nah, Klaten masih bisa dan akan semakin bisa menawarkan ketenangan ini. Sudah tenang, masih murah pula.

Nah, ketika wisatawan sudah “terpecah” dan menuju Klaten, Jogja dan Solo akan jadi lebih nyaman. Ketika jumlah wisatawan terbagi rata, saya yakin Jogja dan Solo tidak akan rugi. Wisatawan yang memang ingin ke sana jadi bisa menemukan kembali kenyamanan dan kebersihan.

Makanya, ketika Klaten maju, yang mendapatkan keberkahan juga Jogja dan Solo. Itulah, meski kecil dan terjepit, potensi menjadi “bintang baru” di langit pariwisata Jawa Tengah sangat besar. Saya yakin dengan Klaten dan kamu sudah seharusnya punya keyakinan yang sama.

Penulis: Moddie Alvianto W.

Editor: Yamadipati Seno

Nggak Ngojol Nggak Makan: Kisah Kami yang Bergaji Pas-pasan dan Korban PHK Menyambung Hidup dengan Jadi Driver Ojol

Untungnya ada profesi sebagai driver ojek online (ojol). Berkatnya, beberapa orang yang Mojok liput, yang ekonominya serba pas-pasan, bisa mendapat penghasilan cukup untuk menghidupi keluarga dengan menjadi driver ojol Gojek.

Sejak pukul 08.00 WIB pada Jumat (29/11/2024), Madi (40) sudah memacu motornya keluar dari rumah: menyalakan aplikasi, lalu menunggu calon penumpang nyantol. Pagi itu saya menjadi penumpang keempat yang Madi antar, sekitar pukul 10.20 WIB.

Ternyata Madi menjadikan driver ojol sebagai sampingan. Pekerjaan utamanya adalah tukang bersih-bersih di sebuah SMA di Sleman, Jogja.

“Sistemnya (bersih-bersih di sekolah) pakai shift. Kadang shift malam, kadang shift pagi,” terang Madi saat saya ajak berbincang.

Jika shift malam, maka pagi sampai sore akan Madi gunakan untuk ngojol. Begitu sebaliknya, jika shift pagi, maka dia akan ngojol pada malam harinya.

Untung dikenalkan dengan profesi driver ojol

Madi sudah menjadi tukang bersih-bersih sekolah sejak 2004. Penghasilannya tentu tak besar.

Sementara seiring waktu, kebutuhan rumah tangga semakin bertambah. Karena selain kebutuhan rumah sehari-hari, ada biaya sekolah anak yang juga harus dipikirkan.

Mau tak mau, Madi pun harus memutar otak untuk mencari tambahan pemasukan. Maka, dia sempat mencoba membuat minuman kemasan dari cincau hijau.

Hasilnya memang lumayan buat tambah-tambahan. Namun, sebagai kepala rumah tangga, Madi merasa harus mencari tambahan lagi untuk mensejahterakan anak dan istri.

“Pada 2017 itu ada teman yang mengenalkan saya ke aplikasi Gojek. Saya dibantu daftar. Dan akhirnya ya jadi driver ojol sampai sekarang,” ujar laki-laki asli Sleman, Jogja, tersebut.

Penghasilan bertambah, jualan lebih mudah

Profesi sebagai driver ojol tak mungkin Madi tekuni selama ini—hingga 2024—kalau hasilnya tak membantu. Hasil ngojol, meski hanya sambilan saja, bagi Madi sudah sangat membantunya mencukupi sehari-hari.

“Waktu ngojol juga jadi sarana buat jualan (minuman cincau). Kalau bawa penumpang, ya saya tawari sekalian minuman cincau produksi saya. Ada yang beli karena penasaran, ada juga yang tidak. Tapi kalau bawa, tetep ada saja yang beli,” ungkap Madi.

Madi membawa sebuah tas yang dia taruh di bagian depan. Tas itu berisi minuman-minuman cincau olahannya sendiri.

Kepada saya, dia lantas menceritakan detil bagaimana mengolah minuman cincau hijau tersebut. Dia tak sekadar menjadikan cincau hijau sebagai topping, tapi benar-benar sebagai sajian utama. Alhasil, banyak penumpangnya yang kerap penasaran dan lantas membelinya.

Termasuk saya. Karena penasaran, saat sudah tiba di tujuan, saya sekalian membeli minuman cincau hijau Madi. Dia tersenyum lega saat menerima beberapa lembar uang dari saya.

“Sehat, sehat, Mas,” ujarnya sebelum akhirnya berlalu mencari penumpang lagi.

Profesi driver ojol jadi penolong saat kena PHK

Di hari yang sama, pada pukul 13.30 WIB, saya mendapat cerita yang mirip-mirip dari driver ojol lain. Saat saya memesan untuk perjalanan rute lain. Namanya Toro (35), laki-laki asal Condongcatur, Sleman, Jogja.

Sejak lulus SMA, Toro sempat mencicipi beberapa pekerjaan informal. Pekerjaan terakhirnya adalah distributor pipa di sebuah ritel di Jogja pada 2018 silam.

“Waktu itu juga nyambi jadi driver ojol Gojek. Lumayan buat tambah-tambahan. Gaji UMR Jogja kan nggak besar,” ungkap Toro.

Enam tahun berselang, pada 2023 lalu, Toro kena PHK. Meski begitu, dia merasa beruntung karena sebelumnya sudah nyambi menjadi driver ojol. Sehingga, ketika kena PHK, dia tak bingung-bingung amat karena sudah ter-back up dari ojol.

Bahkan akhirnya Toro memutuskan fulltime menjadi seorang driver ojol. Sebab, menurutnya, hasilnya lumayan bisa dia gunakan untuk mencukupi kebutuhan anak dan istri sehari-hari.

“Karena di Jogja banyak mahasiswa. Banyak wisatawan juga. Jadi alhamdulillah cukup hasilnya,” tutur Toro.

Waktu buat anak jadi lebih banyak

Kenyamanan lain yang Toro rasakan sejak menjadi fulltime driver ojol adalah waktu kerja yang lebih fleksibel.

Dia biasanya mulai ngojol dari jam sembilan pagi sampai Magrib. Tak jarang pula dia mulai ngojol dari sore hingga malam.

“Karena kerjanya fleksibel, saya akhirnya bisa melakukan aktivitas yang sangat menyenangkan bagi seorang bapak, yaitu antar jemput anak sekolah,” ucapnya.

Saya memang belum menjadi bapak. Saat tulisan ini tayang, saya bahkan belum menikah. Tapi saya merasakan betul kebahagiaan seorang bapak saat mengantar-jemput anaknya sekolah. Berkaca dari bapak saya sendiri.

Bapak kerja sebagai TKI di Malaysia. Setiap pulang, dulu semasa saya masih sekolah, dia selalu bersemangat mengantar saya. Pagi-pagi sudah memanasi mesin motor. Padahal, saya mandi saja belum. Dia lalu akan menjemput setengah jam lebih awal sebelum bel pulang sekolah berbunyi.

“Saya masih belum ada pikiran cari pekerjaan lagi. Sementara masih ingin fulltime di Gojek dulu. Biar ada banyak waktu buat anak istri. Tapi hasilnya juga tetap cukup,” tutup Toro tak lama sebelum menurunkan saya di tempat tujuan.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

Kafe Bukuku Lawas: Surganya Para Pecinta Kopi dan Buku Klasik di Solo

Di Solo, terdapat kafe berkedok toko buku. Kafe Bukuku Lawas namanya. Tempat ini menjadi tempat nongkrong favorit bagi para mahasiswa pecinta kopi sekaligus buku.

Sejujurnya, Kafe Bukuku Lawas tidak terlihat seperti sebuah kafe jika dilihat dari luar. Saya sudah sering mondar-mandir melewati jalan ini. Namun, selama ini saya mengira bangunan joglo tua adalah angkringan, karena kesannya yang memang demikian.

Meskipun sudah lama menjadi mahasiswa UNS, malam Minggu (16/11/24) kemarin, saya baru meluangkan waktu mendatangi kafe tersebut. Rasa penasaran, ditambah teman-teman yang terus merekomendasikannya, membawa langkah kaki saya ke sana.

Kalau boleh jujur, awalnya saya tidak memiliki ekspektasi tinggi saat pertama datang kesini. Sebab, ini bukan kali pertama saya datang ke sebuah kafe dengan “gimmick” yang sama: berjualan kopi, tapi juga memamerkan buku.

Apalagi area parkir yang terbilang sempit dan penuh, membuat kesan pertama tiba di Kafe Bukuku Lawas langsung terasa kurang enak. Namun, sesaat setelah saya masuk, suasana remang-remang dan kumpulan lemari penuh dengan buku membuat saya kaget.

Sulit buat mendeskripsikan kesana itu dengan kata-kata. Yang jelas, meskipun tidak terlalu ramai, kumpulan buku di sini langsung membuat saya terpikat lagi. Tanpa perlu berkeliling, buku-buku klasik dan menarik macam Between Heaven & Hell, The Most Important Minute, sampai komik Mama Calle dan Dragon Ball Z langsung membuat saya tak sabar untuk duduk dan membaca.

Kafe Bukuku Laws, bookstore berkedok coffeeshop 

Saya memutuskan untuk memesan secangkir caramel latte. Saat sedang memesan, Galih, salah seorang karyawan Kafe Bukuku Lawas menjelaskan kepada saya terkait teknis peminjaman buku.

“Kalau mau pinjam, bisa langsung diambil, Mas. Nanti kembalikan saja ke tempat semula,” ujarnya kala itu. “Sama bisa, Mas, kalau misalnya mau beli buku juga,” imbuhnya.

Galih menjelaskan kalau harga buku ada di di halaman terakhir buku. Saya pun gercep melihat-lihat koleksi buku lain. Barangkali ada yang cocok, baik secara selera maupun harga.

Ada banyak buku di kafe ini. Di rak, misalnya, buku-buku baik yang bisa dipinjam maupun boleh dibeli, tertata rapi. Tak cuma di situ, ada juga buku-buku yang bertumpuk di lantai.

Selain buku dan novel populer masa kini, yang menambah sisi unik Kafe Bukuku Lawas adalah mereka menjual buku klasik. Sesuai namanya: Lawas, yang dijual pun buku-buku terbitan tahun 1950-an ke bawah. Tentu, semakin tua usianya, harga buku juga semakin tinggi.

Buku kualitas tinggi dengan harga obral 

Dengan sigap saya mengambil beberapa komik dan buku Operasi Gelap CIA.  Sesaat ketika saya membaca buku komik, saya menyadari bahwa buku-buku ini lebih seperti hiasan dan daya tarik Kafe. Poin unik dari kafe ini memang terletak pada buku gratis untuk dibaca para pengunjung. Karena meskipun mereka “menjual” nuansa lawas, kualitas buku-bukunya sangatlah terawat dengan bagus.

Buku yang saya ambil, misalnya, semuanya terlihat sangat terjaga. Tidak ada goresan, coretan, atau sobekan pada buku-buku ini. Buku-buku ini memang terlihat buku jadul karena warna kertasnya sudah menguning.

Tapi bagi saya, itulah daya tarik utama kafe ini. Ditambah dengan dengan lampu yang remang membuat kafe Bukuku Lawas memiliki vibe yang amat vintage. Cocok jadi tongkrongan bagi anak muda zaman sekarang.

Saya pun tidak ragu untuk membeli 2 buku, satu komik dan satu buku lawas tentang operasi CIA tadi. Saya pun menyiapkan uang Rp100 ribu lebih untuk dua buku tersebut. Tapi, siapa sangka, harga yang diberikan Kafe Bukuku Lawas sangat “mbanting”.

“27 ribu,” kata Galih. Saya sempat mengira salah dengar. Sebelum akhirnya Galih menjelaskan kalau komik yang saya pegang seharga Rp5 ribu dan buku Operasi Gelap CIA cuma Rp22 ribu. Dengan kualitas yang masih sangat bagus, tentu ini amat worth it.

Alasan harga buku di Kafe Buku Lawas murah

Setelah membayar, saya kembali berbincang Galih. Dia mengatakan memang cukup sulit untuk mempertahankan kualitas buku. Apalagi buku-buku di Kafe Bukuku Lawas adalah keluaran lama yang cenderung lebih rentan.

“Paling kami lawan itu kalau sudah berhubungan saya hujan dan rayap,” kata dia.

Dia bilang, saat koleksi buku masih sedikit, dirinya tak terlalu repot untuk merawatnya. Namun, ketika jumlahnya semakin banyak, tentu Galih mengalami kesulitan.

Menurut Galih, ketika pertama kali bekerja di sini, koleksi buku di Kafe Bukuku Lawas baru sekadar memenuhi rak. Namun, sekarang sudah mulai banyak yang bertumpukkan di atas lantai.

“Untungnya misal ada pembaca nemu buku yang kondisinya rusak, mereka bisa makhlum karena memang buku di sini tua-tua semua,” jelasnya.

Galih tak terlalu paham untuk menjelaskan mengapa harga buku di sini bisa sangat murah. Dia hanya mengatakan bahwa sang owner memang punya impian untuk membuat ruang baca gratis. Akhirnya, muncullah ide bisnis kafe yang memungkinkan pengunjung untuk membaca secara gratis. Demi memperpanjang nafas bisnis, beberapa buku kemudian ada yang dijual–sampai sekarang.

“Kami juga ada di marketplace. Jadi kalau mau membeli, bisa juga di sana,” pungkasnya.

Penulis: Dwi Akbar Setiawan

Editor: Ahmad Effendi