Implementasikan Asta Cita, Aparat Keamanan Gencarkan Pemberantasan Narkoba

Oleh : Dina Kahyang Putri )*

Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan tekad kuat pemerintahannya untuk memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya. Langkah ini bukan hanya janji politik, melainkan seruan aksi nyata bagi seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga masyarakat.

Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi ancaman besar yang merusak stabilitas bangsa dan masa depan generasi muda. Dengan langkah strategis yang menyentuh semua aspek, pemberantasan narkoba kini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.

Komitmen ini mencerminkan visi besar Presiden untuk membangun Indonesia yang lebih bersih dan aman dari bahaya narkoba. Presiden juga mengingatkan bahwa pemberantasan narkoba tidak hanya sekadar menghukum pelaku, tetapi juga memutus rantai distribusi, memperkuat pengawasan di perbatasan, dan melakukan pencegahan melalui edukasi masyarakat.

Hal ini adalah momen bagi seluruh elemen bangsa untuk bersatu, menghadapi tantangan bersama, dan memastikan bahwa negeri ini terbebas dari kejahatan yang merusak nilai-nilai kebangsaan.
Kepala Kantor Komunikasi Istana Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah mengidentifikasi empat masalah utama yang memerlukan perhatian serius dan aksi nyata. Keempat masalah tersebut adalah judi online, narkoba, penyelundupan, dan korupsi.

Masalah-masalah ini tidak hanya berdampak pada stabilitas sosial dan ekonomi, tetapi juga dapat mengancam keamanan nasional secara keseluruhan. Presiden menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk berkompromi dalam menangani persoalan ini.
Dalam konteks pemberantasan narkoba, perhatian utama diarahkan pada dampak destruktif yang diakibatkan oleh kejahatan ini. Narkoba tidak hanya menghancurkan individu, tetapi juga merusak keluarga dan melemahkan masa depan bangsa.
Komitmen Presiden untuk memberantas narkoba hingga ke akarnya menjadi landasan penting dalam menggalang kerja sama lintas sektor, termasuk pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat sipil.
Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada, menegaskan bahwa Polri siap mendukung penuh agenda prioritas Presiden Prabowo. Dalam kerangka Asta Cita ke-7, pemberantasan narkoba menjadi bagian integral dari reformasi politik, hukum, dan birokrasi yang diusung pemerintah.

Asta Cita ini mencakup penguatan pencegahan dan penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan, termasuk korupsi, judi, dan penyelundupan. Pemberantasan narkoba tidak hanya dipandang sebagai isu kriminalitas, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk membangun bangsa yang lebih tangguh.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan perhatian khusus pada pemberantasan narkoba. Strategi yang diterapkan meliputi upaya menyeluruh, dari pembongkaran jaringan sindikat narkoba hingga pengawasan ketat di wilayah perbatasan.
Penegakan hukum yang tegas juga menjadi kunci untuk memastikan bahwa para pelaku kejahatan narkoba tidak hanya dihukum, tetapi juga diputus dari akses mereka ke jaringan internasional.

Langkah ini mencerminkan pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan. Presiden menyadari bahwa pemberantasan narkoba memerlukan kerja sama yang solid antara semua pihak.
Edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda, menjadi salah satu strategi penting untuk mengurangi permintaan terhadap narkoba. Selain itu, program rehabilitasi bagi pecandu menjadi upaya humanis untuk mengembalikan mereka ke masyarakat sebagai individu yang produktif.

Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus pada pengawasan di wilayah perbatasan, yang sering kali menjadi jalur utama masuknya narkoba ke Indonesia. Dalam hal ini, kerja sama antara Polri, TNI, Bea Cukai, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menjadi sangat penting. Kolaborasi ini bertujuan untuk menutup semua celah yang dapat dimanfaatkan oleh sindikat narkoba internasional.

Tidak kalah penting, upaya pemberantasan narkoba juga harus didukung oleh reformasi di tubuh birokrasi dan penegak hukum. Korupsi yang masih ada di berbagai sektor dapat menjadi hambatan besar dalam memberantas narkoba. Presiden Prabowo menekankan pentingnya integritas aparat dan transparansi dalam setiap proses penegakan hukum. Tanpa hal ini, kepercayaan publik terhadap pemerintah akan sulit terbangun.

Selain aspek dalam negeri, Presiden Prabowo juga melihat pentingnya kerja sama internasional dalam memerangi narkoba. Sindikat narkoba yang beroperasi lintas negara membutuhkan koordinasi yang lebih erat antara Indonesia dan negara-negara tetangga. Pemerintah terus memperkuat hubungan diplomatik untuk memastikan bahwa peredaran narkoba dapat dihentikan di tingkat global.

Masyarakat juga memegang peranan penting dalam upaya besar ini. Dengan pendekatan berbasis komunitas, masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam pencegahan narkoba. Penyuluhan di sekolah-sekolah, kampanye anti-narkoba, dan pelibatan tokoh masyarakat adalah langkah konkret yang dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman. Presiden berharap setiap warga negara merasa memiliki tanggung jawab bersama dalam melindungi generasi mendatang dari bahaya narkoba.

Melalui serangkaian langkah strategis ini, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo berkomitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang bebas dari narkoba. Tentu saja, perjalanan ini tidak akan mudah dan memerlukan kerja keras dari semua pihak. Namun, dengan semangat persatuan dan tekad yang kuat, tujuan ini bukanlah sesuatu yang mustahil.

Pada akhirnya, pemberantasan narkoba bukan hanya tentang menindak para pelaku, tetapi juga tentang menyelamatkan masa depan bangsa. Mari kita dukung upaya ini dengan menjadi bagian dari solusi. Sebagai masyarakat, kita memiliki peran besar untuk memastikan bahwa generasi mendatang tumbuh di lingkungan yang bebas dari ancaman narkoba. Bersama, kita dapat mewujudkan visi besar ini dan membangun Indonesia yang lebih kuat dan bermartabat.

)* Penulis adalah kontributor Persada Institute

ANGGOTA MPR RI CINDY MONICA SOSIALISASI DI PARIAMAN, Empat Pilar Kebangsaan Kunci Hadapi Tantangan Bangsa

PARIAMAN – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Cindy Monica melaksanakan kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kota Pariaman, baru-baru ini, tepatnya Selasa (26/11) di Hotel Nan Tongga Beach, Pariaman.

Sosialisasi tersebut bertujuan guna memperkuat pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin MPR RI untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Cindy Monica menyampaikan materi dihadapan masyarakat dengan metode interaktif. Hasilnya para peserta dapat berdialog dan memahami nilai-nilai kebangsaan secara mendalam.

Acara dihadiri lebih dari 200 peserta, yang terdiri dari tokoh masyarakat, pemuda, pelajar, hingga perwakilan kelompok tani dan nelayan yang merupakan mayoritas penduduk daerah Pariaman.

Cindy Monica menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mengamalkan Empat Pilar sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pemilihan acara di Hotel Nan Tongga Beach, Pariaman itu karena strategis dan mampu menampung peserta dari berbagai kalangan.

 

Dalam sambutannya, Cindy yang bernama lengkap Cindy Monica Salsabila Setiawan itu menekankan bahwa pemahaman terhadap Empat Pilar merupakan kunci untuk menghadapi tantangan bangsa, termasuk ancaman disintegrasi, polarisasi, dan hoaks yang kerap memecah belah masyarakat.

“Masyarakat Pariaman, sebagai bagian dari Sumatera Barat yang kaya akan nilai-nilai budaya, harus menjadi pelopor dalam menjaga persatuan nasional,” ujar Cindy yang juga Politisi Partai Nasdem yang daerah pemilihan Sumatera Barat II tersebut.

Acara ini berlangsung lancar dengan dukungan pemerintah daerah dan organisasi masyarakat setempat. Sosialisasi disertai diskusi kelompok dan sesi tanya jawab, sehingga peserta dapat memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan kegiatan ini, Cindy Monica yang jebolan Universitas Andalas 2021 itu berharap masyarakat Pariaman semakin memahami dan menerapkan nilai-nilai kebangsaan, sehingga mampu menjaga persatuan dan keharmonisan dalam keberagaman. (D2)

 

PT Semen Padang Tingkatkan Kemandirian Penyandang Disabilitas melalui Bantuan Peralatan Usaha

PADANG – PT Semen Padang, bagian dari Semen SIG, kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas di Kota Padang. Sebanyak 9 orang penyandang disabilitas menerima bantuan peralatan usaha yang meliputi mesin jahit portabel, komputer dan printer, kompresor angin, hingga perlengkapan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan usaha mereka.

Penyerahan bantuan dilakukan pada Selasa, 27 November 2024, sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Semen Padang dengan Pemerintah Kota Padang, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Kantor SAR Padang. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong penerima untuk lebih mandiri dan berdaya saing dalam berbagai sektor usaha.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan menghadirkan dampak positif bagi masyarakat, terutama penyandang disabilitas, dengan berfokus pada pelatihan keterampilan, akses modal usaha, dan pemberdayaan sosial.

“Bantuan ini adalah bagian dari kerja sama kami dengan Dinas Sosial. Melalui program ini, kami ingin memberikan peluang yang setara bagi penyandang disabilitas untuk berkembang dan mencapai kemandirian. Kami percaya bahwa setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, memiliki potensi luar biasa untuk berkontribusi dalam masyarakat,” ujar Iskandar, Kamis (29/11/2024).

Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Ilham Akbar menambahkan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung keberagaman. “Kami berkomitmen untuk memberikan ruang bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat berdaya saing di berbagai sektor,” katanya.

Ilham juga menyatakan bahwa PT Semen Padang terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang dalam menghadirkan solusi berkelanjutan yang bermanfaat bagi penyandang disabilitas.

 

“Kami percaya bahwa setiap individu memiliki potensi yang luar biasa, dan kami ingin menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju kemandirian dan kesejahteraan,” ujarnya.

Terkait bantuan untuk penyandang disabilitas, Ilham menjelaskan bahwa bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan profesinya. Karena, penyandang disabilitas ini memiliki beragam pekerjaan, seperti tukang pijit, tukang jahit, jasa servis elektonik dan jasa servis sepeda motor.

“Bahkan, ada juga yang menjadi agen pembayaran,” bebernya.

Adapun bantuan yang diserahkan berupa mesin jahit, diberikan kepada 2 orang penyandang disabilitas. Bantuan dipan, kasur pijit, bantal sprei, gorden, kipas angin, lemari penunggu pasien, jam dinding bicara, dan kursi tunggu pasien, diberikan kepada 4 orang penyandang disabilitas.

Selanjutnya bantuan adaptor, loadspeaker dan etalase kaca, diberikan kepada 1 orang penyandang disabilitas, komproser angin kepada 1 orang disabilitas yang bekerja sebagai tukang servis sepada motor sekaligus tambal ban.

“Sementara untuk bantuan computer dan printer, diberikan kepada 1 orang disabilitas yang bekerja sebagai agen pembayaran,” ujarnya.

Ginda Safria, salah satu penerima bantuan mengaku sangat tertolong dengan bantuan usaha yang diberikan PT Semen Padang. Karena, usaha “Ginda Massage” yang dirintisnya di Lubuk Buaya, kini memiliki sejumlah faslitas pendukung yang bisa memudahkannya bekerja dan membuat pelanggannya lebih nyaman.

Ginda menerima dipan besi lengkap dengan kasur, bantal, jam penanda durasi, kipas angin hingga kursi tunggu. “Semoga dengan bantuan ini, usaha yang saya jalankan bisa berkembang lebih baik lagi, Saya mengucapkan terimakasih banyak untuk PT Semen Padang yang telah memberikan bantuan ini. Semoga bisa terus berlanjut dan memberi banyak manfaat,” katanya.(yose)

 

Hingga Oktober 2024, UPZ BAZNAS Semen Padang Salurkan Zakat Karyawan Semen Padang Group Rp4,9 M

PADANG – Sepanjang tahun 2024 dari bulan Januari hingga Oktober, Unit Pengumpulan Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ BAZNAS) Semen Padang telah menyalurkan zakat karyawan/karyawati PT Semen Padang Group sebesar Rp4.996.556.607,-.

Kepala Pelaksana Harian Muhammad Arif mengatakan, zakat tersebut disalurkan ke dalam 5 Program UPZ BAZNAS Semen Padang, yakni program Pendidikan sebesar Rp2.000.170.000, program kesehatan sebesar Rp214.474.000, program kemanusiaan sebesar Rp997.615.300, program Ekonomi sebesar Rp394.704.600, program Dakwah & Advokasi sebesar Rp759.689.233, dan sisanya untuk operasional.

Dia mengungkapkan, penyaluran zakat tersebut disebar melalui tiga zona. Untuk zona 1 yang disebut sebagai Ring 1, merupakan wilayah yang berada di sekitar fasilitas perusahaan PT Semen Padang yang berada di empat kecamatan di Kota Padang, yaitu Kecamatan Lubuk Kilangan (seluruh kelurahan), Kecamatan Pauh (Limau Manis Selatan, Limau Manis, Lambuang Bukit dan Koto Lua), Kecamatan Lubeg (Kelurahan Pampanagan Nan XX), dan Kecamatan Padang Barat (kawasan Teluk Bayur Padang).

Kemudian untuk zona 2, merupakan wilayah yang berada di luar fasilitas perusahaan, dan Zona 3 adalah wilayah di luar Kota Padang, termasuk Kabupaten Kepulauan Mentawai. “Khusus di Kabupaten Kepulauan Mentawai kita mengadakan kegiatan Dakwah di Teras Negeri. Di sana kita membangun intake air bersih di Dusun Boriai, Desa Sinaka, Kecamatan Pagai Selatan dan pemasangan 12 panel surya berkapasitas 4500 Watt sebagai sumber energi untuk mengaliri air bersih dari sumber mata air ke intake atau bak penampungan,” katanya, Kamis (28/11/2024).

Arif melanjutkan, dari sisi pembagian ke 8 ashnaf, zakat karyawan/karyawati PT Semen Padang Group sebesar Rp4.996.556.607 itu, dapat dirinci, untuk ashnaf Faqir telah disalurkan dana sebesar Rp657.614.200, untuk ashnaf Miskin sebesar Rp2.074.860.600, ashnaf Amil disalurkan sebesar Rp629.903.474, ashnaf Muallaf disalurkan sebesar Rp467.874.100.

Sementara untuk ashnaf Pemerdekaan nihil, kemudian, untuk ashnaf Berhutang disalurkan sebesar Rp151.275.000, ashnaf Fisabilillah disalurkan sebesar Rp1.009.029.2338 dan ashnaf Ibnu Sabil disalurkan sebesar Rp6.000.000.”UPZ BAZNAS Semen Padang, disamping kegiatan reguler juga dilakukan monitoring berkala pada Program Ekonomi Komunitas ternak kambing perah etawa di Padayo Kelurahan Indarung, di waktu bersamaan juga diperkuat kolaborasi dengan instansi terkait seperti dengan Departemen Teknik Sipil FTUA Unand dalam rangka program, bedah rumah dai dan rumah singgah di kepulauan Mentawai kolaborasi dengan UPZ Baznas BNI dan BSI Maslahat,” ujarnya.

 

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, mengapresiasi UPZ Baznas Semen Padang yang telah mempermudah karyawan Semen Padang Group dalam menyalurkan zakatnya. Karena, membayar zakat, termasuk zakat penghasilan, merupakan salah satu upaya dalam membersihkan harta dan menyucikan hati.

“Dalam ajaran agama Islam, setiap harta yang dimiliki terdapat hak orang lain di dalamnya, terutama bagi yang membutuhkan. Jadi, dengan mengeluarkan sebagian harta yang kita miliki untuk dizakatkan, sama halnya dengan membantu keberlangsungan hidup orang lain yang berhak dan membutuhkan bantuan secara materil,” ungkap Iskandar.(Yose)

Hingga Oktober 2024, UPZ BAZNAS Semen Padang Salurkan Zakat Karyawan Semen Padang Group Rp4,9 M

PADANG – Sepanjang tahun 2024 dari bulan Januari hingga Oktober, Unit Pengumpulan Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ BAZNAS) Semen Padang telah menyalurkan zakat karyawan/karyawati PT Semen Padang Group sebesar Rp4.996.556.607,-.

Kepala Pelaksana Harian Muhammad Arif mengatakan, zakat tersebut disalurkan ke dalam 5 Program UPZ BAZNAS Semen Padang, yakni program Pendidikan sebesar Rp2.000.170.000, program kesehatan sebesar Rp214.474.000, program kemanusiaan sebesar Rp997.615.300, program Ekonomi sebesar Rp394.704.600, program Dakwah & Advokasi sebesar Rp759.689.233, dan sisanya untuk operasional.

Dia mengungkapkan, penyaluran zakat tersebut disebar melalui tiga zona. Untuk zona 1 yang disebut sebagai Ring 1, merupakan wilayah yang berada di sekitar fasilitas perusahaan PT Semen Padang yang berada di empat kecamatan di Kota Padang, yaitu Kecamatan Lubuk Kilangan (seluruh kelurahan), Kecamatan Pauh (Limau Manis Selatan, Limau Manis, Lambuang Bukit dan Koto Lua), Kecamatan Lubeg (Kelurahan Pampanagan Nan XX), dan Kecamatan Padang Barat (kawasan Teluk Bayur Padang).

Kemudian untuk zona 2, merupakan wilayah yang berada di luar fasilitas perusahaan, dan Zona 3 adalah wilayah di luar Kota Padang, termasuk Kabupaten Kepulauan Mentawai. “Khusus di Kabupaten Kepulauan Mentawai kita mengadakan kegiatan Dakwah di Teras Negeri. Di sana kita membangun intake air bersih di Dusun Boriai, Desa Sinaka, Kecamatan Pagai Selatan dan pemasangan 12 panel surya berkapasitas 4500 Watt sebagai sumber energi untuk mengaliri air bersih dari sumber mata air ke intake atau bak penampungan,” katanya, Kamis (28/11/2024).

Arif melanjutkan, dari sisi pembagian ke 8 ashnaf, zakat karyawan/karyawati PT Semen Padang Group sebesar Rp4.996.556.607 itu, dapat dirinci, untuk ashnaf Faqir telah disalurkan dana sebesar Rp657.614.200, untuk ashnaf Miskin sebesar Rp2.074.860.600, ashnaf Amil disalurkan sebesar Rp629.903.474, ashnaf Muallaf disalurkan sebesar Rp467.874.100.

Sementara untuk ashnaf Pemerdekaan nihil, kemudian, untuk ashnaf Berhutang disalurkan sebesar Rp151.275.000, ashnaf Fisabilillah disalurkan sebesar Rp1.009.029.2338 dan ashnaf Ibnu Sabil disalurkan sebesar Rp6.000.000.”UPZ BAZNAS Semen Padang, disamping kegiatan reguler juga dilakukan monitoring berkala pada Program Ekonomi Komunitas ternak kambing perah etawa di Padayo Kelurahan Indarung, di waktu bersamaan juga diperkuat kolaborasi dengan instansi terkait seperti dengan Departemen Teknik Sipil FTUA Unand dalam rangka program, bedah rumah dai dan rumah singgah di kepulauan Mentawai kolaborasi dengan UPZ Baznas BNI dan BSI Maslahat,” ujarnya.

 

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, mengapresiasi UPZ Baznas Semen Padang yang telah mempermudah karyawan Semen Padang Group dalam menyalurkan zakatnya. Karena, membayar zakat, termasuk zakat penghasilan, merupakan salah satu upaya dalam membersihkan harta dan menyucikan hati.

“Dalam ajaran agama Islam, setiap harta yang dimiliki terdapat hak orang lain di dalamnya, terutama bagi yang membutuhkan. Jadi, dengan mengeluarkan sebagian harta yang kita miliki untuk dizakatkan, sama halnya dengan membantu keberlangsungan hidup orang lain yang berhak dan membutuhkan bantuan secara materil,” ungkap Iskandar.(Yose)

Revolusi Digital Pemerintahan Presiden Prabowo untuk Memblokir Judi Online Secara Total

Jakarta – Dalam sebulan sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berhasil memblokir ratusan ribu situs judi online (judol).

Langkah ini diambil oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) untuk menanggulangi masalah judi daring yang semakin marak.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menjelaskan bahwa penanganan judi online kini dilakukan dengan lebih cepat di bawah pemerintahan baru.

“Sebelum pergantian presiden, Desk Pemberantasan Judi Online hanya berhasil menutup 104.819 situs. Namun, sejak 20 Oktober 2024, angka tersebut sudah mencapai 380.000 situs yang diblokir.” Kata Meutya Hafid

Dia menambahkan bahwa pemerintah juga telah meminta pemblokiran ratusan rekening yang terlibat dalam transaksi judi daring kepada lembaga perbankan.

“Pada bulan November ini saja (rapat pertama tanggal 4 November), kami telah mengirimkan 651 permohonan untuk rekening Bank ini agar ditindaklanjuti atau diblokir. Kami akan terus mendorong dan bekerja sama dengan OJK serta perbankan, khususnya Bank Indonesia,” kata Meutya.

Pemberantasan judi online ini juga mendapatkan dukungan dari sektor swasta.

Presiden Direktur OVO, Karaniya Dharmasaputra, mengungkapkan pihaknya mendukung penuh pemerintah memberantas Judol.

“Kami mendukung penuh langkah pemerintah dan bekerja sama dengan regulator, termasuk PPATK, Kemkomdigi, BI, dan OJK, untuk memerangi judi online,” ungkapnya.

Karaniya juga menyampaikan bahwa OVO meluncurkan program Gerakan Bareng Ungkap Judi Online (GEBUK JUDOL) untuk memanfaatkan teknologi dalam patroli siber dan mendeteksi transaksi judi online.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, mengungkapkan, “Fakta yang terjadi saat ini adalah transaksi yang digunakan untuk bermain judi online semakin kecil, namun jumlah pemainnya makin banyak, sehingga akumulatif transaksi yang beredar terkait judi online semakin besar.”

Ivan juga mencatat bahwa Jawa Barat saat ini menjadi provinsi dengan perputaran judi online terbesar.

Judi online telah menjadi masalah serius di Indonesia, tidak hanya sebagai tindakan kriminal, tetapi juga mengancam stabilitas ekonomi dan sosial.

Menurut data PPATK, perputaran uang terkait judi online pada 2023 mencapai Rp 327 triliun, dan pada kuartal pertama 2024, angka tersebut sudah mencapai Rp 110 triliun.

Lebih mengkhawatirkan, sebanyak 197.540 anak usia 11-19 tahun terlibat dalam judi online dengan total transaksi mencapai Rp 293,4 miliar.

Pemerintah juga telah membentuk Satgas Pemberantasan Judi Daring melalui Keputusan Presiden RI No. 21/2024.

Satgas ini melibatkan berbagai institusi, termasuk Kemenpolkam, BI, dan lembaga penegak hukum, untuk melakukan pemberantasan judi daring secara tegas dan terpadu. []

Mengapresiasi Pemerintahan Prabowo-Gibran untuk Memutus Jaringan Judi Online

Oleh: Arkana Febrian )*

 

Pemerintahan Presiden Prabowo telah menetapkan langkah-langkah strategis untuk memutus jaringan judi online (judol) yang semakin meresahkan di Indonesia. Berbagai upaya dilakukan dengan melibatkan kementerian, aparat penegak hukum, dan masyarakat luas demi menciptakan ekosistem yang bebas dari praktik perjudian daring. Pendekatan ini dirancang secara komprehensif, mencakup langkah pencegahan, penindakan hukum, dan edukasi publik, guna menciptakan dampak yang signifikan dan berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan, mengungkapkan bahwa desk khusus untuk menangani judi online telah dibentuk, dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai pemimpin utama.

Desk ini bertugas mengoordinasikan berbagai langkah strategis yang diperlukan untuk memberantas kegiatan ilegal tersebut. Salah satu langkah pertama yang menjadi fokus pemerintah adalah edukasi publik.

Budi menegaskan bahwa peningkatan kesadaran masyarakat tentang bahaya judi online adalah kunci untuk menciptakan resistensi komunitas. Pemerintah berupaya mendorong masyarakat agar memahami bahwa keuntungan instan yang dijanjikan oleh judi online hanyalah ilusi, yang pada kenyataannya sering kali berujung pada kerugian finansial besar.

Selain edukasi, langkah penting lainnya untuk memberantas judol adalah mengamankan simpul-simpul utama yang menopang operasional jaringan judi online. Pemerintah telah mulai menargetkan infrastruktur teknis seperti konektivitas internet dan sistem pembayaran yang digunakan oleh pelaku judi daring. Dengan mengganggu akses ini, pemerintah berharap dapat melemahkan kemampuan operasional para pelaku secara signifikan.

Jika upaya preventif memberantas judol ini tidak berhasil dan unsur pidana ditemukan, pemerintah tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas. Budi menyatakan bahwa hukuman berat akan diterapkan sebagai efek jera bagi para pelaku, sekaligus menjadi peringatan bagi pihak lain yang mencoba terlibat.

Plt. Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polkam, Asep Jenal Ahmadi, juga menyoroti pentingnya pendekatan kolaboratif dalam memerangi judi online. Menurutnya, perjudian daring bersifat transnasional, melibatkan banyak pihak di dalam dan luar negeri. Oleh karena itu, kerja sama lintas lembaga, termasuk dengan negara-negara lain, menjadi sangat krusial.

Asep juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap siapa pun yang terlibat, termasuk oknum dari regulator atau lembaga penegak hukum. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan tidak ada pihak yang merasa kebal hukum dalam kasus ini, sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah tetap terjaga.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), melalui Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika (PAI) di bawah Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika), telah menindak tegas dengan menutup akses terhadap 21.456 konten perjudian online yang beredar di media sosial.

Selain itu, Kemkomdigi juga menutup tiga akun Instagram dengan jumlah pengikut besar, yaitu @jap.short (284 ribu pengikut), @sellbie (154 ribu pengikut), dan @japan4trailer (148 ribu pengikut), yang terbukti terafiliasi dengan perjudian online.

Pelaksana Tugas Direktur Pengendalian Aplikasi Informatika, Syofian Kurniawan, menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus memberantas perjudian online serta segala bentuk yang terindikasi padanya.

Sejak 20 Oktober hingga 25 November 2024, Kemkomdigi telah menurunkan 374.175 konten judi online, yang mencakup berbagai platform, termasuk website, Meta, Google, X, Telegram, dan TikTok. Secara keseluruhan, sejak 2017 hingga 25 November 2024, kementerian ini telah memblokir lebih dari 5,2 juta konten terkait judi online.

Syofian juga menekankan bahwa judi online tidak hanya merugikan keuangan, tetapi juga berisiko pada kesehatan mental, seperti meningkatkan stres, kecemasan, dan depresi. Banyak individu yang terjebak dalam perjudian online mengalami rasa malu dan kesulitan emosional akibat kerugian yang terus menerus.

Lebih jauh lagi, kecanduan judi dapat menyebabkan gangguan tidur, penurunan produktivitas, hingga konflik keluarga, bahkan dalam kasus ekstrem dapat memicu tindakan berbahaya seperti upaya bunuh diri.

Syofian mengingatkan bahwa judi online sering kali menggoda dengan janji keuntungan cepat, namun kenyataannya lebih banyak menyebabkan kerugian finansial. Ia juga menjelaskan bahwa judi online dirancang untuk membuat pemain lebih sering kalah daripada menang, sehingga banyak yang terjerat dalam lingkaran utang.

Untuk itu, Kemkomdigi telah menyediakan saluran pelaporan konten negatif, termasuk perjudian online, melalui Aduankonten.id dan layanan WhatsApp di 0811-9224-545, serta chatbot WA Stop Judi Online di 0811-1001-5080.

Keberhasilan langkah strategis ini juga bergantung pada kolaborasi lintas sektor yang erat. Pemerintah menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pemberantasan judi online. Dengan meningkatnya kesadaran publik, masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah penyebaran aktivitas ilegal ini.

Pemerintah juga terus berinovasi dalam menggunakan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi pola aktivitas mencurigakan secara lebih cepat dan akurat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memastikan bahwa regulasi tidak hanya bersifat reaktif tetapi juga proaktif.

Upaya pemerintahan Presiden Prabowo dalam memerangi judi online mencerminkan tekad untuk melindungi masyarakat dari bahaya yang ditimbulkan oleh aktivitas ini. Kombinasi langkah preventif, penindakan tegas, dan edukasi publik dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang yang nyata.

Pemerintah optimistis bahwa dengan dukungan masyarakat dan kerja sama lintas lembaga, mata rantai jaringan perjudian daring dapat diputus hingga ke akarnya. Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi negara yang lebih aman dan bebas dari ancaman perjudian daring yang merugikan berbagai lapisan masyarakat.

 

)* Penulis adalah kontributor Jendela Baca Institute

Pasca Pilkada, Presiden Ajak Semua Pihak Bersatu Demi Masa Depan Bangsa

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan pesan penting terkait hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Hal ini disampaikannya usai menggunakan hak pilihnya di TPS 08, Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya persatuan dan pelayanan publik sebagai prioritas utama para pemimpin daerah terpilih. Presiden juga mengingatkan bahwa tugas utama kepala daerah adalah melayani rakyat dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Yang penting melayani rakyat, bekerja untuk rakyat. Selain itu para pemimpin baru agar fokus pada kebutuhan masyarakat dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Saya kira itu,” tegas Presiden Prabowo.

Mengenai jalannya Pilkada 2024, Prabowo mengapresiasi pelaksanaan pemungutan suara yang berlangsung lancar. Ia menyebut bahwa masyarakat telah diberikan kebebasan penuh untuk menentukan pilihan sesuai hati nurani. Namun, ia mengingatkan bahwa proses demokrasi tidak berhenti di bilik suara. Pasca-Pilkada, semangat kebersamaan harus terus dijaga.

“Setiap pemilihan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Tapi setelah itu, kita harus bersatu. Pemenang harus menjadi pemimpin untuk semua, sementara yang kalah tetap harus mendukung agar pemerintahan bisa berjalan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri terus memantau potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca-Pilkada. Meski situasi hingga kini relatif aman, kewaspadaan tetap menjadi prioritas, terutama menjelang penghitungan hasil suara.

“Pantauan posko pengamanan menunjukkan situasi terkendali. Namun, kami tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan di wilayah yang rawan,” ungkapnya.

Pengamanan akan difokuskan di daerah-daerah dengan tingkat kerawanan tinggi berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh Badan Intelijen dan Keamanan Polri serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Wilayah dengan persaingan ketat antara dua pasangan calon juga menjadi perhatian utama.

Kapolri kembali mengingatkan pentingnya menjaga persatuan agar Pilkada 2024 berlangsung damai. Dengan ajakan ini, harapan besar tertuju pada seluruh elemen bangsa untuk bersinergi demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Persatuan adalah kunci. Mari kita berdoa agar hasil pemilu dapat diterima oleh semua pihak,” tutupnya.

Pasca Pilkada, Presiden Ajak Semua Pihak Bersatu Demi Masa Depan Bangsa

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan pesan penting terkait hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Hal ini disampaikannya usai menggunakan hak pilihnya di TPS 08, Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya persatuan dan pelayanan publik sebagai prioritas utama para pemimpin daerah terpilih. Presiden juga mengingatkan bahwa tugas utama kepala daerah adalah melayani rakyat dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Yang penting melayani rakyat, bekerja untuk rakyat. Selain itu para pemimpin baru agar fokus pada kebutuhan masyarakat dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Saya kira itu,” tegas Presiden Prabowo.

Mengenai jalannya Pilkada 2024, Prabowo mengapresiasi pelaksanaan pemungutan suara yang berlangsung lancar. Ia menyebut bahwa masyarakat telah diberikan kebebasan penuh untuk menentukan pilihan sesuai hati nurani. Namun, ia mengingatkan bahwa proses demokrasi tidak berhenti di bilik suara. Pasca-Pilkada, semangat kebersamaan harus terus dijaga.

“Setiap pemilihan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Tapi setelah itu, kita harus bersatu. Pemenang harus menjadi pemimpin untuk semua, sementara yang kalah tetap harus mendukung agar pemerintahan bisa berjalan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri terus memantau potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca-Pilkada. Meski situasi hingga kini relatif aman, kewaspadaan tetap menjadi prioritas, terutama menjelang penghitungan hasil suara.

“Pantauan posko pengamanan menunjukkan situasi terkendali. Namun, kami tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan di wilayah yang rawan,” ungkapnya.

Pengamanan akan difokuskan di daerah-daerah dengan tingkat kerawanan tinggi berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh Badan Intelijen dan Keamanan Polri serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Wilayah dengan persaingan ketat antara dua pasangan calon juga menjadi perhatian utama.

Kapolri kembali mengingatkan pentingnya menjaga persatuan agar Pilkada 2024 berlangsung damai. Dengan ajakan ini, harapan besar tertuju pada seluruh elemen bangsa untuk bersinergi demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Persatuan adalah kunci. Mari kita berdoa agar hasil pemilu dapat diterima oleh semua pihak,” tutupnya.

Menjaga Keutuhan Bangsa Dengan Menghormati Hasil Pilkada 2024

Oleh: Chandita Aenaya )*

 

Pilkada serentak telah  berlangsung pada 27 November 2024 menjadi salah satu momen paling dinantikan dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Sebagai ajang memilih pemimpin daerah, Pilkada bukan sekadar sebuah prosedur politik, melainkan cerminan kedewasaan rakyat dalam menentukan arah pembangunan di wilayah masing-masing.

Di balik euforia pemilihan ini, terdapat tanggung jawab besar yang harus dipikul oleh seluruh elemen masyarakat, baik dari pihak peserta, penyelenggara, maupun warga negara pada umumnya. Menjaga keutuhan bangsa dengan menghormati hasil pilkada adalah sikap yang perlu ditanamkan oleh semua pihak.

Ketua MPR, Ahmad Muzani, menyoroti pentingnya menyikapi Pilkada dengan semangat persatuan. Ia mendorong masyarakat untuk merayakan momen ini sebagai pesta rakyat, di mana euforia politik tidak menghilangkan nilai kebersamaan yang menjadi inti demokrasi.

Menurut Ahmad Muzani, proses pencoblosan harus menjadi momentum kegembiraan, layaknya perayaan demokrasi yang dirasakan oleh seluruh warga negara. Dalam semangat itu, Muzani menegaskan bahwa Pilkada bukanlah ajang perpecahan, tetapi sarana untuk menguatkan kohesi sosial, terutama di tengah perbedaan pilihan politik.

Namun, semangat ini tentu tidak cukup hanya dirasakan di permukaan. Dalam kontestasi politik, pemenang dan pihak yang kalah adalah bagian dari dinamika yang tak terhindarkan. Kedewasaan menerima hasil pemilihan menjadi ujian bagi masyarakat dan elite politik.

Muzani mengingatkan bahwa siapa pun yang terpilih nantinya pada Pilkada 2024 adalah pemimpin seluruh rakyat di daerah tersebut, bukan hanya bagi mereka yang mendukungnya. Hal ini menjadi alasan mengapa hasil Pilkada harus dihormati oleh semua pihak sebagai representasi pilihan rakyat yang telah melalui mekanisme demokratis.

Hal ini berarti semua pihak, baik yang merasa puas maupun tidak dengan hasil Pilkada, harus bersikap dewasa dalam menerima keputusan rakyat yang telah dituangkan melalui proses demokratis. Bagi mereka yang memiliki keberatan terhadap hasil Pilkada, tersedia jalur hukum sebagai mekanisme penyelesaian yang sah.

Ahmad Muzani menegaskan bahwa pemimpin baru harus segera bekerja keras untuk membangun daerah dan menciptakan kebijakan yang mencerminkan inklusivitas. Memaksimalkan potensi di setiap wilayah, tanpa membedakan pendukung dan bukan pendukung, adalah langkah penting untuk memastikan pembangunan yang adil dan merata.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Winarto, menambahkan perspektif serupa. Menurutnya, menerima hasil Pilkada adalah wujud komitmen terhadap janji yang telah diikrarkan saat deklarasi damai. Ia mengingatkan bahwa kedewasaan dalam menerima kekalahan sama pentingnya dengan tanggung jawab dalam meraih kemenangan.

Tidak ada ruang untuk tindakan destruktif yang berpotensi mengancam stabilitas daerah. Selain itu, Winarto menegaskan perlunya masyarakat untuk mengawasi proses pemilihan dengan jeli, memastikan bahwa semua berlangsung jujur, adil, dan sesuai aturan.

Tindakan melaporkan pelanggaran Pilkada ke Bawaslu adalah bentuk partisipasi aktif yang menunjukkan bahwa demokrasi adalah kerja kolektif, bukan sekadar tugas penyelenggara.

Di sisi lain, pentingnya menjaga kedamaian tidak hanya menjadi tugas pemerintah atau penyelenggara pemilu, tetapi juga masyarakat luas. Seruan untuk menjaga stabilitas pasca-pemilu terus menggema dari berbagai kalangan.

Salah satu pesan damai datang dari Pdt. Jimmy Alberth Koirewoa dari Gereja Injili di Indonesia (GIDI), yang menyerukan masyarakat Papua untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian Pilkada.

Menurut Pdt. Jimmy, menghormati hasil Pilkada adalah bentuk penghargaan terhadap keputusan rakyat yang telah menyalurkan suaranya. Sikap menghormati hasil Pilkada menjadi landasan penting untuk mencegah konflik serta menjaga suasana damai di tengah perbedaan pilihan politik.

Momentum Pilkada juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa bangsa Indonesia mampu bersatu di tengah keragaman. Sebuah demokrasi yang sehat tidak hanya diukur dari bagaimana proses pemilihan berlangsung, tetapi juga dari bagaimana semua pihak bersikap setelah hasil diumumkan.

Kemampuan untuk menerima keputusan rakyat, meskipun berbeda dari harapan pribadi, adalah cerminan kedewasaan dalam berbangsa. Inilah yang menjadi fondasi keutuhan sosial, di mana kebersamaan tetap terjaga meskipun perbedaan ada di tengah-tengah masyarakat.

Bagi para pemimpin yang terpilih, tanggung jawab yang menanti jauh lebih besar daripada sekadar meraih kemenangan. Para pemimpin terpilih harus mampu menyatukan kembali masyarakat yang sempat terbelah selama masa kampanye.

Pilkada serentak 2024 ini juga menjadi pembelajaran demokrasi yang berharga bagi semua pihak, baik elite politik maupun masyarakat. Dinamika yang terjadi selama proses ini mengingatkan bahwa demokrasi tidak pernah bebas dari tantangan, namun justru tantangan itulah yang memperkuat sistem.

Ketika semua pihak mampu menghormati hasil Pilkada, bangsa ini menunjukkan bahwa persatuan lebih penting daripada kepentingan individu atau kelompok tertentu. Hal ini juga menjadi pesan bagi dunia internasional bahwa Indonesia, dengan keberagamannya, mampu menjalankan demokrasi yang stabil dan berintegritas.

Pada akhirnya, menghormati hasil Pilkada adalah bagian dari upaya bersama untuk menjaga stabilitas dan keutuhan bangsa. Proses demokrasi yang sehat tidak hanya dilihat dari bagaimana Pilkada dilaksanakan, tetapi juga dari bagaimana semua pihak bersikap setelah hasil diumumkan.

Ketika masyarakat, peserta, dan penyelenggara Pilkada mampu menjalankan perannya masing-masing dengan baik, maka harapan akan terciptanya pemerintahan yang kuat dan responsif terhadap kebutuhan rakyat dapat terwujud. Dengan demikian, Pilkada 2024 tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga pilar penting dalam memperkokoh persatuan bangsa.

 

)* Penulis adalah kontributor Jendela Baca Institute